18 April 2026

Tahun: 2025

Kementan Latih Perangkat Desa Tanjung Jabung Timur Jambi Wujudkan Ketahanan Pangan

TANIINDONESIA.COM, LEMBANG – Kementerian Pertanian (Kementan), melalui UPT pelatihan yaitu Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, memperkenalkan upaya mencapai ketahanan pangan di desa kepada 75 orang perangkat desa di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, Senin (22/12/2025).

Kunjungan ini diikuti juga oleh Bupati dan Satuan Kerja Perangkat Daerah, yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Inspektorat, dan Kepala Bakeuda Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan pertanian sangat penting untuk masyarakat.

"Ingat, tidak ada pangan, tidak ada negara dan peradaban. Mati hidupnya negara, pertama ditentukan oleh pertanian. Jadi ini sangat vital, kalau pertanian bermasalah," tegas Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan jika salah satu fokus Kementan adalah mewujudkan akselerasi peningkatan produksi dan produktivitas pangan agar mampu swasembada.

“Kementan terus memprioritaskan berbagai program dan kegiatan yang mendukung ketahanan pangan dalam negeri,” ujar Kabadan Santi.

Kepada para perangkat desa, Widyaiswara BBPP Lembang spesialisasi budidaya pertanian menjelaskan budidaya tanaman jagung mulai dari persiapan lahan, pengolahan lahan, pemilihan benih, penanaman, pemeliharaan dan panen pascapanen serta pemasaran hasil komoditas jagung.

Baca juga: Kementan Dorong Generasi Muda Jadi Wirausaha Bidang Pertanian

Didampingi petugas Inkubator Agribisnis, peserta praktik penanaman benih jagung. Diskusi antara peserta kunjungan dan widyaiswara berkaitan dengan budidaya jagung yang baik dan benar agar menghasilkan jagung yang berkualitas.

Selanjutnya, peserta mengunjungi gudang pascapanen kopi. Widyaiswara didampingi petugas menjelaskan alur pascapanen kopi dan melihat aktivitas yang ada mulai dari pencucian biji kopi, pulping, dan roasting hingga mencicipi secangkir kopi varietas arabica khas Lembang. Peserta juga mempraktikkan pengolahan kopi.

Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, sangat terkesan dengan aktivitas agribisnis di BBPP Lembang.

Ia menyatakan keinginan untuk melanjutkan kerja sama berkaitan peningkatan kompetensi SDM di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam hal agribisnis kopi.

“Kami ingin kerja sama lebih lanjut dengan BBPP Lembang berkaitan dengan pengolahan limbah kopi menjadi briket. Menarik karena di wilayah kami komoditas kopi sangat strategis, sementara pengolahan limbahnya belum banyak kami lakukan, padahal ini bisa menjadi peluang usaha juga dan agar kita bisa menerapkan pertanian zero waste,” katanya.(*)

Kementan Dorong Generasi Muda Jadi Wirausaha Bidang Pertanian

TANIINDONESIA.COM, LEMBANG - Sebanyak empat mahasiswa dari Politeknik Negeri Subang, telah menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL) periode 1 Oktober – 31 Desember 2025, di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, UPT di Kementerian Pertanian.

PKL menjadi salah satu upaya Kementerian Pertanian untuk mencetak generasi muda yang siap terjun ke Dunia Usaha dan Dunia Industri.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pemuda adalah kunci masa depan pertanian.

“Generasi muda menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di daerah. Kementan akan melakukan pendampingan bagi generasi muda secara periodik agar generasi muda bisa bergerak di semua sektor pertanian,” tutur Amran.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. Menurutnya, regenerasi petani sangat penting.

"Petani kita semakin berumur, sementara kebutuhan pangan terus meningkat. Mendorong regenerasi petani adalah langkah esensial untuk menyokong ketahanan pangan nasional," ujarnya.

Selama PKL, Keempat mahasiswa ini menunjukkan semangat tinggi dengan melakukan aktivitas yang mendukung kegiatan di Inkubator Agribisnis BBPP Lembang, yaitu di sarana pascapanen kopi dan laboratorium pengolahan hasil pertanian, dibimbing widyaiswara dan petugas lapangan.

Mereka juga memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan gratis yang diselenggarakan oleh BBPP Lembang yaitu Pelatihan Agribisnis Kopi dengan fasilitator widyaiswara BBPP Lembang.

Baca juga: Hasil Kajiwidya Widyaiswara Kementan : Penerapan Light Trap untuk Pertanian Ramah Lingkungan

Para mahasiswa ini juga aktif sebagai petugas upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda dan kegiatan internal lainnya yaitu literasi visual program dari perpustakaan BBPP Lembang.

Untuk mengakhiri PKL, dilaksanakan seminar hasil. Masing-masing mahasiswa memaparkan hasil praktik kerja di hadapan widyaiswara pembimbing dan penguji oleh BBPP Lembang.

Keempatnya menyajikan tentang: 1) Diversifikasi Limbah Kopi: dari Kulit Hingga Ampas Menjadi Briket sebagai Sumber Energi, 2) Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Menjadi Teh Cascara, 3) Mempelajari Proses Pembuatan Es Krim Daun Kelor (Moringa Oliefera) dengan Konsentrasi Berbeda, dan 4) Mempelajari Proses Pembuatan Brownies Kering Tepung Daun Kelor (Moringa Oliefera) dengan Konsentrasi Berbeda.

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menyampaikan sarana berlatih di Inkubator Agribisnis BBPP Lembang, salah satunya bisa dimanfaatkan para generasi muda untuk mempelajari agribisnis secara nyata.

“Saya harap sekembalinya dari BBPP Lembang bisa menyelesaikan tanggung jawab studinya dengan baik di kampus. Selanjutnya setelah lulus kuliah diharapkan bisa terjun ke dunia pertanian sebagai wirausaha muda pertanian,” tutur Ajat, saat melepas mahasiswa Politeknik Negeri Subang untuk kembali ke kampus, Rabu (31/12/2025)

Salah seorang mahasiswi, Shabila Putri mengatakan dirinya dan ketiga rekannya yang lain memperoleh pengetahuan yang lebih selama PKL di BBPP Lembang.

“Di sini kami mempelajari komoditas pertanian dari hulu hingga hilir. Selain itu dibidang pengolahan hasil pertanian, banyak inovasi berkaitan olahan aneka komoditas sayuran yang baru kami ketahui seperti olahan es krim dan sorbet sayuran, olahan daun kelor dan manisan terong yang ternyata lezat dan ada nilai gizinya,” ucapnya.(*)

BRI Mabes TNI Cilangkap Meriahkan Air Force Run 2025

TANIINDONESIA.COM, JAKARTA - Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) 2025, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Mabes TNI Cilangkap turut memeriahkan dengan menjadi sponsor di acara Air Force Run 2025.

Kegiatan Air Force Run 2025 dilaksanakan di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta pada Minggu 7 Desember 2025.

"Kami selaku sponsor di kegiatan ini tentunya mendukung setiap kegiatan positif," ujar Pimpinan Cabang BRI Mabes TNI Cilangkap, Pranathan Triatmojo.

Pranathan menuturkan, BRI Mabes TNI Cilangkap selalu berupaya hadir di tengah masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap nasabah BRI.

"BRI mempunyai beragam produk dan program unggulan yang sayang jika dilewatkan," tegasnya.

Air Force Run 2025 ini menjadi salah satu bentuk kepedulian BRI terhadap lingkungan sekitar. Dengan menjadi sponsor diacara ini tentunya BRI juga mendukung kegiatan-kegiatan yang memang bermanfaat untuk orang banyak.

"Tak hanya dibidang kesehatan berupa olahraga lari, BRI juga mempunyai beberapa program lainnya di bidang pendidikan, sosial, dan lain sebagainya," tutupnya.(*)

BRI Bekasi Siliwangi Layani Pencairan PIP

TANIINDONESIA.COM, BEKASI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Bekasi Siliwangi melayani penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP).

Pelayanan pencairan PIP tahap II ini dilakukan sejak November hingga 31 Desember 2025. Dimana perhari bisa mencapai 50 transaksi dan sampai saat ini sudah lebih dari 1.000 transaksi terlayani dengan baik.

Kegiatan penyaluran berlangsung dengan tertib dan dihadiri oleh para siswa penerima manfaat, orang tua, serta perwakilan pihak sekolah dan madrasah.

Sebagai bank penyalur resmi PIP, BRI BO Bekasi Siliwangi memastikan bahwa proses pencairan dilakukan tanpa potongan apa pun, dan seluruh dana diterima langsung oleh para penerima manfaat sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Petugas BRI BO Bekasi Siliwangi di lokasi juga memberikan pendampingan dalam proses administrasi untuk memastikan setiap siswa menerima bantuan secara cepat, tepat, dan aman.

Pemimpin BRI BO Bekasi Siliwangi, Maltha Agustira memberikan apresiasi terhadap kerja sama antara BRI, sekolah, dan orang tua dalam memperlancar penyaluran PIP.

“BRI berkomitmen untuk memastikan seluruh bantuan pemerintah, termasuk Program Indonesia Pintar, dapat diterima oleh siswa secara utuh. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pendidikan dan meningkatkan semangat belajar para siswa,” ungkapnya.

Maltha menuturkan, pihaknya juga terus memberikan edukasi kepada orang tua dan siswa terkait pentingnya melakukan pencairan melalui mekanisme resmi serta menjaga keamanan data pribadi selama proses administrasi.

"Melalui penyaluran PIP ini, BRI terus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh pelajar, sekaligus menghadirkan layanan yang terbaik," tutupnya.(*)

BRI Warung Buncit Renovasi TK Adhyaksa XXI Jakarta

TANIINDONESIA.COM, JAKARTA - Di usia ke-130 tahun, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dan juga masyarakat Indonesia.

Salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar, BRI Branch Office (BO) Jakarta Warung Buncit menyalurkan bantuan Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

Bantuan TJSL kali ini yang diberikan oleh BRI BO Jakarta Warung Buncit yaitu berupa renovasi TK Adhyaksa XXI Jakarta.

"Kami serahkan bantuan renovasi TK, semoga bermanfaat untuk dunia pendidikan, ujar Pimpinan BRI BO Jakarta Warung Buncit, Ahmad Sudiyana Suwandi.

Ahmad mengatakan, BRI BO Jakarta Warung Buncit memilik beberapa program seperti ini, ada juga di bidang lain yaitu kesehatan, sosial, keagamaan dan yang lainnya.

"Untuk bantuannya disesuaikan dengan kebutuhan dari lingkungan sekitar yang membutuhkan," tegasnya.

BRI BO Jakarta Warung Buncit juga terus meningkatkan pelayanan terhadap nasabah. Beragam produk dan program unggulan BRI siap memanjakan para nasabah dan juga masyarakat demi kemajuan dunia perbankan.

"BRI mempunyai beragam produk perbankan unggulan serta program yang jelas memberikan banyak benefit untuk nasabah," tutupnya.(*)

BRI Rebrandring Logo Baru, Perluas Segmen ke Kalangan Muda

TANIINDONESIA.COM, JAKARTA - Di usia yang tak lagi muda, menginjak 130 tahun, Bank Rakyat Indonesia (BRI) rebranding atau memperbarui citra dan identitas visual.

Hal ini dilakukan untuk memperluas cakupan nasabah, tidak hanya identik pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta masyarakat pedesaan, namun juga hadir untuk masyarakat perkotaan hingga korporasi besar.

"Keputusan ini mengacu kepada hasil riset Nielsen, Kantar, dan Kadence, bahwa BRI dinilai perlu melakukan rebranding korporasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman," ujar Pimpinan Cabang BRI Jakarta Menara BRILiaN, Marco Arief Pramudita.

Hasil riset tersebut pertama adalah BRI terlalu bergantung pada citra kerakyatan sehingga muncul persepsi tua di kalangan segmen urban dan anak muda. Selain itu, layanan digital yang diberikan ke publik belum dianggap aspirasi dan menarik.

"Koneksi emosional dengan brand masih lemah, kemudian identitas brand belum selaras dengan ekspektasi gen Z, terjadi ketidakselarasan sistematik di berbagai sub brand, brand architecture tidak konsisten dan terstruktur, dan yang terakhir adalah less consider di segmen urban," kata Marco.

Marco menuturkan, perubahan citra ini diharapkan agar persepsi masyarakat terhadap BRI tidak hanya melayani masyarakat kecil dan kurang terlayani, namun BRI bisa menjadi bank untuk semua orang atau universal.

"Secara lebih luas itu kita ingin menjadi bank yang universal, lebih modern, lebih inklusif, lebih dekat dengan milenial. Kemudian kita memperluas jangkauan kita tidak hanya kuat di pedesaan, tapi juga kita kuat di urban. Tidak hanya kuat melayani rakyat jelata, tapi juga melayani rakyat jelita," ungkapnya.

Meski begitu, BRI tidak akan melepaskan fokus atau bisnis utama (core business) di sektor UMKM. Saat ini, porsi nasabah UMKM perusahaan mencapai sekitar 60 persen. Ke depan, porsi ini ditargetkan menurun, namun tetap mayoritas.
"Mungkin kita nanti akan jaga di level antara 40-50 persen. Sementara yang lain segmen lain bertumbuh, kita akan keep di situ. Jadi tetap saja BRI itu adalah bank UMKM, semua program pemerintah ada di BRI mulai dari Makan Bergizi Gratis, 3 juta rumah, Koperasi Desa Merah Putih, termasuk penyaluran KUR," tegasnya.

Adapun pembaharuan dalam identitas BRI pertama dari sisi logo. Perusahaan mengubah visual palet warna, dari awalnya Biru BRI menjadi Biru Nusantara. Warna biru akan tetap menjadi inti identitas BRI, namun diperkaya dengan palet biru sekunder untuk merefleksikan nilai-nilai progresif dan customer centric, meliputi Biru Nusantara, Biru Mentari, dan Biru Cakrawala.

Selain itu, perusahaan juga menyusun arsitektur brand yang lebih terstruktur dan terstandardisasi yang membuat seluruh brand lebih jelas dan mudah dinavigasi.

"Perubahan ini mencakup desain poster dan banner serta kartu baik itu kartu debit basic dan gold, Tabungan Junio, prioritas, private, hingga Brizzi," tutupnya.(*)

BRI Bogor Dewi Sartika Salurkan 5.000 Paket Sembako

TANIINDONESIA.COM, BOGOR - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bogor Dewi Sartika menyalurkan bantuan program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) berupa 5.000 paket sembako ke Yayasan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Al Qur'an di Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Bantuan TJSL BRI berupa paket sembako ini diserahkan di Yayasan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Al Qur'an di Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor (5/12).

Pimpinan Cabang BRI Bogor Dewi Sartika, Fahmi Hidayat mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) BRI yang mana memang diperuntukkan bagi lingkungan yang membutuhkan.

Fahmi menambahkan, penyerahan bantuan program TJSL BRI diberikan kepada perwakilan dari Yayasan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Al Qur'an Kabupaten Bogor yang akan disalurkan ke masyarakat kurang mampu.

"Semoga apa yang diberikan bisa bermanfaat bagi penerimanya," terangnya.

Pemberian bantuan TJSL BRI ini menyesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat sekitar.

Tak hanya berupa paket sembako, program TJSL BRI juga memiliki beberapa bentuk lain dari berbagai bidang seperti sosial, keagamaan, kesehatan dan lainnya.

"Kami siap berkontribusi ke masyarakat, ini merupakan salah satu bentuk apresiasi BRI terhadap lingkungan," tutupnya.(*)

BRI KC Depok Salurkan TJSL Berupa Ambulance Untuk Yayasan Amanah Tirta Sejahtera

TANIINDONESIA.COM, DEPOK - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Depok menyalurkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) berupa Ambulance ke Yayasan Amanah Tirta Sejahtera yang berada di Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

Bantuan TJSL BRI berupa Ambulance ini diserahkan di halaman KC BRI Depok yang berada di Jalan Margonda Raya no.33, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok (5/12).

Manajer Operasional BRI KC Depok, Robertus Yudi Wicaksono mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) BRI yang mana memang diperuntukkan bagi lingkungan yang membutuhkan.

Robertus menambahkan, penyerahan bantuan program TJSL BRI diberikan kepada Ketua Yayasan Amanah Tirta Sejahtera, Yudi Yanto.

"Semoga apa yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin," terangnya.

Pemberian bantuan TJSL BRI ini menyesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat sekitar.

Tak hanya berupa ambulance, program TJSL BRI juga memiliki beberapa bentuk lain dari berbagai bidang seperti sosial, keagamaan, pendidikan dan lainnya.

"Kami siap berkontribusi ke masyarakat, ini merupakan salah satu bentuk apresiasi BRI terhadap lingkungan," tandasnya.(*)

Hasil Kajiwidya Widyaiswara Kementan : Penerapan Light Trap untuk Pertanian Ramah Lingkungan

TANIINDONESIA.COM, LEMBANG – Sebagai pengembangan profesionalisme sesuai amanat PermenpanRB Nomor 42 Tahun 2021, widyaiswara BBPP Lembang melaksanakan kajiwidya penerapan smart farming selama 4 bulan di lahan usahatani Kecamatan Lembang, tepatnya di Kelompok Tani Perintis Tani Desa Cikole dan Kelompok Tani Multi Karya di Desa Cibodas. Seminar hasil kajiwidya dilaksanakan Senin (15/12/2025) di Kelas Krisan 2 BBPP Lembang.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, sangat mendukung penerapan smart farming di Indonesia. Menurutnya, smart farming menjadj kunci untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas dan daya saing sektor pertanian.

Mentan Amran juga melihat smart farming sebagai solusi komprehensif untuk mengatasi berbagai tantangan disektor pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mewujudkan pertanian Indonesia yang lebih maju dan berkelanjutan.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mendorong penerapan smart farming sebagai solusi untuk pertanian modern yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Seminar hasil kajiwidya sendiri dibuka Kepala Balai dan dihadiri narasumber/pembimbing dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Universitas Winayamukti, seluruh pejabat fungsional widyaiswara dan petani, penyuluh pertanian, serta petugas POPT Kecamatan Lembang.

Kepala Balai, Ajat Jatnika, menyampaikan jika salah satu kunci keberhasilan widyaiswara adalah meningkatkan kompetensi sumber daya manusia pertanian.

"Kegiatan kajiwidya merupakan suatu bentuk pengabdian masyarakat,” tuturnya.

Judul yang diangkat widyaiswara untuk kajiwidya adalah: 1) “Perbandingan Dua Jenis Light Trap Terhadap Serangga yang Tertangkap Pada Pertanaman Tomat” oleh widyaiswara spesialisasi budidaya pertanian, 2) “Analisis Potensi Kerugian Ekonomi Serangan OPT Pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum) berdasarkan data Light Trap di Desa Cibodas Kecamatan Lembang” oleh widyaiswara spesialisasi sosial ekonomi, dan 3) “Persepsi dan Kesiapan Petani terhadap Adopsi Teknologi SMART TRAP” oleh widyaiswara spesialisasi penyuluhan pertanian.

Masing-masing perwakilan widyaiswara setiap kelompok mempresentasikan hasil kajiwidya. Hasil tangkapan serangga pada Light trap A (UV Keunguan) sebanyak 283 serangga lebih banyak jika dibandingkan dengan Light trap B (UV Kuning/kemerahan) sebanyak 182 serangga.

Baca juga: Bidik Generasi Muda, Kementan Optimalkan Peran P4S

Light Trap A (UV Keunguan) lebih banyak memerangkap serangga hama sebesar 58% bila dibandingkan dengan Light trap B (UV kuning/ kemerahan) sebesar  4%.

Hasil kajiwidya bidang sosial ekonomi secara umum menunjukkan bahwa potensi kerugian ekonomi hanya menyebabkan kerugian Rp 49.200 per 300 m2, dengan kehilangan hasil 4,92 kg (0,33% dari potensi).

Hasil pengkajian tentang persepsi petani secara umum bahwa petani menilai light trap memiliki kemanfaatan tinggi (skor 49,12; kategori setuju) terutama dalam mengurangi serangan hama dan menekan penggunaan pestisida.

Selanjutnya, Kepala Balai dan pembimbing baik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Universitas Winayamukti memberikan komentar tentang hasil pengkajian.

Perwakilan petani, Dadang Rukmana, dari Kelompok Tani Multi Karya Desa Cibodas, menyampaikan ucapan terima kasih atas hasil pengkajian light trap ini.

“Kegiatan yang dilakukan di lahan usahatani kami ini sangat bermanfaat karena saya sebagai pelaku budidaya organik jadi mengetahui bagaimana cara menghindari pemakaian bahan kimia berlebih agar lingkungan dan masyarakat menjadi sehat. Saya juga merasakan dengan menggunakan bahan alami, kualitas produk jauh lebih baik dari aspek rasa maupun ketahanan mutunya,” ucapnya.

Sedangkan Penyuluh Pertanian Kecamatan Lembang, Andi Lesmana, sebagai pendamping petani juga mengatakan kajiwidya ini sangat membantu sekali karena hasilnya bagus dan bisa diterapkan untuk petani.

“InsyaAllah kami akan terus berkolaborasi karena hasil kajiwidya ini efektif dan efisien sehingga bisa diimplmentasikan di banyak lokasi petani untuk pengadaan light trap,” katanya.(*)

BRI BO Jakarta Warung Buncit Berikan Hadiah Undian Simpedes 2025

TANIINDONESIA.COM, JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) memiliki program rutin di setiap tahunnya yaitu Undian Simpedes. Di penghujung 2025, BRI menyerahkan hadiah dari program undian Simpedes di seluruh cabang termasuk di BRI Branch Office (BO) Jakarta Warung Buncit.

Untuk pemenang undian hadiah Simpedes, nasabah BRI BO Jakarta Warung Buncit, Riamsa Sijabat memenangkan satu unit Sepeda Motor Suzuki Nex II.

"Alhamdulillah nasabah kami memenangkan sepeda motor, selamat kepada pemenang," ujar Pimpinan BRI BO Jakarta Warung Buncit, Ahmad Sudiyana Suwandi.

Ahmad mengatakan, program undian hadiah Simpedes ini menjadi salah satu unggulan BRI. Pasalnya ini merupakan program yang dinantikan oleh para nasabah. Dimana nasabah yang menabung di jenis tabungan Simpedes bisa mengikuti program ini dan berkesempatan memenangkan hadiah yang telah disediakan.

"Cukup menabung dan tambah saldo, bisa mengikuti undian berhadiah Simpedes," jelasnya.

Disini nasabah cukup menabung dengan minimal Rp100 ribu dan berlaku kelipatan bisa mendapat kupon undian.

Hadiah yang disediakan beragam, mulai dari produk elektronik hingga kendaraan bermotor.

Pengundian hadiah program Simpedes ini biasanya digelar 2 kali dalam setahun dan ini rutin digelar setiap tahunnya.

"Ayo tingkatkan terus saldo tabungan Simpedes, bagi yang belum punya segera buka dan menangkan hadiahnya," tutupnya.(*)