16 April 2026

Hari: 12 Juli 2024

Kementan Bekali Keterampilan Pertanian untuk Calon Purnabhakti TNI-AD

TANIINDONESIA.COM//BEKASI - Kementerian Pertanian, melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, bersama Sub Direktorat Pembinaan Penyiapan dan Penyaluran Kerja Mabesad, menggelar Pembekalan Keterampilan Kerja (Bektramja) Program Mabesad Tahun Anggaran 2024, 11 Juni – 10 Juli 2024, di Balai Pembekalan Keterampilan Kerja Subditbinsiaplurja Ditajenad Kota Bekasi.

Pelatihan bertujuan untuk memberikan kemampuan dan keterampilan bidang pertanian kepada prajurit dan PNS TNI Angkatan Darat untuk mendampingi masyarakat dan penyuluh demi mewujudkan ketahanan pangan. Selain itu agar memiliki bekal untuk mencari peluang usaha di bidang pertanian pasca purna tugas menjadi seorang wirausahawan.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan kolaborasi Kementan dan TNI membuat ia optimis Indonesia bisa mencapai swasembada pangan.

“Tahun 2024 ini kami canangkan peningkatan produksi padi dan menekan impor. Tahun berikutnya targetnya adalah swasembada dan tentunya ini membutuhkan kolaborasi salah satunya dengan TNI,” tutur Amran.

Baca juga: 

Hadapi Revolusi Industri 4.0, ASN dan Non ASN Kementan Dibekali Digital Design

Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengajak seluruh insan pertanian untuk bergerak bersama dalam upaya meningkatkan produktivitas dan produksi pertanian.

Widyaiswara BBPP Lembang, yang bertugas menjadi salah satu tim fasilitator pelatihan, selama 1 bulan melatih 20 orang peserta calon purnabakti TNI-AD. Pelatihan antara lain tentang budidaya pertanian baik teori di kelas maupun praktik langsung di lapangan.

Materi yang disampaikan adalah budidaya kopi, budidaya tanaman hias aglonema, pengolahan hasil pertanian, persemaian, budidaya hidroponik, budidaya cabai, dan pembuatan pupuk organik.

Saat penutupan, Rabu (10/7/2024), Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, mengatakan hasil evaluasi penyelenggaraan pelatihan secara umum berjalan dengan baik.

“Beberapa aspek yang diukur yaitu evaluasi penyelenggaraan pelatihan hasilnya baik, evaluasi pemahaman materi bahwa peserta menguasai, evaluasi terhadap fasilitator sangat baik,” kata Ajat.

“Selain itu, dari aspek keterampilan bahwa peserta sangat terampil, evaluasi sikap dan perilaku hasilnya baik, hasil evaluasi daily mood peserta merasa senang selama mengikuti proses pelatihan,” imbuhnya.

Salah satu peserta, Lettu Lasiman, yang bertugas di Kodiklat TNI Angkatan Darat Jalan Aceh Kota Bandung, menilai kerja sama ini sangat penting.

“Selain itu juga bermanfaat untuk kami, menjelang pensiun dibekali keterampilan tentang budidaya pertanian. Terima kasih BBPP Lembang dan Mabesad,” katanya.

Hadapi Revolusi Industri 4.0, ASN dan Non ASN Kementan Dibekali Digital Design

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG - Era revolusi industri 4.0 yang ditandai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta internet, telah menyentuh sektor pertanian. Kementerian Pertanian memanfaatkan hal itu untuk memperkuat data berbasis teknologi serta menyiapkan SDM berkompeten.

Kementan mempersiapkan SDM tersebut melalui Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi ASN dan Non ASN, yaitu Pelatihan Desain Label Kemasan Menggunakan Canva dan Pacdora, yang dilaksanakan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, , 7 – 10 Juli 2024. Kegiatan ini diikuti 24 pegawai ASN dan Non BBPP Lembang.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan pertanian merupakan salah satu sektor yang akan selalu menjadi andalan bagi perekonomian Indonesia.

"Di dalam sektor pertanian, perlu diisi oleh sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas," kata Amran.

Sementara Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan pertanian adalah sektor yang menjanjikan.

“Sehingga akan membutuhkan banyak SDM sebagai motor penggerak, terlebih lagi di era revolusi industri 4.0 semua sektor bergerak menerapkan teknologi informasi,” tuturnya.

Baca juga: 

Dukung Pompanisasi, Polbangtan Kementan Sinergi Dengan Anggota DPR RI Gelar Bimtek

Selama proses berlatih, fasilitator yang merupakan dosen dan mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain Telkom University Bandung mengajarkan tentang pemanfaatan Canva dan Pacdora. Canva untuk desain produk yang tervisualisasi secara 2 dimensi dan Pacdora untuk desain 3 dimensi.

Pelatihan yang berbasis Learning Management System (LMS) ini juga mengharuskan peserta mulai dari pendaftaran hingga evaluasi dan mengunggah tugas ke dalam LMS.

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, saat memberi materi motivasi berprestasi juga mengingatkan peserta untuk terus belajar, perkuat kemampuan literasi dan mampu menerapkan budaya kerja positif yang bisa mendukung kinerja BBPP Lembang.

Kesan menyenangkan mempelajari digital design disampaikan oleh Widiasari, pegawai BBPP Lembang yang bertugas sebagai pengelola laboratorium pengolahan hasil pertanian.

“Senang sekali karena pelatihannya aplikatif dan sangat membantu saya dalam membuat desain label produk olahan pangan yang sesuai dengan kemasan yang diinginkan. Sekarang membuat label tidak susah lagi dengan menggunakan canva dan pacdora,” ujarnya.

“Terimakasih sekali buat semua fasilitator, sangat menyenangkan dan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menunjang kinerja kami,” imbuhnya.