15 Juni 2026

Kementan Bekali Mahasiswa dengan Teknologi Drone untuk Dukung Pertanian Presisi

0
IMG-20260615-WA0022

TANIINDONESIA.COM, Tangerang – Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung modernisasi pertanian nasional melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi pertanian. Sebagai wujud komitmen tersebut, PEPI menyelenggarakan Seminar “Transformasi Digitalisasi Pertanian dengan DJI Agras” bekerja sama dengan PT Smartech Solution International di Auditorium PEPI pada Kamis (11/06/2026).

Seminar ini bertujuan memperkenalkan teknologi drone pertanian kepada mahasiswa, dosen, serta pemangku kepentingan di sektor pertanian dan teknologi guna mendukung percepatan transformasi pertanian menuju era digital.

Sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, percepatan mekanisasi dan digitalisasi pertanian menjadi langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan tenaga kerja, meningkatkan efisiensi usaha tani, serta mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. Pemanfaatan teknologi drone pertanian menjadi salah satu inovasi yang terus didorong dalam transformasi sektor pertanian Indonesia.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa transformasi pertanian modern tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan SDM dalam mengoperasikan, mengelola, dan mengembangkan inovasi pertanian berbasis digital. Menurutnya, perguruan tinggi vokasi pertanian memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan pertanian masa depan.

Senada dengan itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Mohammad Amin, menyampaikan bahwa pendidikan vokasi pertanian harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga menguasai teknologi pertanian modern yang terus berkembang. Penguatan keterampilan di bidang mekanisasi, digitalisasi, dan pertanian presisi menjadi kebutuhan utama dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan pembangunan pertanian di masa mendatang.

Peserta juga mengikuti sesi diskusi interaktif untuk memperdalam pemahaman mengenai potensi penggunaan drone dalam meningkatkan produktivitas pertanian modern.

Baca Juga: Gerakan Tanam Serempak di Donggala, Kementan Dorong Peningkatan Produksi Pangan Nasional

Direktur PEPI, Harmanto, menyampaikan bahwa penguasaan teknologi pertanian modern merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam menghadapi tantangan pembangunan pertanian saat ini.

“Mahasiswa PEPI harus mampu menjadi pelopor dalam penerapan teknologi pertanian presisi yang dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan usaha pertanian. Sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Pertanian, PEPI memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga terampil dalam mengoperasikan dan mengembangkan teknologi pertanian modern,” ujarnya.

Harmanto juga menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri dalam menciptakan ekosistem pertanian modern yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri, PEPI terus menghadirkan inovasi dan pengalaman belajar berbasis praktik agar mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik untuk terjun ke dunia kerja maupun menjadi wirausahawan di sektor pertanian.

“Kami berharap seminar ini dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai perkembangan teknologi pertanian terkini serta mendorong lahirnya generasi muda pertanian yang inovatif, adaptif, dan mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, PEPI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program modernisasi pertanian Kementerian Pertanian melalui penguatan pendidikan vokasi, pengembangan kompetensi SDM, serta pemanfaatan teknologi digital guna mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Seminar ini juga menjadi salah satu langkah strategis PEPI dalam mempersiapkan SDM pertanian yang unggul dan siap menghadapi era transformasi digital menuju pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *