18 Mei 2026

admin

BRI Bekasi Harapan Indah Gelar Sosialisasi Penanggulangan Bencana Bersama BPBD Kota Bekasi

TANIINDONESIA.COM//BEKASI – BRI Kantor Cabang ( KC) Bekasi Harapan Indah (HI) melaksanakan sosialisasi penanggulangan bencana dengan BPBD Kota Bekasi (14/02/2025).

Pada sosialisasi ini tema yang diambil adalah Gempa Bumi dan Banjir, upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi Bencana Alam tersebut.

"Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang tata cara menghadapi jenis-jenis bencana yang akan terjadi, seperti Gempa Bumi dan Banjir," ujar Pemimpin Cabang BRI Bekasi, Yudhistira Riza.

Dalam sosialisasi ini BPBD Kota Bekasi informasikan apa saja yang harus dievakuasi pertama kali, seperti membawa tas darurat yang di dalamnya terdapat surat-surat penting, pakaian ganti, dan alat komunikasi.

Kemudian yang harus dipersiapkan juga seperti kotak P3K, perahu karet dan pelampung untuk banjir. BPDB Kota Bekasi juga memberikan simulasi evakuasi bencana pada tamu-tamu yang hadir.

"Hal ini bertujuan untuk memberitahukan bahwa setiap peserta memiliki pengetahuan dengan perannya sendiri," ungkapnya.

Pada sesi akhir sosialisasi ditutup dengan tanya jawab oleh tamu yang hadir dan disampaikan langsung kepada BPBD Kota Bekasi guna memperkuat informasi yang akan diterima oleh para tamu yang hadir.

"Semoga dengan adanya sosialisasi ini, bisa mengedukasi masyarakat, khususnya Kota Bekasi," tutupnya.(***)

BRI Cabang Cimanggis Dukung Perkembangan Bisnis UMKM di Tapos

TANIINDONESIA.COM//DEPOK - BRI Cabang Cimanggis terus mendukung kegiatan UMKM yang ada di Kecamatan Tapos. Disini BRI Cabang Cimanggis Bersinergi dengan UMKM se-Kecamatan Tapos untuk mengembangkan bisnis UMKM yang ada di wilayah tersebut

Micro Business Area Manager BRI Cabang Cimanggis, Setyo Agung Yulianto menerangkan, pihaknya melalui kegiatan Gathering bersinergi antara BRI dan UMKM yang dihadiri oleh Plt Camat Tapos dan para pelaku UMKM.

"BRI siap mendukung pengembangan UMKM se-Kecamatan Tapos melalui pembiayaan dan transaksi perbankan yang dapat memudahkan para pelaku bisnis UMKM mengelola usahanya," ucapnya.

Ia menambahkan, dalam hal pembiayaan, BRI menyiapkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan produk pinjaman lainnya. Sedangkan untuk transaksi, UMKM dapat memanfaatkan fitur Qris, EDC dan transaksi di aplikasi BRIMo serta akses perbankan melalui agen BRIlink dan agen UMI.

Sementara itu, Plt.Camat Tapos, Suhendar SP menyambut baik atas sinergitas BRI dengan komunitas UMKM se-Kecamatan Tapos. Tentunya ini bisa memudahkan dan mengembangkan kegiatan bisnis masyarakat dan membantu Para UMKM Naik Kelas. Terutama dalam hal pengembangan SDM, membimbing UMKM mulai dari proses produksi. Tak hanya sampai disitu, bahkan juga ke tahap bentuk kemasan serta pemasaran juga akses Para UMKM ke Perbankan.

"Dengan peran Agen Brilink dan Agen UMI untuk Pembiayaan Super Mikro guna meningkatkan perekonomian masyarakat di Kecamatan Tapos," tutupnya.(***)

Miliki Layanan Digital CS BRI Cabang Pondok Indah Lebih Mudah Flexible dan Cepat

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Jakarta Pondok Indah memiliki layanan unggulan Transformasi digital yang yaitu Mesin Digital Customer Service (CS) yang hadir untuk kemudahan layanan Nasabah BRI.

Pimpinan Cabang BRI Jakarta Pondok Indah, Michael Sebastian menjelaskan, Digital CS merupakan mesin one stop service yang berfungsi untuk melayani transaksi nasabah secara mandiri (self service) seperti pembukaan rekening, penggantian kartu debit, penerbitan ulang PIN, account statement (Cetak Butab dan Rekening Koran) dan lain-lain.

Nasabah tidak perlu datang mengantri di Customer Service dan bergantung pada jam layanan operasional kantor. Dengan adanya mesin Digital CS, nasabah lebih flexible dapat datang kapan saja ke Kantor BRI Cabang Pondok indah dan Kantor Cabang Lain yang memiliki layanan Digital CS yang sama.

Michael menerangkan, kehadiran digital CS sebagai solusi untuk meningkatkan kenyamanan Nasabah dalam mengakses layanan pelanggan dengan fitur utamanya yaitu dalam Pembukaan Rekening hingga Penggantian Kartu. Digital CS dapat juga melayani penggantian Kartu yang memiliki chip maupun non chip, penggantian kartu yang akan expired, Ganti Kartu Expired, Ganti Kartu Hilang, Ganti Kartu Rusak, Ganti Kartu Terblokir, Reissue PIN, Enable Kartu, Passbook Printing, Cetak Rekening Koran, Kirim, Rekening Koran Via Email, Cetak 5 transaksi Terakhir, Penerbitan Kartu," terangnya.

Dengan adanya mesin digital CS secara otomatis mengurangi antrian nasabah. Mempercepat bisnis proses dan layanan transaksi, yang akhirnya menciptakan customer experience yang lebih baik.

"Penggunaan mesin dapat dilakukan secara self service oleh nasabah," tutupnya.(***)

Kejar Swasembada Pangan, UPT Pelatihan Kementan Latih Brigade Pangan Provinsi Kalimantan Tengah

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG - Kementerian Pertanian, melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, menyelenggarakan Training of Trainers Mendukung Brigade Pangan Angkatan 1 dan 2, yang dilaksanakan secara hybrid.

Sesi daring (online) mulai tanggal 11 – 13 Maret 2025 dan sesi luring (offline) tanggal 18 – 21 Maret 2025 bertempat di Asrama Haji Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah.

Kegiatan dibuka resmi oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Kementerian Pertanian secara daring, Selasa (11/3/2025). Hadir pada pembukaan, Kepala Balai didampingi tim manajemen dan widyaiswara BBPP Lembang serta seluruh peserta pelatihan.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan Brigade Pangan adalah langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

Program ini juga diharapkan dapat mewujudkan swasembada pangan Indonesia.

“Pendampingan yang efektif penting untuk memastikan keberhasilan program ini. Kementan melibatkan penyuluh pertanian untuk mendampingi brigade pangan,” ujar Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan brigade pangan sudah terbentuk dibeberapa wilayah di Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman.

“Kami mengharapkan dukungan para penyuluh pertanian, sebagai ujung tombak untuk membantu mendorong dan mendesiminasikan inovasi kepada patani agar kesejahteraan yang menjadi target utama dapat terwujud,” ungkapnya.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/03/08/temukan-3-perusahaan-minyakita-sunat-volume-mentan-amran-minta-tutup-dan-segel-perusahaannya/

Kepala Pusat Pelatihan, Inneke Kusumawaty, saat membuka pelatihan menyampaikan bahwa dari berbagai materi yang akan diberikan selama pelaksanaan TOT.

Pada materi pencatatan dan analisa usahatani, para brigade pangan diharapkan mampu mengakses pembiayaan KUR sebagai upaya peningkatan produksi dan produktivitas pangan.

“Saya juga berharap pendamping brigade pangan bersama dengan para petani melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak agar saat mengelola lahan 200 hektar, bisa bekerja sama dengan poktan lain untuk operasional alsintan karena tujuan pembentukan brigade pangan untuk meningkatkan indeks pertanaman," katanya.

“Brigade Pangan dibentuk, didampingi, diberikan bantuan alsintan. Bergerak di budidaya, pascapanen bahkan diharapkan hingga hilirisasi agar memiliki pendapatan yang layak, mampu mandiri dan memiliki daya saing sehingga swasembada pangan terwujud,” tutur Inneke lagi.

Training of Trainers diikuti 60 orang yang terbagi menjadi 2 angkatan. Peserta berasal dari 10 kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai salah satu dari 14 provinsi wilayah program brigade pangan Kementerian Pertanian.

Selama berlatih, peserta akan menerima materi yang terbagi menjadi 3 kelompok materi, yaitu materi kelompok dasar, kelompok inti, dan kelompok penunjang.

Untuk kelompok inti, ada 7 materi yaitu pemeliharaan padi lahan rawa, penanganan pascapanen, pengoperasian TR 2, pengoperasian drone, pengoperasian combine harvester, pengelolaan usaha jasa alsintan, dan proposal agribisnis berorientasi bisnis.

Fasilitator pelatihan berasal dari widyaiswara BBPP Lembang, BSIP Lahan Rawa Kalimantan Selatan, PEPI Serpong, Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, dan PT. Maxxi Kalimantan Tengah.

BRI TB Simatupang Berbagi Jumat Berkah

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) gencar melakukan inovasi untuk produk dan program perbankan. Kepercayaan masyarakat menjadi nasabah BRI membuat bank ini menerima banyak penghargaan.

Berbagai cara dilakukan oleh BRI agar bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Salah satunya dengan Program Jumat Berkah.

Pimpinan Cabang BRI Simatupang, Yanuar Akademikus Arbifirdaus menjelaskan, Program Jumat Berkah ini sudah menjadi agenda rutin. Kali ini Program Jumat Berkah dilaksanakan di Masjid 18 Office Tower dan Masjid Al Maimun. Sebanyak 100 nasi kotak dibagikan kepada para jamaah yang melaksanakan Salat Jumat (14/2/2025).

"Kalau Program Jumat Berkah memang sudah kami agendakan sebagai kegiatan rutin, hanya saja lokasi dan bentuknya menyesuaikan," ungkapnya.

Baca juga:

BRI Warung Buncit Bagikan 300 Takjil

Selain kepedulian seperti ini, BRI TB Simatupang juga rutin memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, pembangunan dan lain sebagainya. Tentunya ini merupakan bentuk rasa syukur BRI TB Simatupang terhadap pencapaian selama ini.

"Terimakasih untuk para nasabah setia yang telah mempercayakan BRI TB Simatupang," tegasnya.

Seperti diketahui BRI memiliki banyak keunggulan baik di program, produk hingga teknologi. Pelayanan yang maksimal di kantor-kantor cabang, program promo yang menguntungkan, hingga aplikasi BRImo yang memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan.(***)

BRI Warung Buncit Bagikan 300 Takjil

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Bulan suci Ramadan yang datang sekali dalam setahun hendaknya diisi dengan berbagai kebaikan. Baik memaksimalkan iman diri sendiri hingga berbuat kebaikan untuk orang lain. Sama halnya dengan kantor BRI cabang Warung Buncit, rutin menggelar kegiatan berbagi takjil di ramadan.

"Sudah menjadi bentuk kepedulian kami terhadap sesama, salah satu caranya dengan berbagi takjil kepada orang yang melintas didepan kantor BRI cabang Warung Buncit," ujar Pimpinan Cabang BRI Warung Buncit, Pamadi Purno Widodo.

Pamadi menuturkan, kegiatan berbagi takjil ini dilakukan oleh karyawan BRI cabang Warung Buncit. Biasanya dilaksanakan beberapa waktu menjelang buka puasa. Seperti biasa, takjil yang diberikan berupa makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Takjil diberikan kepada orang yang melintas didepan kantor BRI cabang Warung Buncit. Kali ini ada 300 takjil yang diberikan kepada masyarakat selama dua hari yaitu 6-7 Maret 2025.

Baca juga:

BRI Bekasi Siliwangi Berbagi Bantuan Sembako di Jati Rasa

"Kami merasakan ketika waktu berbuka puasa sedang berada dijalan, mungkin belum memiliki makanan dan minuman berbuka puasa, semoga dengan adanya takjil ini bisa sedikit membantu," ungkapnya.

Bank BRI cabang Warung Buncit tak hanya mengagendakan berbagi takjil, ada juga program dibidang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan masih banyak kegiatan bermanfaat lainnya.
"Baik selama ramadan maupun diluar bulan suci ini, BRI cabang Warung Buncit terus mengupayakan membuat kegiatan yang sifatnya sosial bagi yang membutuhkan," tandasnya.(***)

BRI Bekasi Siliwangi Berbagi Bantuan Sembako di Jati Rasa

TANIINDONESIA.COM//BEKASI - BRI Bekasi Siliwangi peduli terhadap bencana banjir yang terjadi di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Tentunya ini merupakan duka bagi seluruh warga. Oleh karena itu, bentuk kepedulian terhadap bencana banjir ini, BRI Bekasi Siliwangi memberikan bantuan kepada para korban.

Pemimpin Cabang BRI Bekasi Siliwangi, Muhammad Maltha Agustira menjelaskan, pihaknya turut berduka atas peristiwa banjir besar di Bekasi. BRI Bekasi Siliwangi memberikan bantuan ke Jalan Swantantra 1 Kav 8 RT09 RW05 Jati Rasa - Jati Asih. Sebanyak 150 KK terdampak atas banjir ini (5/3/2025).

"Kami memberikan bantuan kepada korban banjir di Jalan Swatantra 1 Kav 8 Jati Rasa - Jati Asih, ada 150 KK yang terdampak," ungkapnya.

Adapun bantuan yang diberikan BRI Bekasi Siliwangi berupa sembako. Tentunya bahan pangan dasar sudah menjadi kebutuhan utama. Terlebih saat ini banyak masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Baca juga:

BRI Bekasi Siliwangi Turunkan Bantuan Banjir di Perumahan Pekayon Jaya 2

"Semoga dengan adanya bantuan ini bisa sedikit meringankan para korban banjir dalam memenuhi asupan makanan, apalagi ada yang berpuasa," tuturnya.

BRI gencar melakukan kegiatan yang bersinggungan dengan masyarakat. Tak hanya memiliki program dan produk perbankan unggulan. Beragam aksi sosial di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan lain sebagainya terus dilakukan BRI sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

"Masyarakat merupakan skup terdekat kami, dimana juga mendukung pertumbuhan BRI, oleh karena itu bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap bencana banjir yang terjadi saat ini," tutupnya.(***)

Temukan 3 Perusahaan Minyakita Sunat Volume, Mentan Amran Minta Tutup dan Segel Perusahaannya

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, untuk memastikan ketersediaan 9 bahan pangan pokok tersedia untuk masyarakat. Dalam sidak tersebut, ia menemukan minyak goreng kemasan dengan merk Minyakita yang tidak sesuai aturan dan diatas HET. Mentan Amran menyebut hal ini merupakan pelanggaran serius, yakni Minyakita kemasan yang seharusnya berisi 1 liter ternyata hanya memiliki volume 750 hingga 800 mililiter.

Minyak tersebut diproduksi oleh PT Artha Eka Global Asia, Koperasi Produsen UMKM Koperasi Terpadu Nusantara (KTN), dan PT Tunasagro Indolestari. Selain volume yang tidak sesuai, harga jualnya juga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Meskipun di kemasan tertulis harga Rp 15.700 per liter, minyak ini dijual dengan harga Rp 18.000 per liter.

Menanggapi temuan ini, Mentan Amran menegaskan bahwa praktik seperti ini merugikan masyarakat dan tidak bisa ditoleransi. Ia meminta agar perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran segera diproses secara hukum dan ditutup.

“Kami turun langsung ke pasar untuk memastikan pasokan dan kualitas pangan, salah satunya minyak goreng bagi masyarakat, tetapi justru menemukan pelanggaran. Minyakita dijual di atas HET, dari seharusnya Rp 15.700 menjadi Rp 18.000. Selain itu, volumenya tidak sesuai, seharusnya 1 liter tetapi hanya 750 hingga 800 mililiter. Ini adalah bentuk kecurangan yang merugikan rakyat, terutama di bulan Ramadan, saat kebutuhan bahan pokok meningkat,” ujar Amran.

Mentan Amran juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi minyak goreng di pasaran agar kejadian serupa tidak terulang. Ia meminta Satgas Pangan dan Bareskrim Polri segera bertindak untuk menegakkan aturan.

“Kita tidak boleh membiarkan praktik semacam ini terus terjadi. Pemerintah berkomitmen untuk melindungi kepentingan masyarakat. Saya sudah berkoordinasi dengan Kabareskrim dan Satgas Pangan. Jika terbukti ada pelanggaran, perusahaan ini harus ditutup dan izinnya dicabut. Tidak ada ruang bagi pelaku usaha yang sengaja mencari keuntungan dengan cara yang merugikan rakyat,” tegasnya.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/03/07/sediakan-pangan-terjangkau-upt-pelatihan-kementan-gelar-gerai-pasar-pangan-murah/

Lebih lanjut, Mentan Amran mengingatkan para pelaku usaha untuk menaati regulasi yang berlaku. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan sidak dan memastikan produk pangan yang beredar di pasaran sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Saya ingatkan kepada semua produsen dan distributor, jangan bermain-main dengan kebutuhan pokok rakyat. Jika ada yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara tidak jujur, pemerintah akan bertindak tegas. Kami tidak segan-segan menutup dan mencabut izin usaha yang terbukti melanggar aturan,” tambahnya.

Dalam sidak tersebut, Mentan Amran didampingi oleh Penyidik Madhya Pideksus Bareskrim Polri, Kombes Pol Burhanuddin. Ia memastikan bahwa pihak kepolisian akan segera menindaklanjuti temuan ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami dari Bareskrim Mabes Polri hari ini mendampingi Bapak Mentan Amran dalam sidak di Pasar Jaya Lenteng Agung. Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait temuan ini dan segera menindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar Kombes Burhanuddin.

Dengan adanya temuan ini, pemerintah memastikan akan terus memperketat pengawasan terhadap distribusi minyak goreng di seluruh wilayah. Masyarakat juga diimbau untuk lebih teliti saat membeli minyak goreng dan segera melaporkan jika menemukan produk yang tidak sesuai dengan ketentuan.(***)

Sediakan Pangan Terjangkau, UPT Pelatihan Kementan Gelar Gerai Pasar Pangan Murah

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Memasuki bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan upaya menyediakan pangan terjangkau. Operasi pasar bertajuk Gerai Pasar Pangan Murah tersebut diadakan di beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT), salah satunya Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan upaya masif ini dilaksanakan untuk menyediakan pangan strategis kepada warga.

“Pemerintah menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang menjual bahan pangan strategis melebihi Harga Eceran Tertinggi terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” tegas Mentan Amran.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/03/01/cetak-petani-muda-upt-pelatihan-kementan-fasilitasi-praktik-kerja-siswa-smk-pertanian/

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menambahkan, operasi pasar tersebut bertujuan untuk memastikan stok pangan tersedia dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, hal ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama ramadan.

Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, UPT di bawah BPPSDMP Kementan, turut menggelar operasi pasar Gerai Pasar Pangan Murah. Para warga dapat mengunjungi area kafe praktik BBPP Lembang untuk membeli berbagai bahan pangan.

Bahan pangan yang disediakan adalah beras premium, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), daging ayam beku, daging kerbau beku, minyak goreng, telur, bawang merah, terigu, dan berbagai produk pangan hortikultura lainnya.

Bahan-bahan pangan tersebut disediakan atas sinergi Kementerian Pertanian dengan BUMN Bulog, ID Food, dan lainnya. Sementara komoditas seperti telur dan bawang merah disediakan oleh petani dan peternak ayam. Ada pun komoditas hortikultura seperti brokoli, bawang daun, kentang, ubi, dan sebagainya disediakan langsung dari kebun praktik dan binaan BBPP Lembang.

“Kami berharap dengan adanya Gerai Pasar Pangan Murah ini kebutuhan pangan masyarakat tercukupi dengan harga yang terjangkau,” terang Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, Jumat (7/3/2025).

Gerai Pasar Pangan Murah di BBPP Lembang dapat dikunjungi masyarakat pada hari Senin hingga Jumat pukul 09.00 hingga 14.00. Per 7 Maret 2025 komoditas seperti bawang merah, minyak goreng, dan telur menjadi komoditas yang paling dicari masyarakat. Ada pun beras premium dan beras SPHP yang juga menjadi incaran masyarakat di sekeliling BBPP Lembang.(***)

BRI Bekasi Siliwangi Turunkan Bantuan Banjir di Perumahan Pekayon Jaya 2

TANIINDONESIA.COM//BEKASI - BRI Bekasi Siliwangi peduli terhadap bencana banjir yang terjadi di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Tentunya ini merupakan duka bagi seluruh warga. Oleh karena itu, bentuk kepedulian terhadap bencana banjir ini, BRI Bekasi Siliwangi memberikan bantuan.

Pemimpin Cabang BRI Bekasi Siliwangi, Muhammad Maltha Agustira menjelaskan, pihaknya turut berduka atas peristiwa banjir besar di Bekasi. BRI Bekasi Siliwangi memberikan bantuan ke Perumahan Pekayon Jaya 2 di RT01-07, RW06. Sebanyak 800 KK terdampak atas banjir ini (6/3/2025).

"Kami memberikan bantuan kepada korban banjir di Pekayon Raya 2, ada 800 KK yang terdampak," ungkapnya.

Adapun bantuan yang diberikan BRI Bekasi Siliwangi berupa obat-obatan dan air mineral. Tak ketinggalan BRI Bekasi Siliwangi juga memberikan makanan siap saji.

Baca juga:

BRI Bekasi Siliwangi Berikan Bantuan Untuk Korban Banjir di Perumahan Pekayon Jaya 1

"Semoga dengan adanya bantuan ini bisa sedikit meringankan para korban banjir dalam memenuhi kebutuhan obat-obatan dan asupan makanan," tuturnya.

BRI gencar melakukan kegiatan yang bersinggungan dengan masyarakat. Tak hanya memiliki program dan produk perbankan unggulan. Beragam aksi sosial di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan lain sebagainya terus dilakukan BRI sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

"Masyarakat merupakan skup terdekat kami, dimana juga mendukung pertumbuhan BRI, oleh karena itu bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap bencana banjir yang terjadi saat ini," tutupnya.(***)