Dorong Swasembada Pangan, UPT Pelatihan Kementan Gelar Pelatihan Brigade Pangan

TANIINDONESIA.COM//KAPUAS – Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, menyelenggarakan pelatihan “Penyiapan Tenaga Kompeten Brigade Pangan (BP)” di Balai Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah, 17-19 Juli 2025. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Kementan untuk mencapai target swasembada pangan.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan Kementan fokus pada peningkatan produksi pangan. Dan pembentukan Brigade Pangan adalah salah satu strategi utama.
“Brigade Pangan akan menjadi garda terdepan dalam mengelola dan mengoptimalkan lahan pertanian secara modern, profesional dan terampil dengan menjalankan usaha yang berorientasi bisnis dan menghasilkan pendapatan dan keuntungan,” kata Mentan Amran.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan peran vital Brigade Pangan dalam meningkatkan produksi pangan.
“Salah satu tugas krusial mereka adalah mengoptimalkan lahan tidur dan mendukung pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi dan penguatan kelembagaan petani,” tuturnya.
Baca juga:
Terpisah, Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menilai Brigade Pangan yang sudah terbentuk perlu terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai pelatihan.
“Brigade Pangan harus dapat berperan aktif memastikan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan,” kata Ajat.
Pelatihan selama tiga hari ini diikuti oleh 30 peserta dari Angkatan 17, yang berasal dari dua Brigade Pangan, yaitu Brigade Pangan Empati Kom III dan Empati Kom IV.
Pelatihan kali ini fokus pada agribisnis. Peserta diajak mengedepankan kelembagaan dimulai dengan menyusun proposal usaha tani berorientasi bisnis, analisa kelayakan usaha tani, dan menghitung penyusutan alsintan.
Para pesertapun mendapatkan materi baik secara klasikal maupun praktik.
Setelah penutupan pelatihan, Sabtu (19/7/2025), peserta pelatihan mengungkapkan apresiasinya.
Pelatihan dinilai sangat bermanfaat karena selain mengenai budi daya padi, Brigade Pangan juga dibekali tentang agribisnis padi.(***)
