2 Mei 2026

Hari: 23 Juli 2024

Tingkatkan Kinerja, Pergeseran Posisi Terjadi di BPPSDMP Kementan

TANIINDONESIA.COM//JAWA BARAT – Untuk meningkatkan kinerja dalam menghadapi tantangan di masa depan, pergeseran posisi terjadi di Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian. Serah terima jabatan dilakukan Sabtu (20/7/2024), di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Jawa Barat.

Serah Terima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama lingkup BPPSDMP melibatkan Kepala Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian Sukim Supandi, Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara I Gusti Made NGR. Kuswandana, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku Jamaludi Al Afgani, Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang Indra Zakariya Rayusman, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor Yoyon Haryanto, dan Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari O'eng Anwarudin.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris BPPSDMP Siti Munifah, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Bustanul Arifin Caya, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Muhammad Amin, dan Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Idha Widi Arsanti.

Menurut Plt Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, Rotasi, Mutasi dan Promosi merupakan bagian dinamisasi organisasi sebagai upaya meningkatkan kinerja dalam menghadapi tantangan di masa depan.

“Hari ini telah dilakukan serah terima 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian, terimakasih dan apresiasi kepada pejabat lama atas pengabdian dan dedikasi yang luar biasa,” tutur Dedi.

Baca juga: 

Tingkatkan Produksi Padi Musim Kemarau, Kementan Siap Latih Widyaiswara, Dosen, Guru dan Penyuluh Pertanian

“Kepada pejabat baru saya berpesan dan berharap kinerja dapat ditingkatkan lagi, terutama yang menjadi konsentrasi program Kementan, Perluasan Areal Tanam (PAT) sebagai antisipasi darurat pangan nasional,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Prof Dedi ini menambahkan, kegiatan ini merupakan program yang sangat strategis.

“Oleh karena itu, sesuai dengan arahan menteri pertanian Amran Sulaiman, seluruh insan pertanian, mulai dari eselon 1, eselon 2, sampai eselon 4 termasuk seluruh staff, wajib hukumnya untuk mensukseskan program tersebut, agar produksi meningkat sehingga kita terbebas dari krisis pangan nasional,” katanya.

Ia pun menyampaikan kepada pejabat yang baru untuk fokus di program ini.

“Support penuh, di saat yang sama juga tidak melupakan tugas reguler, sehingga kinerja organisasi Kementan dapat meningkat terus,” katanya.

Pada hari Senin (22/7/2024), di rapat pimpinan lingkup BPPSDMP, Pejabat yang baru di lantik diperkenalkan kepada pimpinan UK UPT yang lain, acara digelar offline dan online di Kantor Pusat Kementan.(***)

Jaga Ketahanan Pangan, Polbangtan Kementan Bagikan Bibit Terong dan Jambu

TANIINDONESIA.COM//YOGYAKARTA - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelang mengisi rangkaian Dies Natalis dengan berbagai kegiatan. Di antaranya, pembagian bibit terong dan jambu kepada KWT ASOKA dan Poktan Tani Tegal Hijau Lestari, Minggu (21/7/2024).

Pembagian bibit merupakan bentuk kepedulian Polbangtan yang berada di bawah naungan Kementerian Pertanian itu terhadap masyarakat di wilayahnya. Bibit-bibit bantuan ini diharapkan dapat membantu ketersediaan bahan pangan masyarakat.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan menjaga ketahanan pangan adalah hal yang harus dilakukan dalam kondisi saat ini.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh komentar Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi. Menurutnya, pangan tidak boleh bermasalah. Untuk itu, Dedi mengajak Masyarakat memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam.

Baca juga: 

Ramaikan Agroexpo J-Tugu 2024, Polbangtan Kementan Pamerkan Produk Inovasi

“Kita mulai menjaga ketahanan pangan dari lingkungan kita. Manfaatkan lahan-lahan yang tersedia untuk menanam. Karena, dalam kondisi apa pun pangan tidak boleh bersoal, pangan tidak boleh bermasalah,” katanya.

Di KWT ASOKA, pembagian bibit dihadiri oleh Penyuluh Pertanian Lapangan setempat, ketua KWT ASOKA, seluruh pengurus dan anggota KWT ASOKA. Setelah itu, pembagian bantuan bibit dilakukan di Kelompok Tani Tegal Hijau Lestari.

Sementara Mahasiswa Polbangtan didampingi oleh Ketua Prodi Penyuluhan Pertanian, Siti Nurlaela, yang juga founder Great And Green, seluruh pengurus dan anggota Kelompok Tani Tegal Hijau Lestari.

Kegiatan bagi bibit ini dilakukan oleh mahasiswa yang terjun langsung kepada masyarakat. Para mahasiswa ini juga memberikan edukasi mengenai perawatan dan pengendalian OPT lalat buah menggunakan petrogenol.

Selain itu kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian pengolahan sampah organik. Penyerahan bantuan ini bukan hanya bentuk seremony tetapi bentuk pemberdayaan berkelanjutan yang diharapkan mahasiswa ada edukasi pemberdayaan yang berkelanjutan. Mahasiswa juga belajar melakukan edukasi kepada masyarakat.(***)