21 April 2026

Bulan: September 2025

BRI BO Jakarta Pondok Indah Berbagi Bingkisan di HPN 2025

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Hari Pelanggan Nasional (HPN) resmi diperingati setiap 4 September. HPN diresmikan pada 2003 dan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan di beberapa perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Bank BRI menjadi salah satunya yang juga memperingati HPN.

Salah satu cabangnya yaitu BRI Branch Office (BO) Jakarta Pondok indah juga memeriahkan HPN dengan memberikan bingkisan kepada para nasabah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi BRI BO Jakarta Pondok Indah kepada para nasabah setia.

"Di hari yang spesial yaitu HPN ini, kami melayani secara ekstra dengan berbagi bingkisan kepada para nasabah serta menyediakan camilan di kantor pelayanan kami," ujar Pimpinan BRI BO Jakarta Pondok Indah, Michael Sebastian.

Michael menjelaskan, pihaknya memberikan bingkisan kepada nasabah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta menjaga kepuasan nasabah. Selain itu juga guna meningkatkan pelayanan dan memperkuat hubungan antara BRI BO Jakarta Pondok Indah dengan Nasabah.

HPN 4 September 2025 kali ini mengusung tema  “ThinkCustomer”, yang menggambarkan semangat perusahaan BUMN untuk menempatkan nasabah ataupun pelanggan sebagai pusat dari setiap strategi bisnis.

"Oleh karena itu Bank BRI berharap dengan adanya HPN  ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pelayanan dan menjaga kepuasan nasabah setiap harinya," tegasnya.

Adapun pemberian bingkisan kepada nasabah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran agar menjaga kepuasan nasabah serta meningkatkan pelayanan dan memperkuat hubungan antara pihak BRI BO Jakarta Pondok Indah dengan nasabah.

"Semoga hubungan baik ini bisa terus terjalin sehingga kepuasan nasabah terpenuhi dengan kinerja terbaik kami," tutupnya.(***)

Meriahkan HPN 2025, BRI KC Depok Berbagi Bingkisan ke Nasabah

TANIINDONESIA.COM//DEPOK - Hari Pelanggan Nasional (HPN) resmi diperingati setiap 4 September. HPN diresmikan pada 2003 dan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan di beberapa perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Bank BRI menjadi salah satunya yang juga memperingati HPN.

Salah satu cabangnya yaitu BRI Kantor Cabang (KC) Depok juga memeriahkan HPN dengan memberikan bingkisan kepada para nasabah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi BRI KC Depok kepada para nasabah setia.

"Di hari yang spesial yaitu HPN ini, kami melayani secara ekstra dengan berbagi bingkisan kepada para nasabah serta menyediakan camilan di kantor pelayanan kami," ujar Pemimpin BRI KC Depok, Aris Abdillah.

Aris menjelaskan, pihaknya memberikan bingkisan kepada nasabah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta menjaga kepuasan nasabah. Selain itu juga guna meningkatkan pelayanan dan memperkuat hubungan antara BRI KC Depok dengan nasabah.

HPN 4 September 2025 kali ini mengusung tema “ThinkCustomer”, yang menggambarkan semangat perusahaan BUMN untuk menempatkan nasabah ataupun pelanggan sebagai pusat dari setiap strategi bisnis.

"Oleh karena itu Bank BRI berharap dengan adanya HPN  ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pelayanan dan menjaga kepuasan nasabah setiap harinya," tegasnya.

Adapun pemberian bingkisan kepada nasabah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran agar menjaga kepuasan nasabah serta meningkatkan pelayanan dan memperkuat hubungan antara pihak BRI KC Depok dengan nasabah.

"Semoga hubungan baik ini bisa terus terjalin sehingga kepuasan nasabah terpenuhi dengan kinerja terbaik kami," tandasnya.(***)

Siapkan Regenerasi Pertanian Unggul, Polbangtan Kementan Kukuhkan Mahasiswa Baru

TANIINDONESIA.COM//YOGYAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) secara serius mengupayakan regenerasi pertanian melalui perguruan tinggi vokasinya. Sejalan dengan itu, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) mengukuhkan mahasiswa baru di kampus Kusumanegara, Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta pada Selasa (09/09/2025).

Dari 2.558 pendaftar di Tahun 2025, Polbangtan Yoma menerima 364 mahasiswa baru dari 22 provinsi di Indonesia. Mereka tersebar di 6 program studi. 66 mahasiswa di Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, 60 di Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, 62 di Agribisnis Hortikultura, 61 di Teknologi Benih, 35 di teknologi Pakan Ternak, dan 60 di Teknologi Produksi Ternak.

Setelah melalui serangkaian seleksi, yakni Tes tertulis dengan Computer Assisted Test (CAT) bagi mahasiswa jalur umum, Tes wawancara dan diakhiri dengan pemeriksaan kesehatan psikologi dan fisik, mereka dinyatakan lulus dan menjadi mahasiswa baru Polbangtan Yoma.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatn menegaskan, regenerasi petani adalah keharusan. Oleh karena itu, Kementan menurutnya memiliki komitmen untuk terus membina dan memfasilitasi petani muda.

“Bonus demografi yang dimiliki Indonesia adalah peluang emas. Dengan dukungan inovasi dan digitalisasi pertanian, generasi muda bisa menjadi motor penggerak lahirnya pertanian maju, berkelanjutan, sekaligus bernilai ekonomi tinggi,” ujar Mentan Amran.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. Menurutnya, regenerasi petani sangat penting.

Baca juga:

Wujudkan Kemandirian Pangan, Kementan Dorong Mahasiswa Polbangtan Menjadi Motor Transformasi Pertanian

“Petani kita semakin berumur, sementara kebutuhan pangan terus meningkat. Mendorong regenerasi petani adalah langkah esensial untuk menyokong ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Direktur Polbangtan Yoma, Raden Hermawan mengatakan regenerasi petani adalah keniscayaan.

“Sebagian besar petani kita sudah usia lanjut, maka kalian harus siap untuk menggantikan. Dengan teknologi informasi yang berkembang pesat, maka kita harus bisa menyesuaikan diri dan mengaplikasikannya mulai dari hulu sampai hilir dan baik on farm maupun off farm,” jelas Hermawan.

Ia mengatakan Kementan konsisten melakukan terobosan dalam rangka kemajuan sektor pertanian. Melalui peningkatan produksi maupun penyiapan sumberdaya manusia dalam upaya meningkatkan minat generasi muda untuk terjun di sektor pertanian.

“Sektor pertanian pada khususnya membutuhkan generasi muda untuk menjadi agrosociopreneur, pencetus ide, inovator dan motor penggerak pembangunan daerah. Kita harus adaptif memasuki era 4.0. Smart farming harus bisa diaplikasikan sehingga kemudahan, efektivitas dan kelestarian lingkungan dapat terjaga,” paparnya.

Untuk itu, di hadapan wali mahasiswa yang hadir, Hermawan meminta dukungan pada upaya mahasiswa menjadi qualified job creator.

“Oleh karena itu kami mengajak Bapak/Ibu orang tua wali untuk mendukung apabila putra putrinya nanti manjadi pengusaha bidang pertanian ataupun peternakan. Hal ini akan sangat membanggakan karena putra putri Bapak/Ibu bukan sebagai pencari kerja namun dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.(***)

Wujudkan Kemandirian Pangan, Kementan Dorong Mahasiswa Polbangtan Menjadi Motor Transformasi Pertanian

TANIINDONESIA.COM//YOGYAKARTA - Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) memandang penting pada pembangunan SDM pertanian untuk segera mewujudkan swasembada pangan nasional. Pasalnya, generasi muda akan memegang kendali pengelolaan sektor pertanian melalui pendekatan teknologi dan digitalisasi.

Hal ini disampaikan oleh Desrial, Guru Besar Institut Pertanian Bogor pada Kuliah Umum yang bertajuk “Peran Generasi Muda dan Brigade Pangan dalam Mensukseskan Program Swasembada Pangan” di Gedung Serbaguna Polbangtan Yoma, Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta pada Kamis (4/9/2025).

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan keyakinannya bahwa sektor pertanian adalah kunci perubahan besar bagi bangsa. Untuk menggapai hal tersebut, peran petani muda sangat dibutuhkan sebagai motor penggerak.

"Yang bisa merubah Republik ini adalah sektor pertanian. Ada keunggulan komparatif di sana, dan Indonesia memiliki itu," ujar Mentan Amran.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arisanti, menjelaskan pentingnya menguatkan peran generasi muda di sektor pangan.

"Kita terus berupaya untuk meningkatkan kualitas SDM pertanian. Pertama, lebih meningkatkan peran petani milenial dalam rantai pasokan pangan nasional. Kedua, mengakselerasi transformasi pertanian konvensional menjadi pertanian modern. Ketiga, meningkatkan kapasitas SDM. Keempat, hilirisasi produk berjalan dengan baik, efektif dan efisien," paparnya.

Baca juga:

Aktif Berbagi Pengetahuan, Polbangtan Kementan Raih Anugerah Kementan Corpu

Dalam kuliahnya, Desrial menekankan bahwa isu pangan bukan hanya sekadar kebutuhan dasar, tetapi juga menyangkut hidup dan mati suatu bangsa, sebagaimana pernah ditegaskan Presiden Soekarno.

“Saat ini, dunia menghadapi ancaman krisis pangan global akibat perubahan iklim, ketidakstabilan geopolitik, hingga inflasi pangan yang tinggi. Indonesia pun tidak terlepas dari tantangan kelangkaan beras dan penurunan produktivitas pertanian,” ucapnya.

Untuk itu, Ia mengajak generasi muda untuk mempersiapkan diri, membangun sektor pertanian dengan cara yang modern.

“Generasi muda, khususnya mahasiswa pertanian, harus menjadi motor penggerak transformasi pertanian tradisional menuju pertanian modern berbasis teknologi. Penguasaan alsintan, digitalisasi, dan keberanian berinovasi adalah kunci untuk mewujudkan kemandirian pangan,” ujar Desrial.

Ia juga memperkenalkan konsep Brigade Pangan, yaitu model pengelolaan usaha tani modern yang melibatkan pemuda dalam pengelolaan lahan terstruktur dengan dukungan teknologi alsintan.

“Melalui skema ini, petani milenial dapat memperoleh pendapatan yang layak sekaligus menciptakan sistem agribisnis yang berkelanjutan,” jelasnya.

Di depan ratusan mahasiswa Semester 5, Direktur Polbangtan Yoma, Raden Hermawan berharap kuliah umum ini mampu memotivasi mahasiswa untuk menyiapkan diri menjadi petani milenial, wirausahawan muda, maupun penyuluh yang inovatif.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap terjun langsung mengembangkan sektor pertanian Indonesia,” tegasnya.(***)

Petani Gen Z Buktikan Pertanian Organik Menguntungkan dan Ramah Lingkungan

LEMBANG – Dua mahasiswa Universitas Winaya Mukti akhirnya menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama satu bulan, 4 Agustus 2025 – 4 September 2025, di BBPP Lembang UPT di Kementerian Pertanian. Keduanya juga menggelar Seminar Hasil PKL yang menampilkan inovasi menjanjikan di sektor pertanian.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, berpesan bahwa generasi muda sangat dinanti perannya dalam pertanian.

“Dengan karakter yang kuat, jujur, disiplin, dan pekerja keras, pemuda Indonesia bisa menjadi ujung tombak mewujudkan swasembada pangan dan mengantarkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” kata Menteri Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan jika regenerasi petani harus dilakukan.

Sebab, petani-petani yang ada saat ini sudah semakin berumur. Menurutnya, BPPSDMP berkomitmen untuk melakukan regenerasi petani.

“Sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit. Itulah pentingnya mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” terang Santi.

Mewujudkan hal tersebut, Unit Pelaksana Teknis lingkup BPPSDMP seperti Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang membuka kesempatan lebar bagi mahasiswa atau siswa sekolah kejuruan yang ingin meningkatkan kemampuan mereka. Hal ini dapat dilakukan melalui PKL dan Magang.

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, mengatakan pendidikan mahasiswa PKL dilakukan sebagai komitmen UPT BPPSDMP dalam mengembangkan sumber daya manusia bidang pertanian yang siap berkontribusi dibidang pertanian.

Baca juga:

UPT Pelatihan Kementan Kuatkan Peran Brigade Pangan Kalimantan Tengah melalui Pelatihan

“Kami menerima stakeholder di bidang pertanian baik itu petani, penyuluh pertanian, petugas, siswa, mahasiswa, dan lainnya untuk belajar ilmu pertanian di sini,” terang Ajat.

Dua mahasiswa Universitas Winaya Mukti melakukan PKL di bawah bimbingan widyaiswara pendamping. Para mahasiswa diberikan kesempatan untuk menjalankan suatu proyek sesuai peminatan mereka.

Pertama, Teisya Haga Pratama mengolah pupuk organik cair (POC) berbahan dasar urine sapi yang diperkaya dengan mikroorganisme lokal (MOL) dari bonggol pisang.

Risetnya membuktikan bahwa metode ini efektif dan dapat menjadi solusi ekonomis bagi peternak dalam mengelola limbah dan petani untuk memperoleh pupuk terjangkau.

Teisya Haga Pratama mengatakan program magang sangat membantu.

"Karena kami diajarkan bagaimana menghadapi dunia kerja. Kami juga terbantu dalam membangun relasi yang penting untuk karier ke depannya, terutama dalam menambah pengalaman kerja," ujarnya.

Sementara itu, Krisna Wibawa memaparkan risetnya tentang pembuatan bokashi. Ia mendemonstrasikan bahwa isi rumen sapi, yang biasanya dibuang, dapat diolah menjadi pupuk padat berkualitas tinggi dengan memanfaatkan MOL dari rumen itu sendiri.

Metode ini tidak hanya efisien tetapi juga mendukung pengelolaan limbah peternakan secara berkelanjutan.

Secara keseluruhan, seminar ini menegaskan kembali dedikasi para mahasiswa Universitas Winaya Mukti dalam menciptakan solusi praktis dan ramah lingkungan untuk menjawab tantangan pertanian di masa depan.

Krisna Wibawa menambahkan bahwa telah mendapatkan relasi yang baik, baik dari instruktur, pembimbing, maupun sesama mahasiswa magang. Selain itu, kami juga menambah ilmu dan pengalaman, khususnya dalam bidang kompos.(***)

Hari Pelanggan Nasional 2025, BRI BO Jakarta Radio Dalam Jaga Kepuasan Nasabah

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Hari Pelanggan Nasional (HPN) resmi diperingati setiap 4 September. HPN diresmikan pada 2003 dan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan di beberapa perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Bank BRI menjadi salah satunya yang juga memperingati HPN.

Salah satu cabangnya yaitu BRI Branch Office (BO) Jakarta Radio Dalam juga memeriahkan HPN dengan memberikan bingkisan kepada para nasabah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi BRI BO Jakarta Radio Dalam kepada para nasabah setia.

"Di hari yang spesial yaitu HPN ini, kami melayani secara ekstra dengan berbagi bingkisan kepada para nasabah serta menyediakan camilan di kantor pelayanan kami," ujar Pemimpin BRI BO Jakarta Radio Dalam, Argananta Yuwana.

Argananta menjelaskan, pihaknya memberikan bingkisan kepada nasabah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta menjaga kepuasan nasabah. Selain itu juga guna meningkatkan pelayanan dan memperkuat hubungan antara BRI BO Jakarta Radio Dalam dengan Nasabah.

HPN 4 September 2025 kali ini mengusung tema “ThinkCustomer”, yang menggambarkan semangat perusahaan BUMN untuk menempatkan nasabah ataupun pelanggan sebagai pusat dari setiap strategi bisnis.

"Oleh karena itu Bank BRI berharap dengan adanya HPN  ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pelayanan dan menjaga kepuasan nasabah setiap harinya," tegasnya.

Adapun pemberian bingkisan kepada nasabah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran agar menjaga kepuasan nasabah serta meningkatkan pelayanan dan memperkuat hubungan antara pihak BRI BO Jakarta Radio Dalam dengan nasabah.

"Semoga hubungan baik ini bisa terus terjalin sehingga kepuasan nasabah terpenuhi dengan kinerja terbaik kami," tandasnya.(***)

Hari Pelanggan Nasional 2025, BRI BO Bekasi Harapan Indah Berikan Pelayanan Ekstra

TANIINDONESIA.COM//BEKASI- Hari Pelanggan Nasional (HPN) resmi diperingati setiap 4 September. HPN diresmikan pada 2003 dan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan di beberapa perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Bank BRI menjadi salah satunya yang juga memperingati HPN.

Salah satu cabangnya yaitu BRI Branch Office (BO) Bekasi Harapan Indah (HI) juga memeriahkan HPN dengan memberikan bingkisan kepada para nasabah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi BRI BO Bekasi HI kepada para nasabah setia.

"Di hari yang spesial yaitu HPN ini, kami melayani secara ekstra dengan berbagi bingkisan kepada para nasabah serta menyediakan camilan di kantor pelayanan kami," ujar Pemimpin BRI BO Bekasi HI, Yan Abdillah.

Yan menjelaskan, pihaknya memberikan bingkisan kepada nasabah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta menjaga kepuasan nasabah. Selain itu juga guna meningkatkan pelayanan dan memperkuat hubungan antara BRI BO Bekasi HI dengan Nasabah.

HPN 4 September 2025 kali ini mengusung tema “ThinkCustomer”, yang menggambarkan semangat perusahaan BUMN untuk menempatkan nasabah ataupun pelanggan sebagai pusat dari setiap strategi bisnis.

"Oleh karena itu Bank BRI berharap dengan adanya HPN  ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pelayanan dan menjaga kepuasan nasabah setiap harinya," tegasnya.

Adapun pemberian bingkisan kepada nasabah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran agar menjaga kepuasan nasabah serta meningkatkan pelayanan dan memperkuat hubungan antara pihak BRI BO Bekasi HI dengan nasabah.

"Semoga hubungan baik ini bisa terus terjalin sehingga kepuasan nasabah terpenuhi dengan kinerja terbaik kami," tutupnya.(***)

BRI KC Pasar Minggu Maksimalkan Pelayanan di Hari Pelanggan Nasional 2025

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Hari Pelanggan Nasional (HPN) resmi diperingati setiap 4 September. HPN diresmikan pada 2003 dan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan di beberapa perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Bank BRI menjadi salah satunya yang juga memperingati HPN.

Salah satu cabangnya yaitu BRI Kantor Cabang (KC) Pasar Minggu juga memeriahkan HPN dengan memberikan bingkisan kepada para nasabah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi BRI KC Pasar Minggu kepada para nasabah setia.

"Di hari yang spesial yaitu HPN ini, kami melayani secara ekstra dengan berbagi bingkisan kepada para nasabah serta menyediakan camilan di kantor pelayanan kami," ujar Pemimpin BRI KC Pasar Minggu, Wisnu Wirawan.

Wisnu menjelaskan, pihaknya memberikan bingkisan kepada nasabah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta menjaga kepuasan nasabah. Selain itu juga guna meningkatkan pelayanan dan memperkuat hubungan antara BRI KC Pasar Minggu dengan Nasabah.

HPN 4 September 2025 kali ini mengusung tema “ThinkCustomer”, yang menggambarkan semangat perusahaan BUMN untuk menempatkan nasabah ataupun pelanggan sebagai pusat dari setiap strategi bisnis.

"Oleh karena itu Bank BRI berharap dengan adanya HPN  ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pelayanan dan menjaga kepuasan nasabah setiap harinya," tuturnya.

Adapun pemberian bingkisan kepada nasabah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran agar menjaga kepuasan nasabah serta meningkatkan pelayanan dan memperkuat hubungan antara pihak BRI KC Pasar Minggu dengan nasabah.

"Semoga hubungan baik ini bisa terus terjalin sehingga kepuasan nasabah terpenuhi dengan kinerja terbaik kami," tutupnya.(***)

Semarakkan HPN 2025, BRI KC Pancoran Berbagi Bingkisan

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Hari Pelanggan Nasional (HPN) resmi diperingati setiap 4 September. HPN diresmikan pada 2003 dan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan di beberapa perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Bank BRI menjadi salah satunya yang juga memperingati HPN.

Salah satu cabangnya yaitu BRI Kantor Cabang (KC) Pancoran juga memeriahkan HPN dengan memberikan bingkisan kepada para nasabah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi BRI KC Pancoran kepada para nasabah setia.

"Di hari yang spesial yaitu HPN ini, kami melayani secara ekstra dengan berbagi bingkisan kepada para nasabah serta menyediakan camilan di kantor pelayanan kami," ujar Pemimpin BRI KC Pancoran, Ainul Wardi.

Ainul menjelaskan, pihaknya memberikan bingkisan kepada nasabah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta menjaga kepuasan nasabah. Selain itu juga guna meningkatkan pelayanan dan memperkuat hubungan antara BRI KC Pancoran dengan Nasabah.

HPN 4 September 2025 kali ini mengusung tema “ThinkCustomer”, yang menggambarkan semangat perusahaan BUMN untuk menempatkan nasabah ataupun pelanggan sebagai pusat dari setiap strategi bisnis.

"Oleh karena itu Bank BRI berharap dengan adanya HPN  ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pelayanan dan menjaga kepuasan nasabah setiap harinya," tegasnya.

Adapun pemberian bingkisan kepada nasabah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran agar menjaga kepuasan nasabah serta meningkatkan pelayanan dan memperkuat hubungan antara pihak BRI KC Pancoran dengan nasabah.

"Semoga hubungan baik ini bisa terus terjalin sehingga kepuasan nasabah terpenuhi dengan kinerja terbaik kami," tandasnya.(***)

BRI KC Cibubur Peringati Hari Pelanggan Nasional 2025, Perkuat Komitmen Layanan Prima

TANIINDONESIA.COM//Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Cibubur turut memperingati Hari Pelanggan Nasional 2025 dengan menggelar acara apresiasi kepada nasabah dan mitra strategis, Kamis (4/9). Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan kantor cabang ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen BRI dalam memberikan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan.

Acara dihadiri pimpinan BRI KC Cibubur bersama jajaran manajemen, serta sejumlah nasabah dan mitra usaha. Dalam kesempatan tersebut, BRI berdialog langsung dengan para nasabah untuk menyerap masukan sekaligus menyampaikan program layanan terbaru yang disiapkan guna meningkatkan kepuasan pelanggan.

“Nasabah merupakan aset utama kami. Peringatan Hari Pelanggan Nasional ini adalah kesempatan bagi BRI untuk menunjukkan apresiasi dan mempertegas komitmen kami dalam menghadirkan layanan prima yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar pimpinan BRI KC Cibubur, I Gusti Gede Supanca Mahardika.

Sebagai bentuk apresiasi, BRI KC Cibubur menyerahkan hadiah simbolis berupa laptop kepada salah satu mitra. Penyerahan ini diharapkan dapat mendukung produktivitas usaha sekaligus mempererat hubungan baik yang telah terjalin.

Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September ini dimanfaatkan BRI untuk semakin mendekatkan diri dengan nasabah.

Dengan semangat Melayani Setulus Hati, BRI menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, menghadirkan solusi keuangan yang adaptif, serta memberikan pengalaman layanan yang unggul.(***)