18 April 2026

Tahun: 2025

BRI KC Pancoran Dorong Transformasi Digital Perbankan Melalui BRImo

TANIINDONESIA.COM//Jakarta - BRImo, aplikasi online perban­kan terlengkap dari BRI merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk meningkatkan inklusi keuangan dan literasi digital masyarakat.

Melalui BRImo, BRI sukses meningkatkan pengalaman nasabah untuk mendorong transformasi digital dan aktivitas perbankan berkelanjutan.

“Dalam persaingan ketat pada sektor teknologi keuangan di Indonesia, inovasi mobile banking BRImo berkontribusi besar pada perkembangan industri ini," ujar Pimpinan BRI KC Pancoran, Ainul Wardi.

Ainul menambahkan, melalui slogan #SemuaPake­BRImo, aplikasi ini mewujudkan in­klusivitas dengan menjangkau beragam demografi pengguna.

BRImo juga memiliki sejumlah fitur andalan seperti pembukaan rekening digital dalam 7 menit di dalam dan luar negeri (di 11 negara) dan memfasilitasi transaksi tanpa kartu.

"Bisa bertransaksi apa saja, dimana dan kapan sesuai kebutuhan nasabah," ungkapnya.

BRImo juga menyediakan solusi untuk memenuhi kebutuhan nasabah, mulai dari financial superstore hingga pinjaman digital, investasi, dan pengaduan melalui apli­kasi.

BRImo juga mempermudah pembukaan tabungan valuta asing dengan pilihan mata uang beragam. Bahkan, BRImo juga menawarkan berbagai investasi seperti deposito berjangka, reke­ning dana nasabah, dan dana pensiun.

Terlebih lagi, BRI juga memprioritaskan kerahasiaan data dengan langkah-langkah keamanan seperti PIN, OTP, dan CVV untuk memastikan pengalaman bertransaksi BRImo yang aman dan terjamin.

“BRImo bertekad mendukung masyarakat mencapai pertumbuhan berkelanjutan dengan menyediakan layanan digital terbaik,” tutupnya.(***)

BRI KC Pancoran Berbagi Makanan Jumat Berkah

TANIINDONESIA.COM//Jakarta - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Kantor Cabang (KC) Pancoran menggelar kegiatan “Jumat Berkah” dengan membagikan makanan kepada masyarakat sekitar wilayah Kantor BRI KC Pancoran.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial rutin yang dilaksanakan oleh BRI KC Pancoran sebagai bentuk kepedulian, sekaligus mempererat hubungan antara BRI KC Pancoran dengan masyarakat sekitar.

Dalam pelaksanaannya, para Pekerja BRI KC Pancoran turut terlibat langsung dalam proses pembagian makanan kepada pengemudi ojek online, sopir kendaraan umum dan pengendara yang melintas di sekitar kantor. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BRI terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di antara insan BRILian,” ujar Pimpinan BRI KC Pancoran, Ainul Wardi.

Ainul menambahkan, suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Warga penerima bantuan pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BRI KC Pancoran.

Melalui kegiatan semacam ini, BRI terus menunjukkan komitmennya untuk hadir memberikan makna bagi negeri, tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi nyata dalam membantu masyarakat dan memperkuat solidaritas sosial di lingkungan sekitar.

"Semoga dengan adanya Program Jumat Berkah ini bisa bermanfaat bagi orang banyak," tutupnya.(*)

Sinergi Polbangtan Kementan dan Pemkot Yogyakarta: Panen Labu Madu, Perkuat Swasembada Pangan

TANIINDONESIA.COM//YOGYAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong tercapainya ketahanan pangan nasional. Melalui Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma), Kementan mengajak warga Kota Yogyakarta membudidayakan labu madu.

Bersama Walikota Yogyakarta, Polbangtan Yoma melaksanakan panen labu madu di Kebun Celeban, Kota Yogyakarta, Kamis (13/11/2025).

Panen pada lahan seluas 3 x 27 meter persegi ini membuktikan bahwa labu madu dapat tumbuh baik di kawasan perkotaan.

Kegiatan ini merupakan hasil pembelajaran dan praktik agribisnis hortikultura. Karena itu, Polbangtan Yoma terus mendorong kolaborasi berbagai pihak untuk mendukung program swasembada pangan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam pengembangan teknologi dan inovasi pertanian.

“Perguruan tinggi berperan besar dalam kemajuan bangsa. Melalui kolaborasi ini, kita dapat mempercepat tercapainya target swasembada pangan,” ujar Mentan Amran.

Sejalan dengan itu, Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya sinergi pendidikan vokasi dan teknologi modern untuk menyiapkan SDM pertanian yang mampu menjawab tantangan global.

Baca juga:

Tingkatkan SDM Pertanian, Polbangtan Kementan Latih Literasi Penyuluh

Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengapresiasi program Polbangtan Yoma.

“Kami sangat tertarik, terutama aktivitas produksi pangan. Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk mandiri pangan,” ujarnya.

Menurutnya, labu madu memiliki nilai gizi dan ekonomi tinggi, sesuai dengan upaya pemerintah daerah menyediakan pangan lokal yang sehat dan ramah lingkungan.

“Karena cita-cita kita adalah berdikari di bidang ekonomi dan pangan,” jelasnya.

Wakil Direktur I Polbangtan Yoma, Endah Puspitojati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun pertanian yang produktif, sehat, dan berkelanjutan.

“Panen labu madu ini bukan hanya hasil belajar mahasiswa, tetapi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menghadirkan inovasi pertanian yang berdampak pada gizi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi contoh pembelajaran berbasis produksi dan kerja sama berkelanjutan.

Endah juga mengundang Kepala Bappeda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, dan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta sebagai bentuk dukungan Polbangtan Yoma dalam pengembangan pertanian berorientasi gizi dan keberlanjutan.(***)

Tingkatkan SDM Pertanian, Polbangtan Kementan Latih Literasi Penyuluh

TANIINDONESIA.COM//GUNUNG KIDUL. Kementerian Pertanian melalui Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) melatih sejumlah penyuluh BPP Patuk tentang cara mengelola koleksi bahan pustaka.

Hal ini dirasa perlu karena fungsi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai rujukan tempat berkonsultasi para petani.

Dalam kesempatan sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak para penyuluh pertanian di seluruh Indonesia menjadi garda terdepan mengawal terwujudnya swasembada pangan nasional.

Mentan Amran menegaskan bahwa pertanian merupakan sektor strategis yang menentukan kedaulatan dan masa depan ekonomi bangsa. Ia menekankan bahwa Indonesia dapat menjadi negara superpower ekonomi melalui penguatan sektor pertanian.

“Tidak ada yang lebih menginginkan Indonesia maju dan berdaulat pangan selain kita sendiri. Pasarnya besar, potensinya besar, karena itu kita harus bergerak. Kalau kita diam, sama saja kita membiarkan rakyat kita sengsara,” tegas Mentan Amran.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan pentingnya penguatan peran penyuluh.

Baca juga:

Mentan Amran dan KSP Qodari Sidak Kios Pupuk, Petani Tersenyum Harga Pupuk Turun

“Penyuluh harus terus ditingkatkan kompetensinya agar lebih optimal untuk mendampingi petani dan mempercepat swasembada pangan,” ujarnya.

Mewakili Direktur Polbangtan Yoma, Siti Nurlaela mengatakan bahwa perpustakaan memegang peran penting sebagai pusat penyebaran informasi bagi insan pertanian.

"Dengan pelatihan ini, diharapkan terbangun literasi dan kecintaan pada buku bagi masyarakat. Diharapkan juga dengan pelatihan ini manajemen perpustakaan BPP Patuk bisa terkelola dengan baik." papar Laela.

Dalam pelatihan yang dilaksanakan Jumat (7/11/2025), Laela mengatakan peserta diajarkan bagaimana mengelola bahan pustaka yang dimiliki oleh BPP Patuk. Dimulai dari indentifikasi hingga proses shelving atau penataan dalam rak buku.

Peserta diajarkan pengelolaan Pustaka secara manual. Untuk selanjutkan akan diagendakan pengelolaan Pustaka secara digital.

Tak hanya dihadiri 11 penyuluh BPP Patuk, namun juga petani milenial di sekitar BPP Patuk.

Menurut Laela, giat ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polbangtan Yoma dalam pengembangan BPP Model dan Laboratorium Lapang BPP Patuk.(***)

CDC UBP Karawang – BRI Region 7 Jakarta 2 Gelar Campus Hiring

TANIINDONESIA.COM//Karawang — Dalam upaya mempercepat penyerapan tenaga kerja dan memperluas peluang karier bagi lulusan, Career Development Center (CDC) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 7 Jakarta 2 dan Branch Office (BO) Karawang menggelar kegiatan Campus Hiring & Walk-In Interview pada Jumat (24/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Auditorium, Gedung Rektorat, Lantai 3, Kampus UBP Karawang ini diikuti oleh alumni dan mahasiswa UBP Karawang , serta peserta dari universitas lain.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen UBP Karawang dalam menjembatani lulusan dengan dunia industri sekaligus bentuk proaktif BRI dalam menjaring talenta muda potensial.

Perwakilan HCBP dan Tim Campus Hiring BRI Region 7 Jakarta 2, Rezha Agnan Ramdani, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama yang terjalin dengan UBP Karawang .

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari pilot project BRI yang menempatkan Region 7 Jakarta 2 sebagai regional pertama dari 18 regional di Indonesia yang melaksanakan program campus hiring secara intensif.

“Kami dari BRI betul-betul menjemput bola ke kampus-kampus, ke para alumni, dan calon alumni. Harapannya dari UBP Karawang banyak yang kami rekomendasikan sehingga nanti bisa bergabung bersama tim BRI ,” ujar Rezha.

Rezha menambahkan, program rekrutmen ini memberikan jalur karier yang singkat dan menjanjikan. Kandidat yang dinyatakan lulus akan langsung diangkat menjadi pegawai kontrak (PKWT) di bawah BRI tanpa melalui sistem outsourcing.

“Untuk PKWT sendiri berlaku selama 18 bulan. Jika dalam periode tersebut peserta mampu mencapai target, maka akan langsung dievaluasi dan berpeluang besar diangkat menjadi pegawai tetap. Jadi, career journey tenaga pemasar di BRI ini sangat cepat,” jelasnya.

Proses rekrutmen dimulai dengan wawancara langsung pada hari kegiatan. Para kandidat yang memenuhi kualifikasi akan melanjutkan ke tahap psikotes daring dalam waktu 14 hari ke depan, sebelum akhirnya mengikuti wawancara dengan user di tahap akhir.

Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan UBP Karawang , Dr. H. Uus MD. Fadli, Ir., SE.,MM., menyambut baik kolaborasi strategis ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan campus hiring seperti ini tidak hanya penting bagi mahasiswa dan alumni, tetapi juga memiliki dampak terhadap akreditasi universitas.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini, kami ingin kerja sama ini tidak berhenti pada proses rekrutmen saja, tetapi juga berlanjut dalam bentuk pembinaan karier dan pengembangan soft skill mahasiswa agar mereka lebih siap menghadapi dunia kerja,” tutupnya.

Kegiatan Campus Hiring antara CDC UBP Karawang dan BRI ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri, serta membuka peluang karier yang lebih luas bagi para lulusan UBP Karawang di masa mendatang.(***)

BRI KC Jakarta Warung Buncit Berbagi Kebahagiaan di Yayasan Harapan Robbani

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Kantor (KC) Jakarta Warung Buncit menggelar kegiatan “Jumat Berkah” dengan membagikan makanan ke Yayasan Yatim Piatu dan Duafa. Kali ini BRI KC Jakarta Warung Buncit Berbagi kebahagiaan di Yayasan Harapan Robbani yang berlokasi Jakarta Selatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial rutin yang dilaksanakan oleh BRI KC Jakarta Warung Buncit sebagai bentuk kepedulian, sekaligus mempererat hubungan antara BRI KC Jakarta Warung Buncit dengan masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, tim BRI KC Jakarta Warung Buncit turut terlibat langsung dalam proses pembagian makanan kepada yatim piatu dan duafa yang ada di Yayasan Harapan Robbani. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BRI terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di antara insan BRILian,” ujar Pimpinan BRI KC Jakarta Warung Buncit, Pamadi Purno Widodo.

Pamadi menambahkan, suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Warga penerima bantuan pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BRI KC Jakarta Warung Buncit.

Melalui kegiatan semacam ini, BRI terus menunjukkan komitmennya untuk hadir memberikan makna bagi negeri, tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi nyata dalam membantu masyarakat dan memperkuat solidaritas sosial di lingkungan sekitar.

"Harapan kami dengan adanya Program Jumat Berkah ini bisa bermanfaat bagi orang banyak," tutupnya.(*)

SIAL InterFood 2025 Resmi Dibuka: PT Verra Inter Pangan Hadirkan Inovasi Rasa Matcha dan Bahan Kue Modern

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA — Pameran internasional makanan dan minuman terbesar di Indonesia, SIAL InterFood ke-25, resmi dibuka hari ini dan akan berlangsung pada 12–15 November 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

Pameran bergengsi ini menghadirkan 895 perusahaan peserta, termasuk 100 pelaku UMKM. Diselenggarakan oleh Krista Exhibitions, ajang ini turut diikuti oleh peserta dari 20 negara, menjadikannya pusat inovasi industri makanan dan minuman internasional.

Salah satu peserta yang kembali menunjukkan eksistensinya adalah PT Verra Inter Pangan dengan merek RedBell, yang menghadirkan berbagai produk unggulan di bidang bahan makanan dan minuman, termasuk varian baru yang tengah diminati pasar seperti matcha dan bahan kue modern.

RedBell Hadirkan Produk Unggulan dan Varian Rasa Terbaru

Hendra Gunawan, Direktur PT Verra Inter Pangan, menjelaskan bahwa tahun ini perusahaan membawa sejumlah inovasi produk, di antaranya pasta, pewarna, serta bahan makanan lainnya.

“Kami sudah lebih dari 30 tahun berkecimpung di industri pangan dan memiliki spesialisasi dalam produk essen pasta dengan merek RedBell. Saat ini kami memiliki 38 varian rasa, dan jumlah ini akan terus kami kembangkan,” ujar Hendra.

Produk RedBell kini telah tersedia di seluruh provinsi di Indonesia dan telah diekspor ke Malaysia, Singapura, serta beberapa negara di Eropa bukti pengakuan terhadap kualitas produk di pasar internasional.

Lebih lanjut, Hendra menyampaikan bahwa tren rasa matcha menjadi fokus utama perusahaan pada tahun ini.

“Tahun ini pasar lebih tertarik dengan varian matcha. Kami menghadirkan matcha pasta yang sedang diminati, serta beberapa varian bubuk hijau lainnya,” jelasnya.

Perluas Lini Produk Baking Ingredients

Selain inovasi varian rasa, RedBell juga memperluas lini produk baking ingredients, seperti baking soda, baking powder, CMC, mentega, serta bahan pengemulsi kue seperti SP dan TVM.

“Produk baru kami memang fokus pada bahan dasar kue dan minuman yang sedang tren di pasaran,” tambah Hendra.

Hingga tahun 2025, RedBell telah memiliki lebih dari 100 jenis produk, yang terdiri dari 30 varian pasta, 13 varian pewarna, dan 13 varian esens.

“Yang paling laku tetap varian pandan, baik dalam bentuk pasta maupun esens,” katanya.

Dukung UMKM dan Industri Pangan Lokal

Hendra berharap kehadiran RedBell di sektor ritel dapat memperkuat daya saing pelaku UMKM dan industri pangan lokal dengan menyediakan bahan berkualitas tinggi, aman dikonsumsi, serta berharga terjangkau.

“Kami ingin mendukung para pelaku usaha agar dapat menggunakan perisa yang berkualitas dan aman. Harapannya, pemerintah juga dapat menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat,” tutupnya.

Tentang PT Verra Inter Pangan

PT Verra Inter Pangan merupakan perusahaan yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun di industri pangan, khususnya dalam produksi essen pasta, pewarna, dan bahan makanan dengan merek RedBell. Produk RedBell telah digunakan secara luas oleh industri makanan, hotel, restoran, kafe, dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia serta telah menembus pasar internasional.(***)

Upaya Regenerasi Petani, Kementan Kenalkan Teknologi Pertanian kepada Generasi Muda

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkenalkan teknologi hilirisasi komoditas sayuran dan pertanian organik kepada 87 siswa didampingi guru SMA Galatia Kota Bekasi yang berkunjung ke UPT pelatihan yaitu Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Rabu (5/11/2025).

Rombongan diterima secara resmi oleh tim manajemen BBPP Lembang.

Pada berbagai kesempatan, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, regenerasi petani merupakan sebuah keharusan. Karena itu, Kementerian Pertanian terus melakukan pembinaan, memfasilitasi, sekaligus membuka ruang inovasi bagi petani muda.

“Anak muda kini bukan lagi sekadar penonton dalam pembangunan pertanian nasional. Di tangan generasi muda, pertanian diyakini bisa bertransformasi menjadi sektor yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing,” tutur Amran.

Amran menambahkan, bonus demografi yang dimiliki Indonesia adalah peluang emas untuk mempercepat transformasi pertanian. Dengan inovasi dan digitalisasi, generasi muda dapat menjadi motor penggerak lahirnya pertanian maju, berkelanjutan, sekaligus bernilai ekonomi tinggi.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan petani-petani yang ada saat ini sudah semakin tua, sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit.

“Itulah pentingnya mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” kata Santi.

Baca juga:

Bertani on Cloud, Kenalkan Inovasi Ekonomi Sirkular Pertanian Desa

Dalam kunjungannya, generasi zilenial kelas 10-12 ini diajak menuju laboratorium pengolahan hasil pertanian.

Widyaiswara spesialisasi pengolahan hasil pertanian, didampingi petugas menjelaskan hilirisasi komoditas sayuran yang bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian secara umum. Selanjutnya pengenalan alat dan bahan pembuatan olahan es krim jagung.

Secara bergantian, siswa-siswi mempraktikkan pembuatan cemilan sehat yang sangat digemari yaitu es krim jagung, mulai dari pencampuran bahan yaitu jagung manis pipil, telur, susu kental manis, susu murni, dan bahan pengembangan makanan.

Selanjutnya pemasakan bahan di atas kompor, pembekuan hingga adonan es krim dimixer sebelum dibekukan kembali dan siap konsumsi. Terakhir, dilakukan pengemasan es krim ke dalam kemasan yang menarik.

Sementara itu, di zona rumah kompos, widyaiswara spesialisasi budidaya didampingi petugas menjelaskan proses pembuatan pupuk kompos, alat dan bahan yang diperlukan serta proses dan tahapan pembuatan hingga pupuk kompos jadi dan dapat diaplikasikan di tanaman.(***)

Bertani on Cloud, Kenalkan Inovasi Ekonomi Sirkular Pertanian Desa

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG - Berlokasi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Sarongge di Desa Ciawigajah, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Kementerian Pertanian, melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, menyelenggarakan Bertani on Cloud (BoC) volume 329 yang dibuka secara online dibuka oleh Kepala Balai, Ajat Jatnika, Kamis (06/11/2025).

Tema yang diangkat adalah Alam Terpelihara, Pangan Terjaga. Sebanyak 500 orang yang mengakses kegiatan ini melalui aplikasi zoom meeting dan 3.490 yang menyaksikan melalui live streaming youtube BBPP Lembang.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmennya menjaga Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) nasional, sambil tetap mendorong investasi. Menurutnya, lahan pertanian adalah fondasi ketahanan pangan yang tidak boleh dikompromikan.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa pertanian berkelanjutan adalah kunci peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani melalui penerapan teknologi pertanian yang tepat guna, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta keterlibatan generasi muda.

Saat membuka BoC, Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menyampaikan insan pertanian harus terus memotivasi diri berkinerja baik dibidang pertanian.

“Program yang dicanangkan Kementerian Pertanian yaitu swasembada pangan telah mencapai produksi beras 33,1 juta ton karena terus berupaya menyiapkan bahan pangan yang cukup untuk masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Baca juga:

Kembangkan Iptek Pertanian, Mahasiswa UPI PKL di UPT Kementan

Ajat mengatakan, Bertani on Cloud kali ini mengenalkan pertanian yang produktif, sistematis, kolaboratif, dan mengenalkan pertanian berkelanjutan ramah lingkungan.

“Saat ini kita harus bisa menyeimbangkan produktivitas namun tidak merusak alam sekitar. Penggunaan pupuk berimbang dan pestisida organik menjadi praktik pertanian berkelanjutan agar keanekaragaman hayati tetap terjaga,” imbuhnya.

P4S Sarongge juga berkomitmen menggerakkan pemuda berkolaborasi dengan stakeholder terkait untuk mendapatkan penghasilan. Ini menjadi bukti bahwa pertanian bisa menyerap tenaga kerja.

Dipandu widyaiswara, narasumber kegiatan Bertani on Cloud volume 329, yaitu pengelola P4S Sarongge Nunung Nurhadi dan Enday Nurhidayah, menjelaskan kegiatan permagangan dan bisnis yang dijalankan sebagai upaya menjaga keseimbangan kelestarian lingkungan dan kemandirian pangan dengan model inovasi ekonomi sirkular pertanian desa melalui pengolahan limbah rumah tangga.

Menurutnya, P4S Sarongge yang berdiri sejak tahun 2022, kolaborasi dengan berbagai pihak agar setiap ada permasalahan ada solusinya. P4S ini mengelola Badan Usaha Milik Desa dimana salah satu unit usahanya adalah pengolahan sampah.

Di lokasi TPS3R (Tempat Pembuangan Sampah Reuse, Reduce, Recycle), terdapat mesin pengolah sampah yang dapat menampung 10 ton sampah setiap harinya yang berasal dari Desa Ciawigajah dan wilayah lainnya.

Mesin pengolah sampah ini mampu mengolah 60% sampah menjadi produk organik. Mesinnya sudah otomatis memecah antara sampah organik dan anorgaik untuk diolah lebih lanjut.

Dijelaskan juga jika produk yang dihasilkan menjadi pupuk organik padat dan cair, pakan ternak, dan produk lainnya yang mengusung konsep zero waste menjadi aneka produk kreatif dan bahan baku pembuatan briket untuk bahan bakar pengganti batubara, dan biji plastik.

Dari sampah menjadi berkah, karena penerapan zero waste di usahatani P4S Sarongge sehingga alam terpelihara, pangan terjaga dan tentunya membuka peluang kerja yang mampu menjadi sumber pendapatan yang potensial meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(***)

BRI BO Bekasi Siliwangi Dukung Summarecon Golden Expo 2025

TANIINDONESIA.COM//BEKASI - Summarecon Golden Expo 2025 kini berlangsung di Bekasi mulai 7 hingga 16 November 2025. BRI sebagai salah satu bank terbaik di Indonesia turut mendukung kegiatan ini sebagai partner dalam pembiayaan Kredit Pemilikan Perumahan (KPP).

Pimpinan BRI BO Bekasi Siliwangi, Muhammad Maltha Agustira menjelaskan, pihaknya siap memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah di Summarecon Golden Expo 2025. Promo menarik hingga pembiayaan yang memudahkan nasabah dalam memiliki properti yang diinginkan.

"Kami selalu bank partner dalam kegiatan ini tentunya siap memaksimalkan layanan terbaik sehingga nasabah puas," ungkapnya.

Maltha -sapannya- menambahkan, seperti kita ketahui, Summarecon Golden Expo adalah acara pameran gabungan properti dan hiburan terbesar dari Summarecon, yang telah berlangsung di beberapa lokasi pada 2025. Tak hanya di Bekasi, acara ini juga diadakan di beberapa kota lain seperti Bandung, Serpong dan Kelapa Gading.

"BRI akan menjadi bank terpercaya dengan sistem perbankan yang mudah dimengerti nasabah," tegasnya.

Dalam pameran properti kali ini di Summarecon Golden Expo 2025 banyak sekali promo yang bisa didapatkan oleh nasabah mulai dari diskon hingga hadiah menarik, dan juga promo suku bunga mulai 1,13% hingga free biaya admin serta biaya provisi.

"Jangan lupa pakai QRIS dari BRImo untuk semua transaksi, dapatkan mudahan dan promo spesial," tutupnya.(*)