8 Juni 2026

Hari: 8 Mei 2025

BRI – Kimia Farma Depok Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

TANIINDONESIA.COM//DEPOK - Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Depok bersama Kimia Farma area Depok menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis.

Pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan pada 6 Mei 2025 di area Kantor BRI Cabang Depok. Pemeriksaan kesehatan gratis ini diperuntukkan bagi nasabah BRI Cabang Depok.

Pemimpin BRI Cabang Depok, Aris Abdillah menjelaskan, program ini bekerja sama dengan Kimia Farma area Depok dalam memeriksakan kesehatan masyarakat terutama nasabah BRI Cabang Depok. Ini merupakan kali pertama BRI cabang Depok bersama Kimia Farma area Depok mengadakan kerjasama dalam pemeriksaan kesehatan gratis.

"Semoga dengan adanya program ini, bisa membantu masyarakat dalam memeriksakan kesehatan," ungkapnya.

Aris menambahkan, adapun pemeriksaan kesehatan gratis ini dilakukan ke 150 orang. Pemeriksaaan kesehatannya meliputi tensi, gula darah, kolesterol dan asam urat. Kimia Farma juga menyediakan beberapa vitamin dan obat-obatan sesuai dengan indikasi permasalahan kesehatan yang ada di nasabah BRI cabang Depok.

"Setelah dicek dan kelihatan hasilnya pihak Kimia Farma akan memberikan obat ataupun vitamin sesuai kebutuhan nasabah," tegasnya.

Tentunya dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini, BRI Cabang Depok tidak menutup kemungkinan akan membuka kesempatan kerjasama bersama stakeholder lainnya. Pasalnya BRI Cabang Depok juga memiliki banyak program lainnya di bidang pendidikan, keagamaan, sosial dan lain sebagainya.(***)

Tingkatkan Kesejahteraan Petani Kabupaten Kudus, Kementan Dorong Pembentukan Koperasi Merah Putih

TANIINDONESIA.COM//KUDUS - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Terbentuknya koperasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Hadir di lokasi, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan KDMP akan memberikan banyak manfaat bagi anggota koperasi, termasuk petani. Ke depan, KDMP akan menjadi wadah untuk melaksanakan program-program pemerintah.

“Koperasi diharapkan bisa membeli produk hasil pertanian dengan harga yang baik. Menjadi penyalur pupuk subsidi, disamping menyediakan sembako dan gas LPG dengan mudah dan harga normal,” ucapnya pada Musyawarah Desa Khusus dalam rangka Pembentukan KDMP Desa Tanjungrejo pada Selasa (6/5/2025).

Ia menyebut KDMP juga akan memiliki gerai apotek desa dengan obat – obatan yang terjangkau, serta produk simpan pinjam untuk anggotanya.

Berbeda dengan konsep koperasi terdahulu, menurut Wamentan Sudaryono KDMP memberikan jaminan usaha yang pasti. Ia menyebut pemerintah tidak berjarak dengan rakyatnya.

“KDMP dari, oleh, dan untuk masyarakat, serta diawasi oleh masyarakat dan aparatur penegak hukum” jelas Wamentan.

Baca juga:

Jadikan Nilai Tambah Perekonomian, Mahasiswa Polbangtan Kementan Kelola Sampah Dapur

Wamentan memastikan di akhir Mei 2025 ini, sebanyak 8.563 KDMP sudah terbentuk di Jawa Tengah.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Idha Widi Arsanti berharap KDMP mempunyai usaha terkait pertanian supaya lebih berdaya saing. Sebab, nantinya koperasi tersebut menjadi wadah atau kelembagaan di desa yang dapat menaungi petani dan kelompok tani.

“Hal ini akan memangkas rantai pasok pemasaran produk pertanian yang selama ini cukup panjang. Petani akan mendapatkan harga yang baik dan konsumen juga menerima harga yang lebih murah,” ucap Idha.

Sementara itu, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris meminta masyarakat untuk tidak khawatir terjadinya tumpang tindih peran dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau koperasi yang sudah berjalan karena dapat dikolaborasikan.

Hadir pula Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YOMA), R. Hermawan memberikan dukungannya pada pembentukan KDMP di wilayah Jawa Tengah ini.(***)