18 April 2026

Tahun: 2025

BRI Bogor Dewi Sartika Salurkan TJSL di Beberapa Titik

TANIINDONESIA.COM, BOGOR - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bogor Dewi Sartika menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) ke beberapa titik wilayah.

Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian berupa corporate social responsibility (CSR) BRI Cabang Bogor Dewi Sartika kepada lingkungan sekitar yang membutuhkan.

Pimpinan Cabang BRI Bogor Dewi Sartika, Fahmi Hidayat menjelaskan, adapun bantuan TJSL kali ini berupa sound portable dan beberapa kebutuhan lain di lingkungan yang membutuhkan.

Untuk penyalurannya dilakukan tersebar, ada di Yayasan Rumah Baca Harapan yang berlokasi di Jasinga.

Kemudian ada di SMK Muhammadiyah 5 Pamijahan, berupa seperangkat peralatan sound system, tenda terop dan stereo mixing.

Lalu ada juga di RW 04 Desa Cijujung Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor berupa sound system portable dan kursi plastik.

Serta bantuan berikan juga ke RW 01 Desa Kalong Liut Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor berupa sound system portable dan mesin rumput.

Terakhir, penyaluran TJSL dilakukan di Yayasan Nurul Ulum yang berada di Cigudeg berupa sound system portable.

"BRI Bogor Dewi Sartika selalu berupaya semaksimal mungkin berpartisipasi dalam membantu lingkungan sekitar yang membutuhkan," tutupnya.(*)

BRI Bekasi Siliwangi Salurkan Bantuan Dana Bapekis

TANIINDONESIA.COM, Bekasi - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Bekasi Siliwangi terus memberikan yang terbaik kepada nasabah dan juga masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian, BRI BO Bekasi Siliwangi menyalurkan bantuan berupa sumbangan ke beberapa lokasi.
Adapun bantuan diberikan ke Musala Al Istiqomah yang berada di Kelurahan Sepanjang Jaya Kecamatan Rawalumbu. Dan juga bantuan diberikan ke Masjid Al Jihad di Pekayon, Bekasi.

Pimpinan BRI Bekasi Siliwangi, Maltha Agustira menjelaskan, bantuan ini merupakan bagian dari program Badan Pembina Kerohanian Islam (Bapekis) BRI yang mana di kumpulkan dari para pekerja BRI BO Bekasi Siliwangi.

"Jadi ini merupakan sumbangan dari pekerja BRI BO Bekasi Siliwangi yang dikumpulkan setiap Jumat," terangnya.

Untuk kali ini sumbangan yang diberikan ke Musala Al Istiqomah berupa besi untuk bangunan musala tersebut. Sedangkan bantuan yang diberikan ke Masjid Al Jihad berupa spandek untuk plafon.

Tentunya diharapkan bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan meringankan kebutuhan pembangunan musala.

"Semoga apa yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dan terimakasih untuk para pekerja BRI Bekasi Siliwangi," tegasnya.

BRI BO Bekasi Siliwangi memang memiliki beberapa program kepedulian dan ini merupakan salah satunya.

"Kami mempunyai beberapa program tak hanya sosial keagamaan, ada juga pendidikan, kesehatan dan lainnya," tutupnya.(*)

Kemas Pertanian Modern Lewat Agroeduwisata, Kementan Tingkatkan Proses Regenerasi Petani

TANIINDONESIA.COM, LEMBANG – Melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Kementerian Pertanian (Kementan) memperkenalkan teknologi pertanian kepada 50 siswa didampingi guru SMA Al-Azhar 33 Jatimakmur Kota Bekasi yang berkunjung ke UPT pelatihan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Senin (01/12/2025).

Pada berbagai kesempatan, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyebut regenerasi petani merupakan sebuah keharusan. Karena itu, Kementerian Pertanian terus melakukan pembinaan, memfasilitasi, sekaligus membuka ruang inovasi bagi petani muda.

“Anak muda kini bukan lagi sekadar penonton dalam pembangunan pertanian nasional. Di tangan generasi muda, pertanian diyakini bisa bertransformasi menjadi sektor yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing,” tuturnya.

Mentan Amran menambahkan, bonus demografi yang dimiliki Indonesia adalah peluang emas untuk mempercepat transformasi pertanian.

Menurutnya, inovasi dan digitalisasi, generasi muda dapat menjadi motor penggerak lahirnya pertanian maju, berkelanjutan, sekaligus bernilai ekonomi tinggi.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan regenerasi petani sangat dibutuhkan. Karena, petani-petani yang ada saat ini sudah semakin tua, sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit.

“Itulah pentingnya mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” kata Santi.

Dalam kunjungannya, para siswa kelas 10 SMA Al-Azhar 33 Jatimakmur Kota Bekasi diajak menuju 3 lokasi di lahan praktik Inkubator Agribisnis, yaitu ke laboratorium kultur jaringan, laboratorium pengolahan hasil pertanian, dan screen house tanaman hias.

Widyaiswara spesialisasi budidaya pertanian didampingi petugas laboratorium kultur jaringan, memberi materi singkat tentang teknologi kultur jaringan.

Di awal materi, peserta diberikan pertanyaan-pertanyaan pengetahuan dasar berkaitan kultur jaringan melalui games online yang sangat menarik bagi mereka untuk berpartisipasi mengasah kemampuan kognitifnya.

Baca juga:

Brigade Pangan Kabupaten Ciamis Siap Sukseskan Swasembada Pangan

Selanjutnya, mereka diajak mempraktikkan 1 tahapan kultur jaringan, yaitu aklimatisasi bibit tanaman pisang. Satu-persatu siswa membersihkan bibit pisang dari dalam planlet, mencucinya dengan larutan fungisida, lalu mencelupkan ke zat pengatur tumbuh.

Bibit pisang dililitkan dengan humus kering sebelum dimasukkan ke pot-pot mini dan kemasan mika dan disemprotkan vitamin tumbuhan yang bermanfaat untuk memberikan daya tahan terhadap pertumbuhan tanaman.

Beranjak ke lokasi berikutnya adalah laboratorium pengolahan hasil pertanian.

Widyaiswara spesialisasi pengolahan hasil pertanian lalu memberikan penjelasan tentang sub sistem dalam agribisnis, yaitu sub sistem hulu untuk penyediaan sarana produksi, usaha tani yaitu budidaya, hilir yaitu kegiatan pengolahan hasil pertanian, dan jasa penunjang yaitu kegiatan pemasaran, keuangan, dan pendidikan.

Sub sistem ini saling terintegrasi, mulai dari penyediaan input, proses produksi, pengolahan lebih lanjut, hingga distribusi dan pemasaran produk akhir.

Peserta diberikan penjelasan tentang sub sistem hilirisasi komoditas sayuran yang bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian.

Mereka mempraktikkan olahan jagung menjadi es krim. Selanjutnya pengenalan alat dan bahan pembuatan olahan es krim jagung.

Secara bergantian, siswa-siswi mempraktikkan pembuatan cemilan sehat yang sangat digemari yaitu es krim jagung, mulai dari pencampuran bahan yaitu jagung manis pipil, telur, susu kental manis, susu murni, dan bahan pengembang makanan.

Selanjutnya pemasakan bahan di atas kompor, pembekuan hingga adonan es krim dimixer sebelum dibekukan kembali dan siap konsumsi. Terakhir, dilakukan pengemasan es krim ke dalam kemasan yang menarik.

Terakhir, di zona screen house tanaman hias, widyaswara spesialisasi budidaya didampingi petugas menjelaskan perbanyakan kaktus dengan teknik grafting dan sukulen dengan stek daun yang cukup mudah karena bisa dipraktikkan generasi muda dan menjadi peluang bisnis yang menguntungkan di masa depan.

Kepala SMA Al-Azhar 33 Kota Bekasi, Sigit Raharjo, sangat mengapresiasi kegiatan kunjungan ini karena pelayanan yang diberikan sangat baik.

“InsyaAllah pengetahuan yang diberikan kepada anak-anak kami bermanfaat untuk mereka semua sebagai bagian pengenalan kewirausahaan di bidang pertanian,” tuturnya.(***)

BRI Region 7 Jakarta 2 Hadiri Acara Akad Massal 26.000 KPR FLPP dan Serah Terima Kunci Bersama Presiden RI

TANIINDONESIA.COM, JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui Region 7 Jakarta 2 turut berpartisipasi dan menghadiri kegiatan Akad Massal 26.000 KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) serta Serah Terima Kunci Rumah Subsidi yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan BP Tapera tersebut mengusung tema “Rumah Subsidi Menyala” dan dihadiri oleh berbagai lembaga keuangan penyalur KPR subsidi, termasuk BRI sebagai salah satu bank dengan kontribusi terbesar dalam pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam kesempatan ini, BRI diwakili oleh Regional CEO (RCEO) BRI Jakarta 2, Suyitno menyampaikan dukungan penuh BRI terhadap upaya pemerintah memperluas akses kepemilikan rumah layak bagi masyarakat Indonesia.

“BRI berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam penyaluran KPR bersubsidi melalui skema FLPP dan Tapera. Melalui sinergi ini, kami ingin membantu masyarakat, khususnya pekerja berpenghasilan rendah, mewujudkan impian memiliki rumah sendiri,” ujar Suyitno.

Kegiatan ini menjadi simbol komitmen BRI sebagai bank penyalur KPR subsidi terbesar di Indonesia, dengan semangat menghadirkan solusi pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Selain acara akad massal, kegiatan juga diisi dengan prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis oleh Presiden RI kepada perwakilan penerima manfaat, serta testimoni dari penerima KPR subsidi yang telah merasakan manfaat nyata dari program pemerintah ini.

Melalui dukungan aktif terhadap program KPR FLPP, BRI menegaskan perannya dalam mendukung pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan komitmen untuk terus Memberi Makna Indonesia.(*)

BRI KC Depok Gelar Santunan Anak Yatim

TANIINDONESIA.COM, DEPOK - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Depok gelar acara santunan. Kali ini BRI KC Depok memberikan santunan kepada Anak Yatim. Kegiatan ini dilaksanakan pada 22 November 2025.

Pimpinan BRI KC Depok, Aris Abdillah mengatakan, kegiatan santunan ini merupakan salah satu agenda rutin dalam bidan sosial keagamaan. Hanya saja bentuk dan lokasi disesuaikan dengan kebutuhan. Sehingga tentunya berbeda-beda bentuk santunan dan juga tempatnya.

"Kali ini kami santunan ke anak yatim," ungkapnya.

Aris menjelaskan, santunan diberikan ke 20 anak yatim. BRI KC Depok memberikan bingkisan serta uang tunai kepada anak yatim tersebut.

"Semoga yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin," tegasnya.

BRI KC Depok terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Tak hanya itu, perhatian terhadap lingkungan sekitar terutama masyarakat yang kurang mampu juga dimaksimalkan.

"Kami tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, oleh karena itu pelayanan terbaik akan terus ditingkatkan," tutupnya.(*)

BRIKADE Rayakan Anniversary ke-10 Tahun, Adakan Touring ke Puncak

TANIINDONESIA.COM, DEPOK - BRI Kantor Cabang (Kanca) Depok memiliki komunitas sepeda motor. Adapun nama yang disepakati sejak 10 tahun lalu ini yaitu Bikers BRI Kanca Depok (BRIKADE).

BRIKADE kini sudah memasuki usia 10 tahun. Dalam rangka memeriahkan anniversary ke-10, kali ini BRIKADE menggelar acara touring ke Puncak.

"Tim BRI Kanca Depok memiliki kesolidan yang tinggi sehingga terbentuklah komunitas ini dan Alhamdulillah sudah 10 tahun berjalan," ujar Pimpinan BRI Kanca Depok, Aris Abdillah.

Aris menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 15 November 2025. Dimana touring kali ini melewati rute Kanca Depok, Bukit Pelangi dan ke tujuan di Batu Layang. Acaranya berupa kolaborasi dan bakti sosial juga ada memancing.

"10 tahun mengabdi, bersaudara dan melanjutkan cerita," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Wilayah BRI, Mohammad Bayu Pancakusuma mengapresiasi kegiatan ini. Pasalnya ini sangat bermanfaat bagi tim BRI Kanca Depok. Tentunya solidaritas saat bekerja hingga di luar itu bisa terus terjalin. Terlebih sampai bisa berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.

"Sukses terus komunitas BRIKADE, kobarkan semangat menebar kebaikan," tutupnya.(*)

Brigade Pangan Kabupaten Ciamis Siap Sukseskan Swasembada Pangan

TANIINDONESIA.COM, CIAMIS – Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, menyelenggarakan Pelatihan Penyiapan Tenaga Kompeten Brigade Pangan di Kabupaten Ciamis, 25 – 27 November 2025 di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pamarican dan BPP Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.

Kegiatan yang dilakukan untuk mengoptimalkan peran Brigade Pangan (BP) dalam mengelola pertanian modern berbasis tanaman padi di lokasi optimalisasi lahan dan cetak sawah, diikuti 30 orang anggota BP Tirto Sari Raharja dan BP Lakbok Berkarya.

Program Brigade Pangan sendiri adalah bagian dari strategi akselerasi swasembada pangan nasional, sekaligus upaya konkret dalam meregenerasi petani di tengah tantangan perubahan iklim dan ketahanan pangan global.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan menyebut Brigade Pangan akan terus diperkuat sebagai garda terdepan modernisasi pertanian.

“Program ini dirancang untuk mendorong pertanian berbasis bisnis dan teknologi yang dikelola oleh generasi muda,” tuturnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyatakan hal serupa.

“Brigade Pangan adalah gerakan bersama antara penyuluh, petani, dan pemerintah untuk membangun kemandirian dan ketahanan pangan daerah," katanya.

Program ini juga menjadi wadah penting untuk mendorong regenerasi petani melalui pemberdayaan generasi muda, yang diharapkan menjadi inovator dan pelopor di sektor pertanian.

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menyebut Brigade Pangan sebagai inovasi di bidang kelembagaan petani untuk mencapai swasembada pangan.

“Diperlukan aktivitas yang kreatif dan luar biasa dalam pengelolaan Brigade Pangan agar tercapai peningkatan produksi sehingga swasembada pangan tercapai dan terus bertahan,” tutur Ajat.

Baca juga: 

Mentan Amran: Indonesia Kebut Swasembada, Halau Upaya Impor Ilegal

Ia menambahkan, tujuan pembentukan Brigade Pangan agar generasi milenial peduli dengan pertanian.

Selama 3 hari pelatihan, 15 orang peserta dari Brigade Pangan Lakbok Berkarya menerima materi inti tentang budidaya padi mulai dari persiapan lahan, persiapan benih dan penanaman, pemeliharaan padi, dan panen dan pascapanen.

Dalam kegiatan itu, fasilitator di BPP Kecamatan Pamarican memberikan materi tentang pencatatan keuangan usahatani, pengelolaan organisme pengganggu tanaman, dan pemupukan kepada 15 orang peserta dari Brigade Pangan Tirto Sari Raharja.

Salah seorang peserta dari Brigade Pangan Tirto Sari Raharja, Ahmad Alan, mengaku ini pengalaman pertama bisa mengikuti pelatihan tentang pertanian.

“Kami sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini karena ilmu tentang pembukuan keuangan ini sangat bermanfaat, karena sebelumnya kami tidak melakukannya sehingga tidak mengetahui apakah untung atau rugi aktivitas usahatani yang kami lakukan selama ini. Di sini diajarkan pembukuan keuangan yang benar dan lengkap dari awal sampai akhir,” ucap Ahmad.

Peserta lainnya, Sinta Amalia dari Brigade Pangan yang sama, menyampaikan terima kasihnya kepada BBPP Lembang bisa mengikuti pelatihan.

“Dengan ilmu yang diberikan oleh narasumber dan fasilitator, bisa mengenal lebih luas tentang pertanian dan pengelolaannya yang baik dan berkelanjutan untuk kesejahteraan petani,” katanya.

Sinta mengajak petani untuk bekerja lebih terstruktur dan tertata. Dirinya juga berharap petani bisa menjaga ekosistem dengan menerapkan pertanian organik, mengurangi penggunaan bahan kimia untuk pemupukan dan pengendalian hama serta menerapkan prinsip pupuk berimbang. (yoko/chetty)

Dibanderol 2 & 3 Jutaan, realme C85 Series Hadir di Indonesia dengan IP69 Pro, Standar Waterproof dan Durabilitas Terbaru

TANIINDONESIA.COM, JAKARTA – realme, brand Pilihan Anak Muda, resmi meluncurkan realme C85 Series di Indonesia, menghadirkan dua produk terbaru di lini C Series: realme C85 Pro dan realme C85. Mengusung kombinasi Baterai Ultra 7000mAh dan Tahan Air Ultra IP69 Pro pertama di dunia di kelas harga 2 & 3 jutaan, realme C85 Series menetapkan benchmark baru waterproof dan durability yang belum pernah ada sebelumnya di segmen harga ini.

Dengan menghadirkan ketahanan air berlevel industri serta struktur bodi berstandar militer, realme C85 Series dirancang khusus untuk masyarakat Indonesia yang aktif, sering beraktivitas di luar ruangan, maupun pekerja lapangan. Di mana membutuhkan smartphone yang benar-benar dapat diandalkan dalam berbagai kondisi ekstrem, seperti panas, tanah, debu, kelembapan, hingga paparan cairan.

Keunggulan ini berhasil dibuktikan secara global melalui pencapaian GUINNESS WORLD RECORD™ untuk kategori “Most People Performing a Mobile Phone Water-Resistance Test Simultaneously”, sebuah verifikasi resmi atas ketangguhan waterproof IP69 Pro yang dibawa C85 Series.

Salah satu daya tarik terbesar dari realme C85 Series adalah hadirnya fitur tahan air IP69 Pro, standar ketahanan air tertinggi yang pernah dibawa smartphone pada rentang harga ini. IP69 Pro menyatukan empat standar industri sekaligus: IP69K, IP69, IP68, dan IP66. Kombinasi tersebut membuat perangkat mampu bertahan dari:

1. Tahan Semburan Air Panas Bertekanan Tinggi (IP69K)

Urusan daya tahan makin sempurna berkat keberadaan IP69K, jenis IP rating terbaru dan punya tingkat ketahanan air yang lebih ekstrem bahkan level industri. Kali pertama hadir di Indonesia melalui realme C85 Series. Hal ini membuatnya tahan air panas hingga 100°C, bahkan proses steam cleaning yang biasa digunakan di pabrik makanan dan manufaktur. Ketahanan ini sangat relevan untuk pekerja gudang, tambang, bengkel, kuliner, sampai petugas outdoor yang sering terpapar air panas, uap, cairan, hingga suhu ekstrem.

2. Perendaman dalam Air (IP69 & IP68)

realme C85 Series dapat bertahan dalam kondisi terendam hingga 1 meter dan bahkan diuji mampu bertahan 60 hari dalam rendaman 0,5 meter. Cocok untuk diajak aktivitas di sungai, hujan deras, hingga kolam dangkal.

3. Ketahanan Terhadap 36 Jenis Cairan

Mulai dari air sungai, susu, minyak, kopi, es teh, jus buah, kecap, kuah sup, hingga bensin, semuanya telah diuji untuk memastikan perangkat aman dari kerusakan yang umum terjadi dalam aktivitas sehari-hari.

Pencapaian GUINNESS WORLD RECORD™ semakin menegaskan bahwa sertifikasi ini bukan sekadar klaim, tetapi sudah diuji dan dibuktikan secara massal dan terukur.

“realme C85 Series kami hadirkan terutama untuk pekerja lapangan di Indonesia yang membutuhkan smartphone tahan banting, tahan air panas, tahan jatuh, baterai awet, dan tetap kuat saat digunakan di bawah terik matahari,” jelas Krisva Angnieszca - Public Relations Lead realme Indonesia. “Dengan tahan air ultra IP69 Pro dan baterai ultra 7000mAh, pengguna dapat beraktivitas secara produktif dan aman tanpa rasa khawatir dalam kondisi apa pun.”

realme C85 Pro – Varian Tertinggi untuk Pengguna yang Butuh Level Pro

realme C85 Pro hadir sebagai varian tertinggi dalam seri ini, mengedepankan kombinasi IP69 Pro dan 7000mAh Titan Battery, yang mendukung 45W Fast Charge serta 10W Reverse Charge. Kapasitas baterai sebesar ini memberikan ketahanan panjang bagi pengguna dalam bekerja sepanjang hari, sehingga tetap tersisa daya bahkan setelah pemakaian navigasi GPS, komunikasi, konsumsi hiburan, hingga telepon dengan durasi panjang. Fitur Reverse Charge memungkinkan perangkat digunakan sebagai pengisi daya untuk smartphone atau perangkat pendukung lain seperti TWS dan wearables, memberikan rasa aman lebih ketika berada jauh dari colokan listrik.

Untuk mendukung aktivitas di luar ruangan, realme C85 Pro dilengkapi layar AMOLED 120Hz dengan tingkat kecerahan hingga 4000 nits, menjadikannya layar paling terang di kelasnya. Layar ini memberikan visibilitas optimal ketika digunakan di luar ruangan di bawah paparan sinar matahari langsung. Teknologi Wet & Oil Touch memastikan layar tetap responsif meskipun jari pengguna basah, berkeringat, atau berminyak, mendukung skenario pekerjaan yang sering kali tidak ideal.

Dalam hal fotografi, realme C85 Pro mengemas kamera AI utama 50MP yang didukung kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan generasi terbaru seperti AI Edit Genie yang memungkinkan pengguna melakukan proses editing hanya dengan perintah suara, AI Eraser untuk menghilangkan objek yang tidak diinginkan dalam gambar, AI Ultra Clarity untuk meningkatkan ketajaman foto saat low-light, hingga AI Unblur untuk memperbaiki foto yang buram akibat pergerakan. realme C85 Pro juga didukung oleh fitur Next AI seperti AI Netpilot yang meningkatkan kekuatan sinyal hingga 200% di lokasi dengan jaringan lemah serta AI Outdoor Mode yang menjaga tampilan layar dan performa tetap mulus pada kondisi panas ekstrem. Tidak ketinggalan konektivitas NFC, yang membuat aktivitas sehari-hari seperti transaksi dan koneksi perangkat menjadi jauh lebih praktis, tanpa perlu menyentuh tombol atau mengisi data secara manual.

realme C85 – Andalan Terbaik di Harga 2 Jutaan

Untuk pengguna yang mengutamakan durabilitas dan daya tahan dengan harga lebih bersahabat, realme C85 juga menghadirkan dua keunggulan utama yang sama seperti varian Pro, yakni IP69 Pro dan 7000mAh Titan Battery dengan dukungan 45W Fast Charging dan 10W Reverse Charging. Hal ini membuat realme C85 menjadi pilihan smartphone yang memasok performa tahan lama bagi pekerja dengan jam panjang, seperti kurir dan mekanik yang membutuhkan daya tahan seharian tanpa kompromi.

Dari sektor ketahanan daya, realme C85 memanfaatkan AI Power Saving yang mampu memberikan tambahan hingga 400mAh setiap kali perangkat terisi penuh, memberikan efisiensi maksimal untuk pemakaian padat sepanjang hari. Dukungan baterai ini menjadikannya sebagai salah satu smartphone paling hemat energi pada kategori harga 2 jutaan.

realme C85 juga dilengkapi layar 144Hz dengan tingkat kecerahan 1200 nits, memberikan pengalaman visual yang halus saat bernavigasi maupun bermain gim ringan serta tetap nyaman digunakan di berbagai kondisi cahaya, termasuk di bawah sinar matahari. Teknologi Wet & Oil Touch juga tersedia pada varian ini, memastikan layar tetap responsif di berbagai kondisi penggunaan lapangan. realme C85 turut membawa konektivitas NFC yang memberikan kepraktisan, misal saat ingin mengisi ulang kartu uang elektronik.

Baik realme C85 Pro maupun realme C85 dilengkapi dengan struktur military-grade shock resistance yang menjamin ketahanan fisik luar biasa di lingkungan kerja berat atau aktivitas lapangan. Perangkat ini telah melewati lebih dari 130 uji kualitas ekstrem, termasuk 14.000 kali uji jatuh mikro, 20.000 kali uji cabut-pasang konektor USB, serta uji suhu dari -20°C hingga 75°C, memastikan smartphone tetap berfungsi optimal meskipun di suhu ekstrem atau setelah benturan berulang. Frame bodi berbahan aluminium alloy yang diperkuat dengan struktur peredam benturan ala airbag membuat realme C85 Series mampu bertahan saat terjatuh dari saku, terhimpit peralatan berat di lapangan, atau digunakan di lingkungan yang penuh debu dan getaran.

Kedua model mengusung desain Light Feather Design dengan finishing kilau soft seperti bulu burung eksotis yang menjadi inspirasi warnanya. realme C85 Pro tersedia dalam dua pilihan warna yaitu: Peacock Green dan Parrot Purple. Sedangkan realme C85, tersedia dalam tiga pilihan warna yaitu: Swan Black, Kingfisher Blue, dan Parrot Purple.

Fitur Pulse Light pada modul kamera mampu memberikan efek cahaya 9 warna untuk notifikasi, menambah kesan modern dan stylish.

Harga & Ketersediaan

Model

Warna

Memori

Harga

Ketersediaan

realme C85 Pro

Peacock Green;

Parrot Purple

8GB+16GB*|128GB

Rp2.999.000

Dapatkan bonus realme Buds T110 secara gratis* untuk setiap pembelian realme C85 Pro selama periode awal penjualan. Penawaran online ini mulai tersedia pada 28 November 2025 pukul 00:00 WIB, dan dapat diperoleh melalui beragam platform ecommerce populer.

Seperti Shopee (8GB+16GB*|128GB & 8GB+16GB*|256GB), TikTok Shop, Tokopedia, Lazada, Blibli, dan Akulaku.

Tak hanya itu, konsumen yang membeli secara offline melalui realme Brand Store, Erafone, maupun realme Partner juga berkesempatan mengikuti program Lucky Draw dengan hadiah menarik. Seperti Honda Vario 160, realme Buds T310, dan realme Buds T110* yang berlangsung mulai 28 November hingga 31 Desember 2025.

*Syarat & ketentuan berlaku.

8GB+16GB*|256GB

Rp3.299.000

realme C85

Swan Black;

Kingfisher Blue;

Parrot Purple

6GB+12GB*|128GB

Rp2.599.000

Dapatkan bonus realme Buds T110 secara gratis* selama periode awal penjualan. Penawaran online ini tersedia secara nasional pada 12 Desember 2025 mulai pukul 00:00 WIB, dan bisa didapatkan melalui berbagai platform ecommerce.

Seperti Shopee (6GB+12GB*|128GB & 8GB+16GB*|256GB), TikTok Shop (8GB+16GB*|128GB), Tokopedia, Lazada, Blibli, dan Akulaku.

Selain itu, pembelian melalui realme Brand Store, Erafone, dan realme Partner juga memungkinkan konsumen mengikuti Lucky Draw yang berlangsung mulai 28 November hingga 31 Desember 2025, berhadiah Honda Vario 160, realme Buds T310, dan realme Buds T110*.

*Syarat & ketentuan berlaku.

8GB+16GB*|128GB

Rp2.799.000

8GB+16GB*|256GB

Rp2.999.000

Kunjungi www.realme.com/id dan ikuti akun media sosial resmi realme Indonesia untuk selalu terupdate dengan informasi mengenai produk, layanan, dan promo terkini dari realme untuk pasar Indonesia.

Kembangkan Biofarmaka Unggulan, Politeknik Kementan Jalin Kemitraan dengan BPP Patuk

TANIINDONESIA.COM, GUNUNG KIDUL - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) mengembangan biofarmaka di wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wilayah ini dipilih Polbangtan Yoma sebagai Laboratorium Lapangan bagi mahasiswanya. Tujuannya agar mahasiswa bisa meningkatkan keterampilan melalui praktik langsung di lapangan.

Hal ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman yang menyebut peran generasi muda sebagai penentu masa depan pertanian.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Semua yang kita lakukan ini ujungnya untuk petani dan rakyat,” ujarnya.

Mentan Amran pun mengajak mahasiswa melanjutkan perjuangan melalui riset, inovasi, dan aksi nyata.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengatakan output dan tujuan pendidikan vokasi Kementan adalah menciptakan sumber daya manusia pertanian yang unggul.

“Pertanian ke depan harus maju, mandiri dan modern. Kuncinya pada kemampuan SDM pertanian. Pertanian bukan hanya tentang makan. Pertanian itu lapangan kerja. Pertanian itu bisnis besar,” jelas Idha.

Hadir di lokasi, Sabtu (22/11/2025), Direktur Polbangtan Yoma, R. Hermawan, yang menyampaikan bahwa BPP Patuk ini merupakan BPP yang ditunjuk Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunung Kidul untuk dijadikan BPP Model.

"Semua program studi yang ada di Polbangtan Yoma diarahkan untuk berkegiatan di BPP Patuk. Salah satu contohnya adalah pengembangan biofarmaka” ucapnya.

Baca juga:

Dukung Swasembada Pangan, Polbangtan Kementan Tampilkan Karya di Public Expose

Hermawan mengatakan pengembangan komoditas biofarmaka sudah berjalan di Desa Semoyo. Ia menyebut mahasiswa Polbangtan Yoma terlibat secara aktif dalam upaya itu.

Menurutnya, pembentukan BPP Model dan Pengembangan Laboratorium Lapangan di BPP Patuk, merupakan salah satu bentuk implementasi perjanjian kerjasama antara Polbangtan Yoma dengan Bupati Gunungkidul.

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Wagino menyambut gembira dan memberikan dukungan penuh untuk mengembangkan BPP Patuk sebagai BPP Model apalagi dengan menghadirkan Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) langsung di lapangan.

Hadir mewakili Kepala Pusluhtan, Septalina Pradini menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai upaya telah dilakukan oleh BPP Patuk bersama bersama Polbangtan Yoma untuk membentuk BPP Patuk sebagai BPP Model. Ia menyebut perlunya keterlibatan seluruh pihak. "BPP model tidak bisa berjalan sendiri – sendiri. Perlu kolaborasi yang baik antara dinas pertanian, Polbangtan Yoma, Pusluhtan, TNI, maupun Kepolisian." ucapnya.

Septalina mengapreasiasi upaya Koordinator BPP Patuk, Mei Rini yang telah menginisiasi pembuatan website sendiri dan sudah berjalan dengan baik.

Septalina berharap, ke depan website BPP Patuk ini bisa dihubungkan dengan Kementan, Pusluhtan, Pusdiktan, dan Polbangtan Yoma. Sehingga, lanjutnya, bisa menjadi pusat penyebaran informasi pertanian(*)

BRI KC Pasar Minggu Salurkan KUR Mikro, Usaha Anggrek Berkembang Pesat

TANIINDONESIA.COM, JAKARTA - Salah satu pengusaha anggrek bulan yang ada di kompleks dekat Ragunan, Rangga Ferdiansyah memiliki toko yang terletak di kavling paling depan area taman. Tokonya sering menjadi pemberhentian pertama para pemburu anggrek yang baru datang ke Taman Anggrek Ragunan.

Ketika memulai usaha ini pada pertengahan pandemi di 2021, Rangga mengaku cukup hoki karena bisa menyewa petak terdepan di taman tersebut. Dia pun harus merogoh kocek Rp 35 juta untuk bisa memulai toko anggrek bulannya. Selain untuk sewa lahan setahun, biaya itu sudah mencakup pemasangan atap, rak, hingga instalasi listrik dan sirkulasi udara.
Ide usaha anggreknya ini berangkat dari pengalaman kerjanya di kebun anggrek.

Sebelumnya, Rangga ikut orang sejak 2015. Bosnya adalah seorang distributor anggrek yang melayani pedagang-pedagang di beberapa lokasi, terutama Dharmawangsa dan Rawa Belong.

"Dulu pekerjaannya di bidang anggrek juga. Berjalannya waktu, saya bisa nyetir dan disuruh bantu ambil anggrek ke kebun. Jadi tahu kebun A, kebun B, kebun C," terang Rangga.

Kemudian pada Agustus 2020, dia mulai terpikir untuk membuka usaha sendiri. Bahkan kemudian bosnya di tempat anggrek lama yang menawarkan supaya Rangga membuka toko sendiri dan menjalin kerja sama dengannya.

"Kebetulan ada tabungan dan kebetulan mengerti anggrek, terus lihat di sini ada lahan yang disewain, langsung coba sewa. Sama bos lama dibolehin. Bahkan saya dapat pinjaman anggrek dari bos lama. Kalau untuk anggrek, memang di Ragunan ini yang besar," tutur Rangga.

Buka saat pandemi tidak membuat Rangga gentar. Sebab, usaha anggrek bulan justru sedang mekar. Banyak orang mencari anggrek untuk hobinya selama di rumah. Sejak berkecimpung di dunia anggrek, Rangga juga sudah mengeker potensi bisnis tumbuhan epifit ini.

"Alhamdulillah anggrek dari zaman pandemi pun stabil, padahal yang lain terhantam ekonominya," terangnya.

Awal-awal, Rangga masih mengandalkan tabungan sendiri dan omzet yang didapat untuk operasional bisnisnya. Meski merasa cukup, Rangga merasa jalannya masih lambat. Dia pun mulai melirik-lirik pinjaman bank.

"Dulu belum pernah nyoba pinjaman bank, pure saya punya duit, borong ini, borong itu. Kalau kayak gitu maju sih maju, cuma lambat. Karena ini semua (pedagang anggrek di Ragunan) sudah senior main anggrek. Kalau saya mau ngadepin raksasa, butuh duitnya lumayan," paparnya.

Semula Rangga sudah punya rekening pribadi di BRI. Dia juga banyak mendengar info sekilas soal pinjaman di BRI yang 'ramah UMKM'. Namun, Rangga belum mengajukan pinjaman sampai ada seorang pelanggan, yang ternyata orang BRI Cilandak, mendorongnya mengajukan pinjaman.

"Kalau di kalangan UMKM itu yang paling enak ngajuin pinjaman di BRI, karena bunganya sangat rendah. Orang sebulan cuma 0,3%. Marketingnya juga bagus, nyari-nyari juga. 'Lagi nyari pinjaman, Bang? Kenapa nggak coba BRI aja?'" ujar Rangga, mengutip secuil obrolannya dengan si pelanggan kala itu.

Dari situ, Rangga mengajukan pinjaman awal Rp100 juta pada Agustus 2024. Kebetulan saat itu Rangga sedang menyiapkan peningkatan target penjualan. Dari yang biasanya hanya berkisar 10-20 paket sehari, jadi minimal 40-50 paket. Satu paket minimal berisi 2 tangkai.

"Kita juga butuh pinjaman buat kunci barang di kebun. Dengan adanya pinjaman itu, kita bisa taruh duit dulu di kebun buat booking anggrek," jelas Rangga.

Dengan adanya pinjaman KUR Mikro, Rangga kini bisa lebih mudah mendapatkan anggrek bulan dalam jumlah banyak setiap bulannya. Bahkan dalam seminggu, dia bisa mengambil barang ke kebun hingga dua kali, masing-masing 500 tangkai.

Info tentang pinjaman KUR ini tak cuma disampaikan ke Rangga. Pedagang lain pun kecipratan. Salah satunya Brian Sinaga yang menempati kavling 45. Walau lokasinya cukup di belakang, bisnis anggrek Brian pun tak kalah banjir pesanan. Terutama pesan antar atau via online.

Brian memulai bisnisnya pada 2022. Sama seperti Rangga, Brian juga merasakan lambatnya perkembangan bisnis dengan modal sendiri.

Sebelumnya Brian bekerja di kebun anggrek di Ciater dan mengantar-antarkan pesanan ke pedagang-pedagang di Jakarta. Ketika memulai bisnis anggreknya sendiri, Brian diberi 'pinjaman' dari kenalan-kenalannya di kebun.

"Modal dari kebun-kebun, dikasih barang dulu, terus kebijakan bayar ditempo, bisa dua minggu atau sebulan," cerita Brian.

Cara itu membantunya memulai langkah pertama bisnis anggrek. Namun, karena ibaratnya berutang, biasanya Brian hanya mendapat barang anggrek ala kadarnya. Dia tidak bisa memilih warna atau minta jumlah tertentu.

"Setelah itu ada omzet dari kita jalan, baru kita belanja sendiri. Tapi kalau ngandalin omzet doang, lama putarannya sampai titik yang kita mau. Makanya kita butuh pinjaman buat ngejar putaran," katanya.

Informasi tentang pinjaman itu Brian dapatkan dari sharing sesama pedagang anggrek di Ragunan. Kebetulan saat itu mendekati high season Natal dan Tahun Baru. Pesanan anggrek biasanya sedang tinggi. Brian tak ingin ketinggalan kereta.

"Biasanya kita persiapan belanja barang, kita beli yang belum mekar. Kita harus colongstartbiar kebagian barang. Gimana ya dapat pinjaman yang bunganya masih bersahabat? Teman-teman nyaranin ke BRI," lanjut pria asal Medan tersebut.

Menurut Brian, proses pengajuan pinjaman KUR Mikro di BRI cukup cepat. Dia menghubungi marketing lapangan atau mantri BRI melalui WhatsApp, kemudian bertemu untuk diskusi terkait plafon dan tenor.

"Nggak sampai seminggu kita siapin persyaratannya. Kalau udah ada, dua hari langsung cair," katanya.

Pinjaman Brian baru berjalan sekitar 6 bulan. Namun, berkat pinjaman itu, Brian bahkan sudah bisa menyewa kebun sendiri di Ciater untuk menyokong bisnisnya, meski kapasitas kebunnya masih kecil. Dalam sebulan, dia bisa menjual sampai 5.000 tangkai anggrek

Sementara itu, Kepala BRI Unit Cilandak, Dadang Suhanda menambahkan, prosesnya bertemu dengan para pedagang anggrek di Ragunan. Salah satu marketingnya kenal secara pribadi dengan Rangga. Dari situlah komunikasi awal mereka terjalin pada 2023.

"Tadinya kita tidak langsung berbicara mengenai produk-produk kami, hanya ngumpul saja. Kami kebanyakan menyimak obrolan mereka apa sih, apa yang dikeluhkan selama ini. Nah, kebetulan juga pada saat itu ada orang dari RO (BRI Regional Office) Jakarta 2 sering belanja di sini, beli anggrek. (Pesannya) 'Tolong diedukasi, barangkali bisa'," jelas Dadang.

Setelah berhasil mendapatkan satu nasabah KUR, Dadang pun membidik pedagang-pedagang lain agar memanfaatkan KUR BRI juga.Dadang mengakui pendekatannya saat itu cukup sulit karena banyak pedagang yang belum pernah meminjam ke bank untuk usahanya.

"Coba lagi, tapi kalau bisa jangan didatangi per kavling. Coba kalau mereka lagi ngumpul, saya minta bantuan ke pedagang-pedagang, kita ngumpul di sini," lanjutnya.

Pada pertemuan itu, pihak BRI Unit Cilandak menjawab berbagai pertanyaan pedagang tentang persyaratan pinjaman KUR Mikro. Selama pedagang memiliki riwayat keuangan yang tertib, Dadang memastikan prosesnya tak bakal makan waktu lama.

"Kalau syarat lengkap, survei hari ini, siang pun insyaallah bisa (cair)," pungkasnya.(*)