Judi Online Jadi Sorotan, Politeknik Enjiniring Kementan Perkuat Pembinaan Pegawai

TANIINDONESIA.COM, Tangerang – Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) menggelar pembinaan pegawai sebagai upaya memperkuat integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme di lingkungan kerja. Kegiatan yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencegah keterlibatan pegawai dalam praktik judi online.
Pembinaan berlangsung Senin (29/9/2026) di Auditorium PEPI, Tangerang. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pegawai sebagai bagian dari penguatan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berintegritas.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Pertanian dan surat edaran Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terkait pencegahan keterlibatan pegawai dalam praktik judi online.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya integritas bagi seluruh jajaran Kementerian Pertanian. Menurutnya, integritas menjadi salah satu fondasi utama dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya tegaskan bahwa di lingkungan Kementerian Pertanian tidak ada tempat bagi siapa pun yang terlibat judi online. Kita harus menjadi teladan yang bersih, jujur, dan bermanfaat bagi masyarakat serta bangsa,” kata Mentan Amran.
Sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Idha Widi Arsanti turut mendorong penguatan pembinaan dan pengawasan terhadap pegawai sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Kementerian Pertanian yang berintegritas dan profesional.
Lingkungan kerja yang sehat perlu dibangun melalui komitmen bersama, keteladanan pimpinan, serta tanggung jawab setiap individu dalam menjaga perilaku dan etika. Karena itu, pembinaan pegawai menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan nilai integritas dan profesionalisme terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas,”Tegas Arsanti
Arahan tersebut menjadi penguatan bagi seluruh pegawai untuk menjaga integritas, baik dalam menjalankan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Pegawai juga diingatkan agar menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Dalam pembinaan di Auditorium PEPI, materi disampaikan oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Mohammad Amin, bersama Direktur PEPI, Harmanto.
Pembinaan membahas pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme pegawai, termasuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang dapat memberikan dampak negatif terhadap diri sendiri, keluarga, maupun institusi.
Judi online tidak hanya berkaitan dengan persoalan keuangan. Aktivitas tersebut juga dapat menimbulkan dampak terhadap kehidupan sosial, hubungan keluarga, produktivitas, dan pelaksanaan tugas. Karena itu, pencegahan perlu dilakukan melalui kesadaran pribadi sekaligus komitmen bersama di lingkungan kerja.
Selain pencegahan judi online, pembinaan juga menjadi sarana untuk memperkuat budaya kerja yang berlandaskan integritas, disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme. Seluruh pegawai PEPI didorong untuk menjaga perilaku dan etika dalam menjalankan tugas serta menggunakan teknologi secara positif.
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Mohammad amin juga menekankan pentingnya peran setiap pegawai dalam menjaga nama baik institusi. Lingkungan kerja yang sehat tidak hanya dibangun melalui aturan, tetapi juga melalui kesadaran dan keteladanan seluruh pegawai.
Pembinaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian pegawai terhadap pentingnya menjaga integritas sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, profesional, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, PEPI berkomitmen membangun sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.
Langkah tersebut diharapkan turut mendukung terwujudnya tata kelola kelembagaan yang baik serta memperkuat peran Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia sebagai institusi pendidikan vokasi pertanian yang menghasilkan sumber daya manusia profesional, kompeten, dan berintegritas.(*)
