20 Juli 2024

Antusiasme Ratusan Siswa MTs Sirojul Athfal Praktik Pengolahan Hasil Pertanian di BBPP Kementan

0

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Sebanyak 159 siswa kelas VIII MTs Sirojul Athfal memperkaya pengetahuan mereka melalui kunjungan ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang. Rombongan siswa disambut hangat oleh Ketua Kelompok Kerja Penyelenggaraan Pelatihan, Ridwan Wardiana, dan Ketua Tim Program dan Kerja Sama, Yanissa Nuraeni Kuswandi, di Aula Catur Gatra.

Muhammad Yusuf, Kepala Madrasah, menjelaskan bahwa kunjungan ini telah menjadi agenda rutin, mengakui bahwa pembelajaran langsung di BBPP Lembang melalui kunjungan lapangan dan praktik pengolahan hasil mampu menarik minat serta memudahkan pemahaman para siswa.

Ridwan Wardiana kemudian menegaskan bahwa BBPP Lembang senantiasa antusias menyambut para siswa yang ingin memperdalam pengetahuan di bidang pertanian.

Ini sejalan dengan misi Kementerian Pertanian dalam mencetak generasi penerus di sektor pertanian.

“Kami ingin memunculkan cara bertani modern, smart farming, kepada anak muda pelaku pertanian dan pemahaman pertanian yang semakin luas bagi anak muda,” kata Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, berharap program tersebut bisa menghapus citra petani yang dianggap tidak keren di kalangan anak muda.

   Baca juga: Generasi Alpha Purwakarta Dalami Pertanian di BBPP Lembang

Karenanya, Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menyatakan komitmennya dalam mendorong percepatan regenerasi petani melalui berbagai pelatihan di BBPP Lembang.

Peserta kemudian dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama mendapat materi pengolahan hasil dari Widyaiswara, Estu Hariyani. Kelompok kedua memperkaya pengetahuan mereka dengan mengamati koleksi kaktus dan sukulen di screen house tanaman hias. Sementara itu, kelompok ketiga praktik langsung membuat es krim jagung.

Tak hanya itu, kedua kelompok lainnya juga berkesempatan praktik membuat selai wortel nanas dan sistik kentang. Produk-produk ini merupakan inovasi BBPP Lembang dalam memanfaatkan komoditas lokal serta meningkatkan nilai jual.

Kunjungan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga memberikan pengalaman praktis yang berharga dalam bidang pertanian, memperluas wawasan mereka dalam rangka mengembangkan potensi di masa depan.

Seperti yang dikemukakan Reni, salah satu peserta kunjungan. Menurutnya, rangkaian kegiatan kunjungan ke BBPP Lembang kali ini memberikan banyak ilmu dan pengalaman berharga. “Tadi saya mencoba praktik membuat sistik sayuran. Cara membuatnya mudah dan menjadi ilmu yang baru bagi saya”, ungkapnya. (DRY/YKO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *