Tingkatkan Kapasitas Penyuluh Pertanian, Kementan Siapkan SDM Profesional
TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Kementerian Pertanian, melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang menerima kunjungan studi lapangan dari 50 peserta yang berasal dari lima desa di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (10/10/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan praktis masyarakat Cisauk, khususnya dalam teknik perbanyakan tanaman unggul melalui okulasi, serta mengenal lebih dekat beragam komoditas pertanian yang dikembangkan di BBPP Lembang.
Pada berbagai kesempatan, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan kekuatan sektor pertanian Indonesia tidak hanya terletak pada kemampuan memproduksi, tetapi juga pada menciptakan nilai tambah melalui pengolahan, inovasi, dan pengembangan industri hilir.
“Hilirisasi merupakan kunci transformasi pertanian kita. Kalau ini bisa kita lakukan dalam 10 tahun ke depan, dengan komitmen kuat, maka Indonesia bisa menjadi negara superpower,” tegasnya.
Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyatakan peningkatan kualitas hasil pertanian dan ekonomi petani, sangat berkaitan dengan pengolahan hasil pertanian sebagai upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk.
Studi lapangan asal Kecamatan Cisauk di BBPP Lembang diikuti petani dan perwakilan masyarakat penggerak pertanian di tingkat desa. Mereka disambut hangat oleh tim manajemen dan widyaiswara BBPP Lembang.
Widyaiswara spesialisasi budidaya pertanian mengenalkan teknik budidaya tanaman buah-buahan.
Peserta praktik langsung teknik okulasi atau penempelan, dengan fokus pada komoditas rambutan varietas parakan karena komoditas ini menjadi komoditas pertanian unggulan di wilayah Tangerang.
Rambutan Parakan dipilih karena dikenal memiliki kualitas buah yang baik dan potensi nilai ekonomi tinggi.
Dalam sesi praktik, peserta diajarkan langkah demi langkah perbanyakan tanaman. Mulai dari pemilihan batang bawah dan entres (mata tunas) yang sehat, proses penempelan dengan teknik yang cepat dan tepat, hingga pemeliharaan pasca okulasi.

Baca juga:
UPT Pelatihan Kementan Perkuat Kompetensi Kehumasan Gen Z
Selain praktik okulasi, rombongan dari Kecamatan Cisauk juga melakukan penjelajahan ke berbagai lahan percontohan dan instalasi pelatihan yang ada di BBPP Lembang.
Peserta berkesempatan melihat langsung budidaya sayuran dengan berbagai metode teknologi modern, serta pengelolaan komoditas hortikultura unggulan lainnya.
Kunjungan ke lahan ini memberikan perspektif baru tentang penerapan teknologi dan inovasi pertanian yang bisa diadopsi untuk meningkatkan hasil pertanian di Kabupaten Tangerang.
Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menyambut baik inisiatif kunjungan studi ini. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat adalah kunci dalam upaya memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian.
"BBPP Lembang sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelatihan Kementerian Pertanian senantiasa terbuka untuk berbagi ilmu dan teknologi. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat wirausaha pertanian dan mendukung regenerasi petani yang handal di seluruh Indonesia, termasuk di Cisauk, Tangerang," ujar Ajat.
Salah satu perwakilan peserta dari Kecamatan Cisauk menyampaikan kesan dan harapannya setelah mengikuti kegaiatan ini.
"Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan ilmu yang diberikan BBPP Lembang. Kami berharap BBPP Lembang ini semakin maju, semakin inovatif, yang bisa terus menyampaikan ilmu dan teknologi kepada kami, khususnya di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Dengan membawa pulang bekal keterampilan praktis dan semangat baru, rombongan dari Cisauk optimis untuk memajukan sektor pertanian di desa mereka.(***)






