8 Mei 2026

Bulan: Maret 2025

BRI Bekasi Siliwangi Berbagi Bantuan Sembako di Jati Rasa

TANIINDONESIA.COM//BEKASI - BRI Bekasi Siliwangi peduli terhadap bencana banjir yang terjadi di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Tentunya ini merupakan duka bagi seluruh warga. Oleh karena itu, bentuk kepedulian terhadap bencana banjir ini, BRI Bekasi Siliwangi memberikan bantuan kepada para korban.

Pemimpin Cabang BRI Bekasi Siliwangi, Muhammad Maltha Agustira menjelaskan, pihaknya turut berduka atas peristiwa banjir besar di Bekasi. BRI Bekasi Siliwangi memberikan bantuan ke Jalan Swantantra 1 Kav 8 RT09 RW05 Jati Rasa - Jati Asih. Sebanyak 150 KK terdampak atas banjir ini (5/3/2025).

"Kami memberikan bantuan kepada korban banjir di Jalan Swatantra 1 Kav 8 Jati Rasa - Jati Asih, ada 150 KK yang terdampak," ungkapnya.

Adapun bantuan yang diberikan BRI Bekasi Siliwangi berupa sembako. Tentunya bahan pangan dasar sudah menjadi kebutuhan utama. Terlebih saat ini banyak masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Baca juga:

BRI Bekasi Siliwangi Turunkan Bantuan Banjir di Perumahan Pekayon Jaya 2

"Semoga dengan adanya bantuan ini bisa sedikit meringankan para korban banjir dalam memenuhi asupan makanan, apalagi ada yang berpuasa," tuturnya.

BRI gencar melakukan kegiatan yang bersinggungan dengan masyarakat. Tak hanya memiliki program dan produk perbankan unggulan. Beragam aksi sosial di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan lain sebagainya terus dilakukan BRI sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

"Masyarakat merupakan skup terdekat kami, dimana juga mendukung pertumbuhan BRI, oleh karena itu bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap bencana banjir yang terjadi saat ini," tutupnya.(***)

Temukan 3 Perusahaan Minyakita Sunat Volume, Mentan Amran Minta Tutup dan Segel Perusahaannya

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, untuk memastikan ketersediaan 9 bahan pangan pokok tersedia untuk masyarakat. Dalam sidak tersebut, ia menemukan minyak goreng kemasan dengan merk Minyakita yang tidak sesuai aturan dan diatas HET. Mentan Amran menyebut hal ini merupakan pelanggaran serius, yakni Minyakita kemasan yang seharusnya berisi 1 liter ternyata hanya memiliki volume 750 hingga 800 mililiter.

Minyak tersebut diproduksi oleh PT Artha Eka Global Asia, Koperasi Produsen UMKM Koperasi Terpadu Nusantara (KTN), dan PT Tunasagro Indolestari. Selain volume yang tidak sesuai, harga jualnya juga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Meskipun di kemasan tertulis harga Rp 15.700 per liter, minyak ini dijual dengan harga Rp 18.000 per liter.

Menanggapi temuan ini, Mentan Amran menegaskan bahwa praktik seperti ini merugikan masyarakat dan tidak bisa ditoleransi. Ia meminta agar perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran segera diproses secara hukum dan ditutup.

“Kami turun langsung ke pasar untuk memastikan pasokan dan kualitas pangan, salah satunya minyak goreng bagi masyarakat, tetapi justru menemukan pelanggaran. Minyakita dijual di atas HET, dari seharusnya Rp 15.700 menjadi Rp 18.000. Selain itu, volumenya tidak sesuai, seharusnya 1 liter tetapi hanya 750 hingga 800 mililiter. Ini adalah bentuk kecurangan yang merugikan rakyat, terutama di bulan Ramadan, saat kebutuhan bahan pokok meningkat,” ujar Amran.

Mentan Amran juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi minyak goreng di pasaran agar kejadian serupa tidak terulang. Ia meminta Satgas Pangan dan Bareskrim Polri segera bertindak untuk menegakkan aturan.

“Kita tidak boleh membiarkan praktik semacam ini terus terjadi. Pemerintah berkomitmen untuk melindungi kepentingan masyarakat. Saya sudah berkoordinasi dengan Kabareskrim dan Satgas Pangan. Jika terbukti ada pelanggaran, perusahaan ini harus ditutup dan izinnya dicabut. Tidak ada ruang bagi pelaku usaha yang sengaja mencari keuntungan dengan cara yang merugikan rakyat,” tegasnya.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/03/07/sediakan-pangan-terjangkau-upt-pelatihan-kementan-gelar-gerai-pasar-pangan-murah/

Lebih lanjut, Mentan Amran mengingatkan para pelaku usaha untuk menaati regulasi yang berlaku. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan sidak dan memastikan produk pangan yang beredar di pasaran sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Saya ingatkan kepada semua produsen dan distributor, jangan bermain-main dengan kebutuhan pokok rakyat. Jika ada yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara tidak jujur, pemerintah akan bertindak tegas. Kami tidak segan-segan menutup dan mencabut izin usaha yang terbukti melanggar aturan,” tambahnya.

Dalam sidak tersebut, Mentan Amran didampingi oleh Penyidik Madhya Pideksus Bareskrim Polri, Kombes Pol Burhanuddin. Ia memastikan bahwa pihak kepolisian akan segera menindaklanjuti temuan ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami dari Bareskrim Mabes Polri hari ini mendampingi Bapak Mentan Amran dalam sidak di Pasar Jaya Lenteng Agung. Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait temuan ini dan segera menindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar Kombes Burhanuddin.

Dengan adanya temuan ini, pemerintah memastikan akan terus memperketat pengawasan terhadap distribusi minyak goreng di seluruh wilayah. Masyarakat juga diimbau untuk lebih teliti saat membeli minyak goreng dan segera melaporkan jika menemukan produk yang tidak sesuai dengan ketentuan.(***)

Sediakan Pangan Terjangkau, UPT Pelatihan Kementan Gelar Gerai Pasar Pangan Murah

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Memasuki bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan upaya menyediakan pangan terjangkau. Operasi pasar bertajuk Gerai Pasar Pangan Murah tersebut diadakan di beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT), salah satunya Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan upaya masif ini dilaksanakan untuk menyediakan pangan strategis kepada warga.

“Pemerintah menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang menjual bahan pangan strategis melebihi Harga Eceran Tertinggi terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” tegas Mentan Amran.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/03/01/cetak-petani-muda-upt-pelatihan-kementan-fasilitasi-praktik-kerja-siswa-smk-pertanian/

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menambahkan, operasi pasar tersebut bertujuan untuk memastikan stok pangan tersedia dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, hal ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama ramadan.

Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, UPT di bawah BPPSDMP Kementan, turut menggelar operasi pasar Gerai Pasar Pangan Murah. Para warga dapat mengunjungi area kafe praktik BBPP Lembang untuk membeli berbagai bahan pangan.

Bahan pangan yang disediakan adalah beras premium, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), daging ayam beku, daging kerbau beku, minyak goreng, telur, bawang merah, terigu, dan berbagai produk pangan hortikultura lainnya.

Bahan-bahan pangan tersebut disediakan atas sinergi Kementerian Pertanian dengan BUMN Bulog, ID Food, dan lainnya. Sementara komoditas seperti telur dan bawang merah disediakan oleh petani dan peternak ayam. Ada pun komoditas hortikultura seperti brokoli, bawang daun, kentang, ubi, dan sebagainya disediakan langsung dari kebun praktik dan binaan BBPP Lembang.

“Kami berharap dengan adanya Gerai Pasar Pangan Murah ini kebutuhan pangan masyarakat tercukupi dengan harga yang terjangkau,” terang Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, Jumat (7/3/2025).

Gerai Pasar Pangan Murah di BBPP Lembang dapat dikunjungi masyarakat pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 hingga 14.00. Per 7 Maret 2025 komoditas seperti bawang merah, minyak goreng, dan telur menjadi komoditas yang paling dicari masyarakat. Ada pun beras premium dan beras SPHP yang juga menjadi incaran masyarakat di sekeliling BBPP Lembang.(***)

BRI Bekasi Siliwangi Turunkan Bantuan Banjir di Perumahan Pekayon Jaya 2

TANIINDONESIA.COM//BEKASI - BRI Bekasi Siliwangi peduli terhadap bencana banjir yang terjadi di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Tentunya ini merupakan duka bagi seluruh warga. Oleh karena itu, bentuk kepedulian terhadap bencana banjir ini, BRI Bekasi Siliwangi memberikan bantuan.

Pemimpin Cabang BRI Bekasi Siliwangi, Muhammad Maltha Agustira menjelaskan, pihaknya turut berduka atas peristiwa banjir besar di Bekasi. BRI Bekasi Siliwangi memberikan bantuan ke Perumahan Pekayon Jaya 2 di RT01-07, RW06. Sebanyak 800 KK terdampak atas banjir ini (6/3/2025).

"Kami memberikan bantuan kepada korban banjir di Pekayon Raya 2, ada 800 KK yang terdampak," ungkapnya.

Adapun bantuan yang diberikan BRI Bekasi Siliwangi berupa obat-obatan dan air mineral. Tak ketinggalan BRI Bekasi Siliwangi juga memberikan makanan siap saji.

Baca juga:

BRI Bekasi Siliwangi Berikan Bantuan Untuk Korban Banjir di Perumahan Pekayon Jaya 1

"Semoga dengan adanya bantuan ini bisa sedikit meringankan para korban banjir dalam memenuhi kebutuhan obat-obatan dan asupan makanan," tuturnya.

BRI gencar melakukan kegiatan yang bersinggungan dengan masyarakat. Tak hanya memiliki program dan produk perbankan unggulan. Beragam aksi sosial di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan lain sebagainya terus dilakukan BRI sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

"Masyarakat merupakan skup terdekat kami, dimana juga mendukung pertumbuhan BRI, oleh karena itu bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap bencana banjir yang terjadi saat ini," tutupnya.(***)

BRI Bekasi Siliwangi Berikan Bantuan Untuk Korban Banjir di Perumahan Pekayon Jaya 1

TANIINDONESIA.COM//BEKASI - BRI Bekasi Siliwangi peduli terhadap bencana banjir yang terjadi di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Tentunya ini merupakan duka bagi seluruh warga. Oleh karena itu, bentuk kepedulian terhadap bencana banjir ini, BRI Bekasi Siliwangi memberikan bantuan.

Pemimpin Cabang BRI Bekasi Siliwangi, Muhammad Maltha Agustira menjelaskan, pihaknya turut berduka atas peristiwa banjir besar di Bekasi. BRI Bekasi Siliwangi memberikan bantuan ke Perumahan Pekayon Jaya 1 di RT01-05, RW05. Sebanyak 300 KK terdampak atas banjir ini (6/3/2025).

"Kami memberikan bantuan kepada korban banjir di Pekayon Jaya 1, ada 300 KK yang terdampak," ungkapnya.

Adapun bantuan yang diberikan BRI Bekasi Siliwangi berupa sembako yaitu beras, minyak, telur, mie, sarden dan air mineral. Tak ketinggalan BRI Bekasi Siliwangi juga memberikan makanan siap saji.

Baca juga:

Lagi, BRI Depok Bersama RO Jakarta 2 Undi 32 Pemenang Panen Hadiah Simpedes

"Semoga dengan adanya bantuan ini bisa sedikit meringankan para korban banjir dalam memenuhi kebutuhan asupan makanan," tuturnya.

BRI gencar melakukan kegiatan yang bersinggungan dengan masyarakat. Tak hanya memiliki program dan produk perbankan unggulan. Beragam aksi sosial di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan lain sebagainya terus dilakukan BRI sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

"Masyarakat merupakan skup terdekat kami, dimana juga mendukung pertumbuhan BRI, oleh karena itu bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap bencana banjir yang terjadi saat ini," tutupnya.(***)

Cetak Petani Muda, UPT Pelatihan Kementan Fasilitasi Praktik Kerja Siswa SMK Pertanian

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Sembilan siswa SMK Tiyasa Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, melaksanakan praktik kerja di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, UPT di Kementerian Pertanian (Kementan), mulai 2 Desember 2024 sampai 28 Februari 2025.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan peran generasi muda dalam membangun pertanian Indonesia sangat penting.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan pemuda yang tidak hanya cerdas, tapi juga berkarakter kuat menghadapi tantangan dunia.

“Dengan karakter yang kuat, jujur, disiplin, dan pekerja keras, pemuda Indonesia bisa menjadi ujung tombak mewujudkan swasembada pangan dan mengantarkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” tutur Amran.

“Mari bersama kita wujudkan cita-cita besar ini. Indonesia tidak hanya swasembada, tetapi menjadi bangsa yang mampu memberi makan dunia,” imbuhnya.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/02/01/jelang-ramadhan-upt-pelatihan-kementan-gelar-operasi-pasar-pangan-murah-di-lembang/

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan petani-petani yang ada saat ini sudah semakin tua.

"Sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit. Itulah pentingnya mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” kata Santi.

Siswa-siswi kelas XII SMK Tiyasa Kabupaten Sumedang melaksanakan praktik kerja di beberapa zona praktik di Inkubator Agribisnis BBPP Lembang.

Tepatnya di zona screen house tomat cherry dan melon hidroponik sistem irigasi tetes, budidaya tanaman pakcoy hidroponik sistem DFT, budidaya pakcoy di lahan terbuka, budidaya anggur, dan budidaya tanaman hias

Setelah hampir 3 bulan melakukan praktik kerja, dilaksanakan seminar hasil. Kegiatan dihadiri oleh widyaiswara BBPP Lembang serta siswa lain yang juga sedang PKL di BBPP Lembang. Secara bergantian, mereka memaparkan hasil praktik kerja.

Pelepasan praktik kerja dilakukan Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, Jumat (28/2/2025).

“Salah satu upaya mencapai swasembada pangan, maka Kementan melalui BBPP Lembang sebagai UPT pelatihan berkomitmen meningkatkan kompetensi SDM pertanian sebagai penggerak utama," ujar Ajat.

"Selain itu, perlu menyiapkan generasi muda sebagai penerus penggerak pembangunan pertanian melalui regenerasi petani muda, salah satunya melalui kegiatan praktik kerja,” jelasnya lagi.

Ajat meyakini dengan pendidikan formal yang dijalani para generasi muda di sekolah menengah kejuruan pertanian, akan menjadi kelebihan saat nanti menekuni dunia pertanian baik di dunia usaha dan dunia industri.

“Pertanian itu keren, apalagi dengan memanfaatkan teknologi karena generasi muda saat ini adaptif dengan teknologi. Ayo tekuni dunia pertanian karena pertanian tidak boleh berhenti dan menjadi tanggung jawab bersama untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat Indonesia,” tuturnya.(***)