26 Mei 2024

Terima Kunjungan BPSIP Pati, Polbangtan Kementan Berbagi Kiat Sukses Pelayanan Informasi Publik

0

TANIINDONESIA.COM//YOGYAKARTA – Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) menerima kunjungan dari Tim PPID Balai Pengujian Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Pati yang melakukan Studi Tiru terkait Pelayanan Informasi Publik, Jumat (19/1/2024).

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan berbagi informasi merupakan hal penting untuk yang dapat meningkatkan produksi pertanian.

Mentan Amran menambahkan, hal ini juga sejalan dengan semangat Kementerian Pertanian yang bertekad untuk kembali mewujudkan swasembada.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, sependapat dengan hal tersebut.

Ia menjelaskan, studi tiru adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas SDM pertanian.

“Dan kualitas SDM yang meningkat tentunya akan berdampak sangat positif untuk peningkatan produksi pertanian. Apalagi SDM adalah faktor pengungkit utama dalam peningkatan produksi pertanian,” tuturnya.

Sementara Tim BPSIP Pati yang dipimpin langsung Kepala Balai, Wahidah Annisa Yusuf, berkunjung untuk menggali informasi mengenai kiat sukses Polbangtan Yogyakarta Magelang yang berhasil meraih Peringkat I Kategori Eselon II Kementerian Pertanian Predikat Informatif Tahun 2023.

“Maksud kedatangan kami ke Polbangtan Yoma yaitu ingin belajar bagaimana pengelolaan PPID yang dilakukan oleh Polbangtan Yoma hingga dapat meraih peringkat I kategori Eselon II,” jelas Wahidah.

Baca juga: Jaga Mutu Pendidikan, Polbangtan Kementan Gelar Sertifikasi ISO

Disebutkannya, PPID BPSIP Pati pada tahun 2023 masih ada pada kelompok predikat cukup informatif.

“Target kami tidak muluk-muluk, setidaknya pada pemeringkatan PPID tahun 2024 ini kami bisa meraih predikat Informatif. Oleh karena itu dari kunjungan ini kami berharap ada masukan-masukan perbaikan yang dapat kami aplikasikan di BPSIP Pati,” jelasnya.

Bambang Sudarmanto, Direktur Polbangtan Yoma, didampingi oleh Tim PPID menyambut kedatangan rombongan BPSIP dengan hangat. Disampaikan oleh Bambang bahwa kunci kesuksesan Pengelolaan PPID salah satunya adalah kekompakan Tim.

“Kami menyadari bahwa pengelolaan PPID ini sebenarnya adalah tugas tambahan bagi seluruh personil, namun yang kami tanamkan adalah bagaimana kita semaksimal mungkin memberikan pelayanan prima kepada pengguna layanan dan menanamkan bahwa jika lembaga kita berprestasi maka kita juga yang bangga,” ujar Bambang.

Selain itu keunggulan PPID Polbangtan Yoma lainnya yaitu intergrasi seluruh layanan menggunakan layanan elektronik dan layanan ramah disabilitas.

“Untuk memudahkan pengguna layanan kami dorong setiap bagian untuk mengembangkan layanan berbasis elektronik seperti aplikasi SIATO untuk mahasiswa, aplikasi konsultasi on line pertanian untuk petani dan penyuluh melalui Si Juru Tani, e- library, e-jurnal, dan tracer study. Selain itu kami juga sangat memperhatikan kebutuhan disabilitas dalam mengakses informasi seperti penyediaan buku braile, fasilitas kursi roda, web ramah disabilitas, penyematan subtitle pada video informasi dan sebagainya,” rincinya.

Bambang menambahkan pengembangan layanan berbasis elektronik ini tidak lain adalah untuk mempermudah Polbangtan Yoma dalam menjangkau seluruh pengguna layanannya tanpa batas ruang dan waktu.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *