13 Februari 2026

UMKM

Berdayakan UMKM, BRI Dukung Penuh Festival Merah Putih Bogor 2025

TANIINDONESIA.COM//BOGOR - Dalam semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan bangga mendukung penuh Festival Merah Putih Bogor 2025, sebuah perayaan kebangsaan yang memadukan cinta tanah air, kebersamaan, dan semangat pemberdayaan masyarakat.

Festival Merah Putih Bogor tidak hanya menjadi panggung ekspresi rasa nasionalisme, tetapi juga menjadi ruang nyata bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Bogor untuk berkembang, berinovasi, dan semakin percaya diri bersaing di pasar yang lebih luas.

Branch Office Head BRI Bogor Dewi Sartika, Fahmi Hidayat menyampaikan,
BRI lahir dari dan tumbuh bersama rakyat, dan hingga kini terus berdiri kokoh mendampingi UMKM. Dukungan BRI terhadap Festival Merah Putih Bogor merupakan wujud nyata komitmen BRI untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

"Tidak hanya menghadirkan layanan keuangan, tetapi juga menyalakan harapan dan semangat juang bagi pelaku usaha kecil agar bisa terus maju, mandiri, dan menjadi tulang punggung perekonomian bangsa," ungkapnya.

Melalui partisipasi dalam Festival Merah Putih 2025, BRI menghadirkan berbagai program dan fasilitas bagi UMKM, mulai dari pameran produk lokal unggulan, layanan perbankan digital yang memudahkan transaksi (Qris), hingga program pendampingan usaha.

"Semua ini bertujuan agar UMKM Bogor tidak hanya berkembang secara lokal, tetapi juga siap menembus pasar nasional bahkan global," tegasnya.

Lebih dari sekadar acara, Festival Merah Putih Bogor adalah simbol persatuan. Warna merah dan putih yang berkibar di setiap sudut kota mencerminkan keberanian dan ketulusan rakyat Indonesia.

Di tengah suasana kebersamaan itu, BRI hadir untuk menguatkan pesan bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika rakyat kecil berdaya, berdiri tegak dengan usaha mereka sendiri, dan mampu membawa kesejahteraan bagi keluarganya.

Bank BRI percaya, dari UMKM lahir kekuatan bangsa. Dan dari Festival Merah Putih Bogor 2025, semangat itu semakin bergema—membawa harapan baru bagi masyarakat, terutama para pelaku usaha di Kota Bogor.

"Salam Merah Putih, Salam UMKM Tangguh, Salam Indonesia Maju!," tutupnya.(***)

KADIN Indonesia Gandeng Sarawak Malaysia, Percepat Investasi dan UMKM di Jawa Barat

TANIINDONESIA.COM//Bandung — Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN Indonesia) terus mempertegas perannya sebagai jembatan strategis diplomasi ekonomi. Kali ini, Kadin Indonesia Bidang Sarana, Prasarana, dan Usaha di bawah koordinasi WKU Hukum & HAM, berinisiatif dan mengintegrasikan Business Delegation Meeting bersama delegasi Sarawak, Malaysia, di Rumah Kebangsaan KADIN Jawa Barat, Bandung, Kamis (26/6).

Acara yang dihadiri langsung oleh Caretaker KADIN Jawa Barat Agus Suryamal, WKU Koordinator Bidang Hukum & HAM Azis Syamsudin, WKU Sarana, Prasarana & Usaha Ali Said, dan Ketua Komite Tetap Kemitraan Strategis Sarana, Prasarana & Usaha Poppy Zeidra, ini menjadi langkah konkret mempercepat peluang investasi dan mendorong pemberdayaan UMKM di Jawa Barat, sekaligus menguatkan posisi Indonesia dalam sinergi ekonomi ASEAN.

Sinergi ekonomi lintas negara ini adalah peluang besar bagi Jawa Barat yang memiliki potensi sumber daya dan SDM luar biasa. ujar Agus Suryamal.

Sementara itu, Ali Said yang menggawangi program ini menggarisbawahi pentingnya infrastruktur dan konektivitas sebagai pilar pembangunan ekonomi. "Kami dorong bukan hanya infrastruktur fisik, tapi konektivitas antar pelaku usaha, termasuk pemberdayaan perempuan dan UMKM dalam skala ASEAN," jelasnya.

Senada, Azis Syamsudin menegaskan bahwa kepastian hukum adalah kunci utama mendorong kepercayaan dunia usaha. "KADIN Indonesia hadir bukan hanya menjembatani bisnis, tapi memastikan semua berjalan dalam ekosistem yang transparan dan kondusif. Kepastian hukum adalah pondasi untuk investasi berkelanjutan,sesuai dengan Visi ketua Umum KADIN" tegasnya.

Kolaborasi dengan Sarawak akan menjadi katalisator untuk mendorong UMKM naik kelas dan mempercepat masuknya investasi,
Poppy Zeidra, inisiator program ini, menambahkan bahwa pertemuan ini adalah bagian dari visi besar diplomasi bisnis modern.
"Kita tidak bisa hanya menunggu, kita harus jemput bola. Integrasi kemitraan strategis ini adalah bagian dari positioning Indonesia sebagai magnet investasi, khususnya di era kepemimpinan Presiden RI untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, terangnya.

Kolaborasi Strategis KADIN Indonesia Bidang Sarana, Prasarana, & Usaha Perkuat Diplomasi Ekonomi Indonesia
Business Delegation Meeting Bandung Jadi Langkah Konkret Sinergi Ekonomi Lintas Negara.

Dalam pertemuan ini, berbagai peluang kerja sama konkret dieksplorasi, mulai dari penguatan UMKM, pemberdayaan perempuan, pelatihan kepemimpinan, hingga rencana link and Match business dan investasi Indonesia - Sarawak Malaysia.(***)

BRI Pasar Minggu Wujudkan UMKM Naik Kelas

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus berupaya mengembangkan produk dan program perbankan unggulan kepada masyarakat. Salah satunya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Melalui BRI Cabang Pasar Minggu, disini program KUR bisa dirasakan sekali manfaatnya oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Pimpinan Cabang BRI Pasar Minggu, Mochammad Syarif Budiman menjelaskan, untuk program pembiayaan memang didominasi oleh UMKM oleh karena itu BRI hadir di Pasar Santa khususnya ada salah satu nasabah berupa toko Dunia Kopi yang kini naik kelas.

BRI memiliki beberapa program baik pemerintah maupun sifatnya komersil. Namun khusus program KUR ini banyak sekali nasabah yang terbantu untuk meningkatkan usahanya, salah satunya oleh Pemilik Toko Dunia Kopi yang ada di Pasar Santa, Suradi.

Pemilik Toko Dunia Kopi, Suradi mengatakan, bahwa dalam mengembangkan usaha kopi tidak bisa dilakukan sendiri. Salah satu dukungan yang sangat berperan dalam ekspansi bisnisnya adalah fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.

“Saya dulu di-backup sama BRI. Hampir semua modal usaha saya dibiayai BRI, dari beli kios hingga pengembangan usaha. Saya dapat KUR dari Rp100 juta hingga Rp500 juta,” ucapnya.

Dengan dukungan permodalan dari BRI, Suradi mampu memperbesar kapasitas usahanya, meningkatkan pembelian bahan baku, serta memperluas jaringan pemasaran. Ia juga bisa meningkatkan volume produksi hingga mencapai satu ton per hari, yang sebelumnya sulit dilakukan tanpa modal yang cukup.

Selain itu, BRI juga memberikan berbagai fasilitas lain yang mendukung kelancaran operasional bisnisnya, seperti kemudahan transaksi digital melalui QRIS dan layanan perbankan lainnya yang mempermudah pembayaran dari pelanggan.

Berkat bantuan KUR BRI, omzet Dunia Kopi meningkat secara signifikan. Semenjak mendapat bantuan dari BRI, pendapatan bisnisnya naik berkali-kali lipat. Kini, ia tidak hanya menjual kopi di pasar lokal tetapi juga memasok kopi ke berbagai negara, seperti Korea, Jepang, China, Bulgaria, dan Amerika.

“Kalau dulu lebih banyak pembeli dari luar negeri, sekarang sudah 50:50 antara dalam negeri dan luar negeri. Jadi pasar kita makin luas,” paparnya.

Selain itu, bisnis Dunia Kopi juga mampu memberdayakan banyak petani kopi di berbagai daerah di Indonesia. Ia menjalin kemitraan dengan para petani dan memberikan edukasi tentang cara meningkatkan kualitas kopi agar bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi.

“Kita juga kasih reward buat petani yang bisa mengolah kopi dengan bagus. Kalau kopinya berkualitas, kita kasih harga lebih tinggi supaya mereka semangat,” tegasnya.

Melihat perkembangan Dunia Kopi yang semakin pesat, Suradi optimis bahwa industri kopi di Indonesia akan terus berkembang. Ia berharap BRI terus memberikan dukungan kepada pelaku usaha kecil dan menengah agar bisa berkembang lebih jauh lagi.

“Saya berharap BRI bisa terus support usaha kecil kayak kita ini. Banyak teman-teman saya yang juga dibantu BRI dan berhasil mengembangkan usahanya,” terangnya.

Dengan semangat dan kerja kerasnya, serta dukungan dari KUR BRI, Dunia Kopi Pasar Santa kini telah menjadi salah satu ikon kopi di Jakarta. Kisah sukses Dunia Kopi, Suradi menjadi bukti bahwa dengan akses permodalan yang tepat dan strategi bisnis yang baik, usaha kecil bisa berkembang dan bersaing di pasar global.(***)

BRI Cabang Cimanggis Dukung Perkembangan Bisnis UMKM di Tapos

TANIINDONESIA.COM//DEPOK - BRI Cabang Cimanggis terus mendukung kegiatan UMKM yang ada di Kecamatan Tapos. Disini BRI Cabang Cimanggis Bersinergi dengan UMKM se-Kecamatan Tapos untuk mengembangkan bisnis UMKM yang ada di wilayah tersebut

Micro Business Area Manager BRI Cabang Cimanggis, Setyo Agung Yulianto menerangkan, pihaknya melalui kegiatan Gathering bersinergi antara BRI dan UMKM yang dihadiri oleh Plt Camat Tapos dan para pelaku UMKM.

"BRI siap mendukung pengembangan UMKM se-Kecamatan Tapos melalui pembiayaan dan transaksi perbankan yang dapat memudahkan para pelaku bisnis UMKM mengelola usahanya," ucapnya.

Ia menambahkan, dalam hal pembiayaan, BRI menyiapkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan produk pinjaman lainnya. Sedangkan untuk transaksi, UMKM dapat memanfaatkan fitur Qris, EDC dan transaksi di aplikasi BRIMo serta akses perbankan melalui agen BRIlink dan agen UMI.

Sementara itu, Plt.Camat Tapos, Suhendar SP menyambut baik atas sinergitas BRI dengan komunitas UMKM se-Kecamatan Tapos. Tentunya ini bisa memudahkan dan mengembangkan kegiatan bisnis masyarakat dan membantu Para UMKM Naik Kelas. Terutama dalam hal pengembangan SDM, membimbing UMKM mulai dari proses produksi. Tak hanya sampai disitu, bahkan juga ke tahap bentuk kemasan serta pemasaran juga akses Para UMKM ke Perbankan.

"Dengan peran Agen Brilink dan Agen UMI untuk Pembiayaan Super Mikro guna meningkatkan perekonomian masyarakat di Kecamatan Tapos," tutupnya.(***)