Cetak SDM Pertanian Andal, Kementan Gelar Bimtek Penyuluh dan Brigade Pangan Bangka Belitung
TANIINDONESIA.COM, Tanggerang – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Penyuluh Pendamping dan Brigade Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 9–10 Juni 2026 di Kampus PEPI, Tangerang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Bimtek diikuti oleh penyuluh pertanian pendamping dan anggota Brigade Pangan dari berbagai kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Peserta mendapatkan pembekalan terkait penguatan peran penyuluh, penerapan teknologi pertanian modern, mekanisasi pertanian, manajemen usaha tani, hingga strategi peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha pertanian.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan pertanian yang maju dan berkelanjutan memerlukan SDM yang kompeten, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, penyuluh pertanian dan Brigade Pangan memiliki peran strategis dalam meningkatkan produksi pangan melalui pendampingan intensif kepada petani serta percepatan adopsi inovasi dan teknologi di lapangan.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas penyuluh dan Brigade Pangan merupakan langkah strategis dalam mendukung program prioritas Kementerian Pertanian.
“Penyuluh pertanian dan Brigade Pangan harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan pertanian di lapangan melalui pendampingan yang efektif, penguasaan teknologi pertanian modern, serta kemampuan membangun kolaborasi dengan petani dan berbagai pemangku kepentingan,” ujar Arsanti.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Mohammad Amin, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi penyuluh pendamping dan Brigade Pangan menjadi bagian penting dalam mencetak SDM pertanian yang profesional, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan pertanian masa depan.
Baca Juga: Hari Susu Nusantara 2026, Wamentan Sudaryono Gaungkan Revolusi Susu untuk Anak Indonesia
“Penyuluh dan Brigade Pangan memiliki posisi strategis dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta percepatan pencapaian swasembada pangan nasional,” katanya.
Direktur PEPI, Harmanto, mengatakan pelaksanaan bimtek ini merupakan wujud komitmen PEPI sebagai institusi pendidikan vokasi Kementerian Pertanian dalam mendukung pengembangan SDM pertanian unggul dan berdaya saing.
Selain menerima materi di kelas, peserta juga mengikuti sesi diskusi dan praktik yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan teknis dalam penerapan teknologi pertanian modern. Melalui metode pembelajaran yang interaktif, peserta diharapkan mampu memperkuat kapasitas pendampingan kepada petani di wilayah masing-masing.
“Penyuluh pendamping dan Brigade Pangan merupakan garda terdepan pembangunan pertanian. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta mampu meningkatkan kompetensi teknis, memperkuat kemampuan pendampingan, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pertanian modern guna mendukung percepatan swasembada pangan,” ujar Harmanto.
Melalui kegiatan ini, PEPI berharap dapat mencetak SDM pertanian yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan sektor pertanian di masa depan. Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan vokasi, penyuluh, Brigade Pangan, dan petani diharapkan mampu mempercepat peningkatan produksi pangan nasional serta mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.(*)

Cetak SDM Pertanian Andal, Kementan Gelar Bimtek Penyuluh dan Brigade Pangan Bangka Belitung
Hari Susu Nusantara 2026, Wamentan Sudaryono Gaungkan Revolusi Susu untuk Anak Indonesia
Jawab Tantangan Aging Farmer, Polbangtan Kementan Perluas Program Pemberdayaan Pemuda Pertanian
Tujuh Tahun Politeknik Enjiniring Mengakar dalam Inovasi, Kementan Siap Lahirkan Talenta Pertanian Masa Depan
Dialog di UNM, Mentan Amran Respons Cepat Suara Mahasiswa dan Dosen