18 April 2026

Hari: 30 Juli 2024

34 Tim Persatuan Tenis Meja Meriahkan Ulang Tahun PTM Ke-VI dengan Mengikuti Turnamen Radit Cup I 2024

TANIINDONESIA.COM//KABUPATEN BOGOR – Sebanyak 34 tim Persatuan Tenis Meja (PTM) yang berasal dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Tangerang Selatan dan Jakarta, ambil bagian dalam Turnamen Radit Cup I 2024, 27 - 28 Juli 2024, di Desa Ragajaya Citayem, Kabupaten Bogor. Event ini adalah bagian dari perayaan Ulang Tahun ke-VI PTM Radit.

Tampil sebagai juara I pasangan Jario/Boy dari PTM Raja yang berhak membawa pulang trofi & uang pembinaan sebesar Rp 2 juta. Sementara Juan/Bambang dari PTM PAS menjadi runner up dan mendapat trofi uang pembinaan sebesar Rp 1 juta.

Sedangkan Juara III Bersama diraih pasangan Enyo/Fit (PTM Cagar Alam) dan Muis/Agus (PTM Pasir Putih) yang berhak atas trofi serta uang pembinaan yang masing-masing pasangan mendapat Rp 600 ribu.

Saat ditemui wartawan disela-sela acara, Panitia Pelaksana Pertandingan, Iyus Parlan, tujuan PTM Radit mengadakan turnamen adalah sebagai wadah silaturahmi komunitas tenis meja dalam momen ulang tahun PTM RADIT.

[caption id="attachment_2041" align="alignnone" width="300"]Foto: Panitia Pelaksana Foto: Panitia Pelaksana[/caption]

“Harapannya, dengan berkembangnya pecinta dan penggemar tenis meja, dapat meningkatkan kemajuan baik dari sisi sosial, ekonomi, kesehatan serta prestasi,” tuturnya.

Iyus menambahkan, segenap pengurus dan panitia telah berusaha semaksimal mungkin melaksanakan fair play serta menjunjung tinggi sportivitas.

“Kami ucapkan terimakasih yang seluas-luasnya kepada seluruh anggota, peserta, donatur serta panitia yang telah berpartisipasi dalam segala hal, hingga dapat terselenggaranya Turnamen Radit Cup I dengan lancar dan sukses”.

“Ia juga mengucapkan selamat kepada para juara yang telah meraih trofi dengan cara-cara sportif serta menjunjung tinggi fairplay,” ujarnya kepada wartawan.

Pembukaan turnament Radit Cup 1 diwarnai dengan pemotongan tumpeng yang dihadiri pengurus dan anggota PTM Radit. Kegiatan ini dibuka P Jaro Ade, Cabup Kabupaten Bogor, serta dihadiri Penasehat PTM Radit, H. Maryono SE. Sedangkan saat penutupan hadir Cawabup H Tutur Triatno.

Tingkatkan Produksi Padi Musim Kemarau, Kementan Latih Widyaiswara, Dosen, Guru dan Penyuluh Pertanian

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG - Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong program perluasan Areal Tanam (PAT) Padi melalui berbagai kegiatan seperti optimasi lahan rawa, pompanisasi dan penanaman padi gogo. Salah satu langkah untuk mendukung hal tersebut melalui penyiapan sumberdaya manusia andal dengan mendorong peningkatan kompetensi dan pemahamannya dalam meningkatkan produksi padi.

Peningkatan pemahaman SDM pertanian dilakukan Kementan di antaranya melalui Training of Trainers (TOT) bertajuk 'Peningkatan Produksi Padi di Musim Kemarau', yang diselenggarakan selama 3 (tiga) hari, mulai tanggal 30 Juli – 01 Agustus 2024.

Pelatihan digelar secara offline di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang dan secara online serentak di UPT Pelatihan, Kantor Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota, dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di seluruh Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan, menyampaikan bahwa sumber daya manusia (SDM) menjadi tulang punggung penggerak pembangunan pertanian. Karenanya, kata Menteri Amran, sudah seharusnya SDM pertanian memiliki kualitas yang mumpuni.

“Empat kunci yang perlu dipegang teguh agar SDM kita menjadi mumpuni. Di antaranya ialah bekerja yang terbaik, fokus, cepat dan berorientasi hasil,” ujar Menteri Amran.

Sementara itu, plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementan, Dedi Nursyamsi saat membuka pelatihan mengatakan, pertanian mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia karena berfungsi sebagai penyedia pangan, pakan untuk ternak, dan bioenergi.

"Peran pertanian sangat strategis dalam mendukung perekonomian nasional, terutama mewujudkan ketahanan pangan, peningkatan daya saing, penyerapan tenaga kerja dan penanggulangan kemiskinan," kata Dedi.

Selain itu, kata Dedi, pertanian juga mendorong pertumbuhan agroindusti di hilir dan memacu ekspor komoditas pertanian untuk meningkatkan devisa negara.

Baca juga: 

Kementan Kenalkan Teknologi Pertanian Kepada Duta Besar Negara Sahabat

"Dalam rangka menyediakan pangan masyarakat sebagai wujud ketahanan pangan dalam negeri, maka sektor pertanian diharapkan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkualitas di Indonesia," ujar Dedi.

Lebih lanjut, Dedi mengatakan, secara nasional, pertumbuhan ekonomi lima tahun ke depan diharapkan meningkat hingga 5,7-6,0% per tahun, yang didorong oleh peningkatan produktivitas, investasi berkelanjutan, perbaikan pasar tenaga kerja dan peningkatan kualitas SDM.

Oleh karena itu, kata Dedi, Kementan mendorong peningkatan kompetensi SDM pertanian untuk meningkatkan produktivitas padi musim kemarau melalui TOT dengan tema 'Peningkatan Produksi Padi di Musim Kemarau'.

"ToT ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait peningkatan produksi padi di musim kemarau dalam rangka mendukung peningkatan areal tanam sebagai upaya peningkatan produksi padi nasional," kata Dedi.

Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Percepatan Peningkatan Produksi Pertanian, Prof. Muhammad Arsyad saat hadir memberikan materi tentang Strategi Percepatan Peningkatan Produksi Pertanian, menyampaikan, program strategis Kementerian Pertanian saat ini adalah optimasi lahan rawa, optimalisasi sawah tadah hujan dengan pompanisasi, transformasi pertanian tradisional menuju modern.

Kementerian Pertanian bersinergi dengan berbagai pihak, sebagai upaya percepatan perluasan area tanam.

“Mari kita berkolaborasi untuk peningkatan produksi dan saya mengajak seluruh penanggung jawab Program PAT agar tetap semangat bekerja bersama petani kita.” kata Arsyad.

Lebih lanjut Arsyad mengungapkan upaya lain dari sisi konsumsi beras. Konsumsi beras Indonesia 110kg/orang/tahun, 2 kali lipat dari negara-negara maju seperti Jepang dan Korea hanya 60kg/orang/tahun.

“Maka upaya yang dilakukan untuk membantu cadangan beras pemerintah melalui perubahan pola konsumsi dan diversifikasi pangan lokasl,” jelasnya.

Peserta pelatihan Training of Trainers (TOT) bertajuk 'Peningkatan Produksi Padi di Musim Kemarau' yang mengikuti sebanyak 49.418 orang yang terdiri dari 193 Widyaiswara, 247 Dosen, 134 Guru, 22.433 orang Penyuluh Pertanian PNS, 6.480 orang Penyuluh Pertanian PPPK, 1.003 orang Penyuluh Pertanian THL Pusat 3.156 orang penyuluh pertanian THL Daerah, serta 15.772 orang insan pertanian lainnya.

Dari jumlah tersebut, peserta mengikuti pelatihan secara tatap muka di BBPP Lembang sebanyak 60 orang peserta yang terdiri atas 10 orang widyaiswara, 2 orang dosen, 10 orang guru, dan 38 orang penyuluh pertanian.

Para peserta diberikan pelatihan bagaimana meningkatkan produksi padi di musim kemarau, memilih benih padi unggul, mengelola lahan sawah, Gerakan Tani Pro Organik (GENTA ORGANIK), pengelolaan OPT padi, pompanisasi dan pengelolaan air di lahan sawah, dan tumpang sisip padi gogo di lahan perkebunan.(***)

Mahasiswa Polbangtan Raih Prestasi Membanggakan di Festival Pramuka Jogja

TANIINDONESIA.COM//YOGYAKARTA – Dua mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Magelang, Fatihatun Nisa dan Basit Sbahtian Bysry, berhasil meraih juara 2 lomba reportase pada Festival Pramuka Jogja yang diselenggarakan Kwartir Daerah DIY, 27-28 Juli 2024, di Bumi Perkemahan Tunas Wiguna, Babarsari.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan kemajuan telah terjadi di berbagai sektor, termasuk pertanian. Oleh sebab itu, itu berharap anak-anak muda, khususnya mahasiswa Polbangtan, terus memperbarui pengetahuan dan membekali diri dengan ilmu-ilmu terbaru agar tidak tertinggal.

Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan saat ini pertanian telah digarap dengan teknologi.

"Mindset pertanian sudah berubah. Pertanian tidak lagi identik dengan kotor, tapi sudah modern. Sudah menggunakan teknologi digital. Dan ini tentu hal yang dekat dengan anak-anak muda. Untuk itu, saya berharap para mahasiswa, para petani milenial, terus membekali diri dengan," ujarnya.

Dengan tema “Kreativitas Jogja: Tumbuh dan Berbudaya”, kedua mahasiswa Polbangtan Yogyakarta Magelang berhasil tampil beda dengan memilih menggunakan Bahasa Jawa dalam penyampaian video reportase tersebut.

Selain itu, pesan positif tentang menjaga kebersihan dan lingkungan juga menjadi nilai tambah dalam video mereka.

Baca juga: 

Peringati Dies Natalis, Polbangtan Kementan Lakukan Bakti Panti

“Kami ingin karya kami berbeda dari yang lain, maka dari itu kami memilih untuk menggunakan bahasa Jawa. Ini juga bentuk kecintaan kami terhadap bahasa daerah,” ujar Fatihatun Nisa.

Dengan video keren yang penuh kreativitas dan pesan positif, mereka berhasil memikat hati para juri.

“Karena acaranya 2 hari, kami take video di hari pertama dan pada dini hari hari kedua kami sudah posting di instagram kami. Kemudian, kami menjelaskan kegiatan kami selama di sana, aktivitas yang seru dan menyenangkan, dan tentunya bebas masu oleh masyarakat umum. Acara ini juga menggandeng dinas-dinas DIY, SAKA, masyarakat sekitar, organisasi, maupun komunitas,” jelas Nisa.

Ia dan Basith mengaku merasa senang dapat turut menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Polbangtan Yogyakarta Magelang.

“Senang sekali karena dapat mendapat juara 2 reportase, kebetulan karena saya tingkat empat jadi juga dapat meninggalkan kenangan manis untuk pramuka kampus, dan partner saya adalah tingkat 1, sehingga hal yang baru untuknya dan menjadi pengalaman berharga untuk dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya,” ujar mereka.

Kemenangan ini tidak hanya membanggakan bagi keduanya, tetapi juga bagi Polbangtan Yogyakarta Magelang.

Direktur Polbangtan Yogyakarta Magelang, Bambang Sudarmanto, turut mengapresiasi langsung saat apel pagi bersama karyawan dan mahasiswa.

“Kami bangga atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa kami. Semoga ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi,” ungkap Bambang.(***)