21 April 2026

Berita terbaru

Berita utama

Berita terpopuler

Sinergi Kementan dan Kementerian PUPR Kembangkan SDM Bidang Pertanian

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui OCG Associates, memberikan pelatihan kepada masyarakat terdampak pembangunan Jalan Tol Akses Patimban di Kabupaten Subang.

Kegiatan bernama Pelatihan Olahan Keripik Singkong dan Pisang (Angkatan 3), dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian BBPP Lembang, Rabu (10/4/2025).

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan pangan merupakan kebutuhan dasar bagi lebih dari 280 juta penduduk Indonesia.

“Saya selalu katakan tanpa pangan sebuah negara itu bisa hancur karena nantinya akan terjadi konflik sosial antar masyarakatnya,” kata Mentan Amran.

Untuk mendukung kebutuhan pangan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) menggenjot kualitas SDM pertanian yang menjadi faktor utama untuk mengungkit produksi pangan.

Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, juga mengajak seluruh insan pertanian untuk meningkatkan produksi pertanian.

“Mari kita bergerak bersama meningkatkan produksi dan produktivitas pangan,” ajaknya.

Pada pelatihan ini, 35 orang peserta dibagi 3 kelompok diajak melakukan praktik dan dipandu widyaiswara serta petugas laboratorium.

Para peserta dipandu untuk membuat eggroll pisang, pai susu keju, dan keripik mangleng singkong.

Pelatihan dimulai dengan penjelasan oleh widyaiswara dan petugas laboratorium tentang bahan dan alat. Kemudian peserta praktik membuat ketiga bahan olahan tersebut.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/04/07/presiden-prabowo-pimpin-panen-serentak-di-14-provinsi-produksi-beras-tertinggi-dalam-7-tahun-petani-adalah-pahlawan-bangsa/

Mereka juga dipandu untuk menindaklanjuti hasil pelatihan agar bermanfaat.

Penghujung pelatihan, dilakukan pelepasan oleh Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, tim manajemen dan widyaiswara, serta perwakilan dari Program Pemulihan Mata Pencaharian (LRP).

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, mengatakan manusia adalah makhluk pembelajar yang setiap hari harus selalu mengasah kemampuan dan wawasannya dengan suatu hal yang baru.

“Ini akan membentuk karakter positif bagi siapapun yang tidak lelah untuk belajar setiap harinya,” tutur Ajat.

“Pengolahan hasil pertanian bisa menjadi alternatif usaha yang produktif dibidang pertanian, asalkan dilakukan dengan baik dan saya berharap ibu-ibu yang memang biasa melakukan pengolahan bahan baku menjadi bahan pangan, sukses menjalankan bisnis pengolahan pangan ini,” harap Ajat.

Rangkaian pelatihan dilanjutkan praktik mandiri sesuai rencana tindak lanjut. Pertemuannya sebanyak 3 kali dan peserta dibagi menjadi 3 kelompok.

Selanjutnya widyaiswara BBPP Lembang dan OCG Associates akan terjun langsung ke lapangan melakukan pendampingan fokus di pemasaran hingga produk olahan singkong dan pisang ini mampu dijual dan memberikan keuntungan bagi peserta pelatihan.

Pelatihan diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh semua peserta, sekaligus dapat menjadi active income untuk membantu keuangan keluarga pasca terdampak pembangunan jalan tol.

Dengan demikian pertanian bisa menjadi alternatif peningkatan taraf hidup masyarakat.

“Kami harap para peserta dapat mempraktikkan pelatihan ini secara mandiri dan menjadi salah satu alternatif sumber penghasilan mereka,” tutup Ajat.(***)

Presiden Prabowo Pimpin Panen Serentak di 14 Provinsi, Produksi Beras Tertinggi dalam 7 Tahun: Petani Adalah Pahlawan Bangsa

TANIINDONESIA.COM//Majalengka  – Beberapa hari setelah Idul Fitri, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung Panen Raya Nasional di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari panen serentak di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota, sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Data Kerangka Sampel Area (KSA) BPS mencatat bahwa pada April 2025, potensi luas panen nasional mencapai 1.595.583 hektare, dengan estimasi produksi sebesar 8.631.204 ton gabah kering giling (GKG) atau setara 4,97 juta ton beras. Secara kumulatif, produksi Januari–April 2025 tercatat 13.948.785 ton GKG, angka tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap capaian ini yang menurutnya merupakan hasil dari kerja keras para petani serta sinergi lintas sektor. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini bukan semata capaian teknis, namun juga keberhasilan moral dan sosial.

“Saya ingin sampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bekerja keras, para Menteri, Panglima TNI, Kapolri, jajaran pemerintah, dan tentu saja para petani. Saudara-saudara petani adalah tulang punggung bangsa. Tanpa pangan, tidak ada negara. Tanpa pangan, tidak ada NKRI,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden juga menyatakan kebahagiaannya karena pada Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, harga-harga pangan terkendali, stabil, dan terjangkau. Ia menilai keberhasilan ini merupakan buah dari kerja nyata seluruh jajaran pemerintahan dan para petani di seluruh pelosok negeri.

“Banyak negara saat ini kekurangan beras, harga pangan menjulang. Bahkan di negara terkaya sekalipun, telur langka. Tapi kita, Alhamdulillah, sekarang ekspor telur dan harganya turun. Ini berkat kerja keras semua pihak. Ini hasil kebijakan yang masuk akal dan kesungguhan kita untuk membela rakyat,” tambah Presiden.

Empat belas provinsi utama seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Yogyakarta, Sumatera Selatan, Aceh, Lampung, Sumut, Kalbar, Kalteng, Kalsel, NTB, dan Sulsel tercatat menyumbang hampir 91,42% produksi nasional bulan ini. Dengan luas panen 1,43 juta hektare dan produksi 7,89 juta ton GKG, wilayah ini menjadi tulang punggung produksi nasional. Jawa Timur menjadi penyumbang terbesar, disusul Jawa Barat dan Jawa Tengah. Di luar Pulau Jawa, kontribusi tertinggi berasal dari Sulsel, Lampung, dan NTB.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berhenti pada capaian ini. Program strategis seperti cetak sawah, distribusi pupuk, teknologi pertanian, dan koperasi desa akan terus diperluas untuk mendorong kemandirian pangan.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/03/24/kementan-tarik-minat-generasi-muda-melalui-agribisnis-tanaman-hias/

“Saya ingin jadi Presiden yang berhasil menjaga harga pangan. Saya ingin rakyat kita menikmati protein yang cukup, harga yang terjangkau. Kita ingin desa punya gudang, cold storage, apotek murah, dan truk pengangkut hasil panen. Kita ingin petani hidup makmur,” ujarnya penuh semangat.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang hadir mendampingi Presiden menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kebijakan yang tepat dan keberpihakan Presiden terhadap sektor pertanian.

“Terima kasih dari petani Indonesia. Harga gabah naik Rp6.500 per kilogram. Dan ini kebahagiaan petani seluruh Indonesia. Ada 100 juta petani yang berterima kasih kepada Bapak Presiden. Kemudian juga terima kasih atas kebijakan pupuk yang lebih sederhana. Tadi kami keliling, petani berterima kasih karena mendapatkan pupuk lebih mudah dibanding sebelumnya,” ujar Mentan Amran.

Ia menambahkan, sebelumnya distribusi pupuk memerlukan tanda tangan dari 12 menteri, 38 gubernur, dan 500 wali kota/bupati. Namun kini, berkat Instruksi Presiden yang ditandatangani, pupuk dapat langsung disalurkan dari pabrik ke kelompok tani (Gapoktan).

“Ini betul-betul revolusi sektor pertanian, Bapak Presiden. Kemudian program pompanisasi telah meningkatkan produksi padi di Pulau Jawa sebesar 2,8 juta ton di saat krisis El Nino. Alhamdulillah produksi kita meningkat. Menurut data dari BPS, terjadi peningkatan produksi sebesar 52 persen pada Januari, Februari, dan Maret,” lanjutnya.

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan kebanggaannya kepada seluruh petani Indonesia. Ia menyebut mereka sebagai pahlawan produksi, dan menegaskan bahwa pemerintahannya akan berdiri bersama mereka untuk membangun masa depan pangan Indonesia.

“Kami bangga mengabdi kepada rakyat. Tidak ada panggilan lebih mulia daripada membela petani. Karena itu, petani harus dimuliakan. Harus makmur. Dan kami akan buktikan itu bersama-sama,” tegas Presiden Prabowo.

Dengan komitmen kuat dan sinergi nasional, Indonesia melangkah mantap menuju swasembada pangan yang berkelanjutan, menjawab tantangan global dengan keberanian dan kerja nyata.

BRI Rawamangun Berbagi Jumat Berkah

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - BRI Cabang Rawamangun terus memberikan pelayanan terbaik kepada para nasabah. Tak hanya itu, untuk lingkungan sekitar juga ada kepedulian sosial yang dilakukan oleh BRI Cabang Rawamangun.

Pimpinan Cabang BRI Rawamangun, Rahardian Umar Dani mengatakan, pihaknya memiliki agenda rutin bulanan. Tentunya ini ditujukan bagi masyarakat sekitar. Program rutin bulanan ini berupa Jumat Berkah.

"Jadi kami berbagi Jumat Berkah kepada masyarakat sekitar," ungkapnya.

Adapun Program Jumat Berkah ini berupa pembagian makan siang gratis kepada masyarakat sekitar di Jalan Pemuda, Rawamangun. Kali ini BRI Cabang Rawamangun membagikan makan siang gratis pada Jumat, 25 April 2025.

"Pembagian makan siang gratis ditujukan untuk masyarakat sekitar yang melintas di area kantor cabang kami," jelasnya.

Selain program Jumat Berkah, BRI Rawamangun juga memiliki beragam agenda lainnya di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan lain sebagainya. Juga ada produk-produk unggulan perbankan BRI yang tentunya akan menguntungkan nasabah.

"Kalau program, BRI punya banyak sekali begitu juga dengan produk perbankan unggulan," tegasnya.

BRI tak hanya memaksimalkan pelayanan offline di seluruh kantor cabang yang ada. Melalui aplikasi online, nasabah juga bisa melakukan transaksi perbankan dengan mudah melalui BRImo.(***)

Sinergi Dua UPT Kementan Wujudkan Regenerasi Pertanian

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian, yaitu Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang dan Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia (PEPI), bersinergi melakukan regenerasi petani sebagai komitmen mencapai swasembada pangan.

Sinergi antara pelatihan dan pendidikan itu diwujudkan saat lima mahasiswa PEPI melakukan praktik magang selama 90 hari di BBPP Lembang yang berakhir, Jumat (27/03/2025).

Kelima mahasiswa tersebut adalah Mustika Balqis, Marsudi, F. Dahinar, Imas Masruroh, dan Uli Cristina Nainggolan, yang mempelajari budidaya berbagai komoditas yang ditumbuhkan di Inkubator Agribisnis BBPP Lembang.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan peran generasi muda dalam membangun pertanian Indonesia sangat penting.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan pemuda yang tidak hanya cerdas, tapi juga berkarakter kuat menghadapi tantangan dunia.

“Dengan karakter yang kuat, jujur, disiplin, dan pekerja keras, pemuda Indonesia bisa menjadi ujung tombak mewujudkan swasembada pangan dan mengantarkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” tutur Amran.

“Mari bersama kita wujudkan cita-cita besar ini. Indonesia tidak hanya swasembada, tetapi menjadi bangsa yang mampu memberi makan dunia,” imbuhnya.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/04/11/sinergi-kementan-dan-kementerian-pupr-kembangkan-sdm-bidang-pertanian/

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyebut regenerasi petani sangat dibutuhkan. Karena, petani-petani yang ada saat ini sudah semakin tua.

“Sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit. Itulah pentingnya mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” kata Santi.

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menegaskan jika BBPP Lembang selalu berusaha mengoptimalkan PKL sesuai dengan kebutuhan lembaga pendidikan seperti PEPI. Harapnya, ini dapat berkontribusi kepada swasembada pangan.

Selama PKL, kelima mahasiswa membudidayakan berbagai komoditas. Marsudi misalnya, mempraktikkan budidaya tanaman pakcoy dengan sistem hidroponik deep flow technique.

Kemudian Dahinar mengembangkan budidaya tanaman padi menggunakan sistem aquaponik. Lalu Imas mempelajari budidaya tanaman hias kaktus dan sukulen secara vegetatif.

Sementara Mustika dan Uli berfokus pada budidaya tanaman tomat beef. Namun, Mustika berfokus kepada sistem budidayanya dengan menggunakan sistem irigasi tetes dan Uli berfokus pada analisis usaha tani tomat beef untuk mendapatkan keuntungan.Salah seorang mahasiswa, Mustika Balqis, memberikan kesan pesannya selama melakukan PKL di BBPP Lembang.

“Para widyaiswara dan pembimbing telah dengan baik dan sabar membimbing kami. Kami juga mendapat banyak pengetahuan mengenai budidaya yang tidak kami dapatkan di kampus,” ujarnya.(***)

BRI Cabang Pondok Indah Gelar Buka Bersama dan Santunan

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Bulan suci Ramadan hanya datang setahun sekali. Oleh karena itu momen dibulan yang mulia ini kita manfaatkan sebaik mungkin. Terlebih jika kita bisa bermanfaat untuk orang lain bahkan masyarakat luas.

Bertepatan dengan Ramadan kali ini, BRI Cabang Pondok Indah menggelar acara buka puasa bersama sekaligus santunan Anak Yatim dan Duafa.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Yayasan Baitul Maal BRILian Regional Office Jakarta 2 pada 26 Maret 2025.

Pimpinan Cabang BRI Pondok Indah, Michael Sebastian mengatakan, acara buka bersama dan santunan diberikan kepada 50 Anak Yatim dan Duafa yang di kelola oleh Masjid Ar Rahmah Komplek Kodam Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Masjid ini merupakan salah satu binaan BRI Cabang Pondok Indah.

"Semoga apa yang diberikan oleh BRI Cabang Pondok Indah bisa bermanfaat untuk anak yatim dan duafa yang menerima santunan," ungkapnya.

Michael menambahkan, BRI selain memiliki produk perbankan unggulan, juga mempunyai program-program yang bersinggungan dengan masyarakat. Tak hanya di Ramadhan, berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, sosial, keagamaan juga menjadi agenda rutin BRI di luar bulan puasa.

"Tentunya kami sangat menyambut baik jika ada program yang bisa membantu masyarakat," tegasnya.(***)

BRI BO Jakarta Menara Brilian Salurkan Santunan

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Di bulan yang penuh berkah ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memaksimalkan diri. Tak hanya memberikan pelayanan terbaik, memberikan produk dan program unggulan, BRI juga memiliki aktivitas sosial saat ramadan.

Salah satu kegiatan yang dilakukan yaitu memberikan paket sembako kepada yang membutuhkan. BRI Branch Office (BO) Jakarta Menara Brilian memberikan santunan berupa paket sembako dan uang tunai.

Pimpinan Cabang BRI BO Jakarta Menara Brilian, Yoga Aditya Pratama menjelaskan, ini merupakan program rutin ramadan, hanya saja lokasi berbagi disesuaikan dengan kebutuhan setiap tahunnya. Adapun paket sembako dan uang tunai diberikan kepada 20 anak yatim.

“Ramadan tahun ini kami memberikan paket sembako dan uang tunai kepada 20 anak yatim di Resto Rumadara Cipete, salah satu nasabah kelolaan kami, ” ungkapnya.

Yoga menambahkan, BRI mempunyai banyak aktivitas tak hanya di ramadan. Tentunya semua kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat sekitar yang ada di lingkungan BRI BO Jakarta Menara Brilian. Untuk jenis programnya sendiri juga beragam, dibidang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan lainnya.

BRI juga mengunggulkan pelayanan di kantor cabang maupun aplikasi online yaitu BRImo. Dimana para nasabah bisa mudah melakukan transaksi perbankan dalam satu genggaman di smartphone.

“Baik datang langsung maupun melalui aplikasi BRImo, nasabah bisa melakukan transaksi perbankan dengan mudah dan nyaman,” tegasnya.

BRI juga terkenal dengan beberapa produk unggulan, bahkan ada program undian berhadiah yang sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya. Semakin banyak transaksi perbankan, nasabah berkesempatan mendapat hadiah menarik yang disediakan BRI.

“Ayo tingkatkan transaksi perbankan di BRI, dapatkan beragam benefit yang menarik,” tutupnya.(***)

Akhir Pekan, Gerai Pasar Pangan Murah Kementan Diburu Warga Lembang

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Akhir pekan ini, Sabtu (22/3/2025), Gerai Pasar Pangan Murah Kementerian Pertanian (Kementan), yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lmbang, mampu menarik minat masyarakat Lembang dan sekitarnya.

Warga berdatangan dan belanja aneka bahan pangan pokok yang dibutuhkan selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Selain itu, memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan operasi ini bertujuan untuk memastikan stok pangan cukup dan harga tetap stabil.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/03/24/siap-wujudkan-swasembada-pangan-penyuluh-pertanian-kalimantan-tengah-ikuti-tot/

Sehingga, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, pangan aman, ibadah pun nyaman.

Ditemui saat membeli aneka bahan pangan, 3 warga Kampung Sukahaji Lembang, Neneng, Yayat dan Pipin, mengaku sering datang ke pasar murah BBPP Lembang, untuk membeli aneka bahan pangan yang dibutuhkan.

“Pasar murah ini sangat membantu karena harganya terjangkau, di bawah harga pasar,” ucap ketiganya.

Selama 17 hari pelaksanaan Gerai Pasar Pangan Murah di BBPP Lembang, tercatat total penjualan sebesar Rp 261.730.500.

Rinciannya minyak goreng Minyakita terjual 4.860 liter, beras premium 1000 kg, telur ayam ras 968 kg, daging ayam beku 147 kg, daging kerbau 720 kg, bawang merah 386 kg, tepung terigu 634 kg, gula pasir 395 kg, dan beras SPHP sebesar 5.685 kg.(***)

Siap Wujudkan Swasembada Pangan, Penyuluh Pertanian Kalimantan Tengah Ikuti ToT

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG - Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, menyelenggarakan Training of Trainers Mendukung Brigade Pangan Angkatan 1 dan 2, yang dilaksanakan secara hybrid.

Sesi daring telah dilaksanakan, dilanjutkan sesi luring (offline), 18 – 21 Maret 2025, di Asrama Haji Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah. Pelatihan diikuti 60 penyuluh pertanian Provinsi Kalimantan Tengah.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan Brigade Pangan adalah langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

Ia menambahkan, program ini juga diharapkan dapat mewujudkan swasembada pangan Indonesia.

“Pendampingan yang efektif penting untuk memastikan keberhasilan program ini. Kementan melibatkan penyuluh pertanian untuk mendampingi brigade pangan,” ujar Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan brigade pangan sudah terbentuk dibeberapa wilayah di Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman.

“Kami mengharapkan dukungan para penyuluh pertanian, sebagai ujung tombak untuk membantu mendorong dan mendiseminasikan inovasi kepada patani agar kesejahteraan yang menjadi target utama dapat terwujud,” ungkapnya.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/03/20/regenerasi-petani-kementan-dukung-peningkatan-kapasitas-generasi-z/

Selama sesi luring, peserta memperoleh materi secara klasikal dan praktik dari widyaiswara BBPP Lembang dan Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah.

Materi klasikal tentang pemeliharaan padi lahan rawa dan penanganan pascapanen serta penyusunan proposal agribisnis berorientasi bisnis.

Sedangkan materi praktik dilaksanakan di lokasi Brigade Pangan Muda Jaya Sejahtera Kabupaten Pulang Pisau, tentang pengoperasian tractor roda 2, combine harvester.

Sementara itu materi pengoperasian drone spray diberikan oleh PT. Maxxi Tani Teknologi Kalimantan.

Kepala Balai, Ajat Jatnika, saat menutup pelatihan, Jumat (21/3/2025), mengapresiasi kolaborasi yang telah kita lakukan dalam upaya swasembada pangan yang sangat penting ini untuk kedaulatan pangan bangsa Indonesia.

"Saya berharap Kalimantan Tengah bisa berperan aktif menjadi leading sektor pangan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan kegiatan ini," katanya.

Kartika, salah satu peserta yang berasal dari Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang Pisau, menyatakan rasa bersyukurnya bisa mengikuti pelatihan ini.

“Kegiatan ini menambah pengalaman dan pengetahuan kami. Selain itu bisa serta silaturahmi, saling bertukar pengalaman dengan penyuluh pertanian lainnya berkaitan pencapaian swasembada pangan,” katanya.(***)

Kementan Tarik Minat Generasi Muda melalui Agribisnis Tanaman Hias

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG - Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, menyelenggarakan Pelatihan Agribisnis Tanaman Hias bagi Generasi Muda, 17 – 21 Maret 2025. Kegiatan diikuti 16 peserta yang terdiri dari siswa dan mahasiswa yang sedang praktik kerja di BBPP Lembang.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan kompetensi SDM, khususnya generasi muda, harus terus digenjot karena perannya penting untuk membangun pertanian Indonesia.

“Peran generasi muda sangat penting. Indonesia membutuhkan pemuda yang tidak hanya cerdas, tapi juga berkarakter kuat menghadapi tantangan dunia,“ tutur Amran.

“Dengan karakter yang kuat, jujur, disiplin, dan pekerja keras, pemuda Indonesia bisa menjadi ujung tombak mewujudkan swasembada pangan dan mengantarkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” imbuhnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan petani-petani yang ada saat ini sudah semakin tua.

"Sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit. Itulah pentingnya mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” kata Santi.

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menegaskan komitmennya mencetak generasi muda agar mampu menjadi wirausaha muda melalui berbagai program peningkatan kompetensi. Di antaranya pelatihan, kegiatan kunjungan singkat dan kegiatan magang.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/03/24/akhir-pekan-gerai-pasar-pangan-murah-kementan-diburu-warga-lembang/

Selama pelatihan, peserta diberikan materi secara klasikal yaitu persiapan benih tanaman hias dan persiapan media tanaman hias. Peserta antusias praktik perbanyakan tanaman kaktus dengan cara menempel (grafting).

Di materi lainnya yaitu penanaman dan pemeliharaan tanaman hias, peserta didampingi widyaiswara praktik pengujian pH tanah menggunakan tanaman rimpang kunyit.

Setelah itu, peserta memperoleh materi pupuk dan pemupukan tanaman hias dan pengendalian hama dan penyakit terpadu tanaman hias serta panen dan pascapanen tanaman hias.

Saat materi agrikreatif tanaman hias, widyaiswara menjelaskan potensi bisnis tanaman hias yang tinggi dan bisa menghasilkan keuntungan banyak melalui agrikreatif. Generasi muda ini juga diajak menanam tanaman hias menggunakan media hydrogel.

Hari berikutnya, materi analisa usahatani diberikan dan peserta mendemokan membuat bisnis model canvas. Terakhir, peserta memperoleh materi pemasaran tanaman hias dan media pembelajaran.

Akhir pelatihan, Jumat (21/3/2025), salah satu peserta, Imas Masruroh, mahasiswi semester 6 PEPI Serpong mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat, memberikan pemahaman untuk mengenal budidaya, pemeliharaan hingga pemasaran terkait budidaya tanaman kaktus. Interaksi dengan para widyaiswara dan peserta lain juga memperkaya pengalaman saya,” ucapnya.(***)

BRI Kanca Jakarta Warung Buncit Bagikan 450 Paket Sembako

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Di bulan yang penuh berkah ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memaksimalkan diri. Tak hanya memberikan pelayanan terbaik, memberikan produk dan program unggulan, BRI juga memiliki aktivitas sosial saat ramadan.

Salah satu kegiatan yang dilakukan yaitu memberikan paket sembako kepada yang membutuhkan. BRI Kanca Jakarta Warung Buncit memberikan 450 paket sembako ke para pekerja yang membutuhkan di lingkungan kerja BPSDM Kementrian Hukum.

Pimpinan Cabang BRI Kanca Jakarta Warung Buncit, Pamadi Purno Widodo menjelaskan, ini merupakan program rutin ramadan, hanya saja lokasi berbagi disesuaikan dengan kebutuhan setiap tahunnya. Adapun paket sembako yang diberikan terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu dan teh.

“Ramadan tahun ini kami memberikan 450 paket sembako kepada para pekerja yang membutuhkan di lingkungan BPSDM Kementrian Hukum,” ungkapnya.

Pamadi menambahkan, BRI mempunyai banyak aktivitas tak hanya di ramadan. Tentunya semua kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat sekitar yang ada di lingkungan BRI Kanca Jakarta Warung Buncit. Untuk jenis programnya sendiri juga beragam, dibidang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan lainnya.

BRI juga mengunggulkan pelayanan di kantor cabang maupun aplikasi online yaitu BRImo. Dimana para nasabah bisa mudah melakukan transaksi perbankan dalam satu genggaman di smartphone.

“Baik datang langsung maupun melalui aplikasi BRImo, nasabah bisa melakukan transaksi perbankan dengan mudah dan nyaman,” tegasnya.

BRI juga terkenal dengan beberapa produk unggulan, bahkan ada program undian berhadiah yang sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya. Semakin banyak transaksi perbankan, nasabah berkesempatan mendapat hadiah menarik yang disediakan BRI.

“Ayo tingkatkan transaksi perbankan di BRI, dapatkan beragam benefit yang menarik,” tutupnya.(***)