21 April 2026

Berita terbaru

Berita utama

Berita terpopuler

BRI BO Karawang – Kantor Imigrasi Adakan Pelatihan Hospitality Pelayanan Prima

TANIINDONESIA.COM//KARAWANG - Kantor Imigrasi Kelas 1 non TPI Karawang mengadakan Pelatihan Hospitality Pelayanan Prima bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Karawang.

Kegiatan merupakan bentuk upaya untuk meningkatan pelayanan layanan yang profesional dan prima, terutama dibidang keimigrasian.

Kegiatan pelatihan ini diadakan pada 28 Juli 2025 di aula Kantor Imigrasi Kelas 1 non TPI Karawang dan dihadiri oleh tim dari BRI. Adapun tujuan acara ini adalah untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai prinsip-prinsip pelayanan prima (service excellent) yang sangat relevan dengan tugas dan fungsi Kantor Imigrasi.

Branch of Head BRI Karawang yang diwakili oleh Manager Operasional dan Layanan, M Rifky Perdana mengapresiasi kerjasama yang terjalin antara Kantor Imigrasi Kelas 1 non TPI Karawang dan BRI. Serta pentingnya kegiatan ini dalam mendorong transformasi pelayanan publik.

Ia menekankan pentingnya dilakukan peningkatan kompetensi dan wawasan petugas menjadi modal penting dalam memberikan pelayanan yang humanis bagi masyarakat.

“Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Kantor Imigrasi Kelas 1 non TPI Karawang dan sektor perbankan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Selain meningkatkan pemahaman mengenai produk perbankan, pelatihan service excellent juga memberikan bekal praktis bagi petugas dalam menghadapi tantangan pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas 1 non TPI Karawang dengan lebih sigap, empatik, dan profesional.

"Semoga dengan adanya pelatihan ini bisa semakin meningkatkan pelayanan Kantor Imigrasi Kelas 1 non TPI Karawang dan tentunya saling sinergi dengan BRI," tutupnya.(***)

BRI KC Mabes TNI CIlangkap Berbagi Jumat Berkah di Empat Lokasi

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Mabes TNI CIlangkap kembali menggelar program Jumat Berkah. Program ini merupakan salah satu agenda rutin yang diadakan oleh BRI KC Mabes TNI Cilangkap. Kali ini program Jumat Berkah diadakan di empat lokasi pada 22 Agustus 2025.

Pimpinan BRI KC Mabes TNI CIlangkap, Pranathan Triatmojo menjelaskan, untuk Program Jumat Berkah kali ini dilaksanakan di empat lokasi yaitu di Yayasan Fadhilah Ihsan, Yayasan Rumah Harapan Cilangkap, Yayasan Rumah Harapan Cipayung dan Yayasan PYI.

“Alhamdulilah kami selalu mengagendakan Program Jumat Berkah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Pranathan menambahkan, adapun bingkisan yang diberikan ke empat lokasi merupakan kebutuhan pokok sehari-hari yang dibutuhkan. Sehingga dengan adanya bantuan dari Program Jumat Berkah ini bisa membantu meringankan. Sebanyak 40 bingkisan sembako dibagikan ke empat lokasi tersebut.

“Kami membagikan 40 bingkisan sembako kepada empat yayasan yang ada disekitar lingkungan kantor,” tegasnya.

Selain Program Jumat Berkah, BRI juga mempunyai beragam produk dan program unggulan. Mulai dari program untuk pendidikan, kesehatan, keagamaan, juga ada program undian berhadiah hingga produk perbankan online melalui BRImo yang memudahkan nasabah dalam bertransaksi dalam satu genggaman. Disini nasabah bisa bertransaksi perbankan mulai dari produk tabungan, pinjaman, pembayaran, asuransi, investasi hingga lifestyle tersedia diaplikasi BRImo.

“Sebagai salah satu perbankan yang banyak menerima penghargaan, BRI terus memaksimalkan pelayanan kepada nasabah. Setiap nasabah yang datang akan dilayani dengan baik, mulai dari pintu masuk hingga ke layanan yang diperlukan seperti teller maupun customer service,” tutupnya.(***)

BRI KC Pancoran Serahkan Hadiah Undian Simpedes

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - BRI Kantor Cabang (KC) Pancoran melakukan kegiatan penyerahan hadiah undian Simpedes Semester 2 Tahun 2024 periode 1 September 2024 hingga 28 Februari 2025. Acara penyerahan dilaksanakan di Kantor BRI KC Pancoran pada 3-4 Juli 2025.

Pemimpin Cabang BRI Pancoran, Ainul Wardi menjelaskan, adapun hadiah yang diserahkan dari program undian Simpedes kali yaitu 2 unit sepeda motor Yamaha Fazzio, Logam Mulia seberat 5 gram, TV LED 43 inch, TV LED 32 Inch dan mesin cuci Sharp.

"Kami menyerahkan hadiah berupa sepeda motor Yamaha Fazzio dan LED TV kepada nasabah yang memenangkan undian," ungkapnya.

Ainul menuturkan, penyerahan hadiah ini dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh para nasabah beserta manajemen dari BRI KC Pancoran. Tentunya banyak kesempatan yang bisa didapatkan oleh para nasabah dalam memenangkan undian Simpedes.

Perbanyak transaksi perbankan baik secara offline di kantor cabang maupun melalui online di aplikasi BRImo.

“Jadi nasabah harus rajin menambah Saldo di rekening Simpedes supaya mendapatkan Kupon undian Semakin besar Saldo tabungan semakin besar juga kesempatan yang di dapat,” terangnya.

Program BRI Undian Simpedes merupakan salah satu yang menjadi agenda rutin dalam rangka mengapresiasi para nasabah. Program ini dilaksanakan di seluruh Indonesia dan di undi di masing-masing kantor cabang.

"Banyak sekali ragam hadiah yang bisa didapatkan oleh nasabah BRI," tutupnya.(***)

Sudaryono: Anak Petani Desa yang Terima Bintang Kehormatan dari Istana Negara

TANIINDONESIA.COM//Jakarta – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono resmi menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputra Pratama langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa luar biasa Wamentan Sudaryono dalam sektor pertanian nasional. Selama menjabat sebagai Wamentan, ia dinilai berhasil memperkuat program ketahanan pangan nasional, memperluas akses petani terhadap pupuk dan sarana produksi, serta mendorong berbagai kebijakan yang berpihak kepada petani.

Wamentan Sudaryono atau akrab disapa Mas Dar ini menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Ia memaknai penghargaan tersebut sebagai penyemangat untuk terus memajukan sektor pertanian di Indonesia.

Baca juga:

Mentan Amran Terima Anugerah Bintang Mahaputra Adipurna dari Presiden Prabowo

“Saya lahir dari keluarga petani. Penghargaan ini saya persembahkan untuk para petani Indonesia yang tidak pernah berhenti bekerja keras memberi makan bangsa,” kata Wamentan Sudaryono usai menghadiri Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025) siang.

Ia menilai anugerah yang diterima sebagai semangat baru untuk melangkah lebih kokoh dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai bangsa yang mandiri, berdaulat, dan sejahtera melalui sektor pertanian.

Pria lulusan National Defence Academy (NDA) Of Japan ini juga menegaskan akan terus memperkuat kerja nyata di lapangan melalui program prioritas pangan strategis, modernisasi pertanian, hingga pengembangan petani muda.

“Ini tidak hanya penghargaan semata. Tapi pendorong bagi kami untuk terus melakukan upaya terbaik untuk mencapai swasembada pangan dan menyejahterakan petani,” pungkasnya.(***)

Mentan Amran Terima Anugerah Bintang Mahaputra Adipurna dari Presiden Prabowo

TANIINDONESIA.COM//Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman resmi menerima penghargaan Bintang Mahaputra Adipurna langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Negara pada Senin (25/8/2025).

Tanda kehormatan ini diberikan atas jasa luar biasa dalam bidang pertanian melalui program swasembada pangan, subsidi alat dan benih bagi petani, serta pengendalian impor strategis. Bintang Mahaputera Adipurna adalah kelas pertama dari tanda kehormatan Bintang Mahaputera. Kelas ini merupakan kelas tertinggi dari Bintang Mahaputera.

Mentan Amran menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya untuk dirinya, melainkan untuk seluruh petani Indonesia.

“Jadi ini adalah penghargaan bagi petani Indonesia yang diberikan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia,” kata Mentan Amran usai Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia di Istana Negara.

Mentan Amran mengatakan penganugerahan tersebut merupakan apresiasi atas kontribusi nyata jajaran insan pertanian dalam mendorong ketahanan pangan nasional, peningkatan produksi pangan strategis, serta keberpihakan pada petani di seluruh Indonesia.

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah komando Mentan Amran selama ini konsisten menjalankan program-program strategis, mulai dari peningkatan produktivitas pangan, penguatan hilirisasi komoditas, hingga modernisasi pertanian dengan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Baca juga:

Kementan Fokus Regenerasi Petani Muda untuk Terapkan Smart Farming

Beberapa keberhasilan sektor pertanian di antaranya tidak adanya impor beras hingga Agustus 2025 di tengah krisis pangan global. Produksi pangan khususnya padi menunjukkan tren yang positif. Berdasarkan data FAO, USDA, dan Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional melonjak dari 30,62 juta ton pada 2024 dan diperkirakan mencapai 33,8–35,6 juta ton pada 2025.

Cadangan beras pemerintah juga mencapai rekor tertinggi dalam 57 tahun, yakni 4,2 juta ton, jauh melampaui stok tahun lalu yang hanya sekitar 1 juta ton.

Dengan diterimanya penghargaan ini, Mentan Amran mengungkapkan komitmen jajaran Kementan untuk terus memperkuat langkah nyata dalam mewujudkan visi Presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

“Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan pangan Indonesia cukup, berdaulat, dan mampu menyejahterakan petani,” ungkap Mentan Amran.

Sebelumnya, Mentan Amran pernah menerima penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Istana Negara, pada November 2020 silam.

Selain itu, atas dedikasinya di bidang pembangunan pertanian, pada tahun 2007, Mentan Amran juga menerima penghargaan Satya Lencana Pembangunan di Bidang Wirausaha Pertanian dari Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.(***)

Debut Baterai 10.000mAh+: realme Siap Guncang Pasar di 828 Anniversary

TANIINDONESIA.COM//Shenzhen, Tiongkok – realme tengah bersiap untuk merayakan 828 Anniversary Celebration pada 27 Agustus 2025. Acara ini akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan brand realme dan menghadirkan dua teknologi revolusioner yang menegaskan komitmennya terhadap inovasi.

Salah satunya adalah teknologi baterai berkapasitas lebih dari 10.000mAh yang dirancang untuk menghilangkan rasa khawatir akan kehabisan daya (battery anxiety) dan mendefinisikan ulang ketahanan daya bagi para pengguna dengan intensitas tinggi.

Baterai 10.000mAh+ dengan 100% Anoda Silikon Pertama di Dunia

Baterai berkapasitas lebih dari 10.000mAh ini menggunakan teknologi 100% anoda silikon, merupakan sebuah terobosan yang mampu mencapai kepadatan energi 1200 Wh/L, tertinggi yang pernah ada di smartphone. Inovasi tersebut menghadirkan keseimbangan luar biasa antara kapasitas besar dan desain yang tetap ramping.

realme berupaya menyediakan baterai yang mampu memenuhi kebutuhan pengguna berat, baik untuk sesi gaming maraton, kreasi konten seharian, maupun perjalanan panjang.

realme Tegaskan Posisi Sebagai Pelopor Teknologi Baterai

Langkah ini bukan yang pertama bagi realme dalam memimpin inovasi teknologi baterai. Dalam setahun terakhir, realme berhasil mencatat berbagai pencapaian industri yang mengesankan.

●   Pada tahun 2024, realme memperkenalkan teknologi 320W SuperSonic Charging yang mampu mengisi daya baterai 4.420mAh hingga penuh hanya dalam 4 menit 30 detik.

●   Awal tahun ini, realme meluncurkan kombinasi pertama di dunia antara baterai 7.000mAh dan pengisian cepat 120W melalui realme GT 7, menggabungkan kapasitas besar dengan pengisian ultra-cepat.

●   Tiga bulan lalu, realme bahkan memamerkan smartphone konsep dengan baterai 10.000mAh dan kepadatan energi 887 Wh/L.

Rangkaian pencapaian itu membuktikan pemahaman mendalam realme terhadap teknologi baterai dan komitmennya untuk memenuhi kebutuhan generasi muda yang selalu aktif, baik untuk streaming, bermain game, maupun menjelajah aktivitas lain.

Selain terobosan baterai berkapasitas tinggi tersebut, realme juga akan unjuk gigi ke publik dengan satu teknologi “game-changing” lainnya yang akan diluncurkan di acara tersebut. Detailnya masih dirahasiakan, namun dapat dipastikan akan semakin mengukuhkan reputasi realme sebagai pelopor inovasi di industri smartphone.

Nantikan informasi lengkapnya pada 27 Agustus mendatang dan jadi saksi lahirnya inovasi yang telah disiapkan oleh brand muda ini, sekaligus merayakan ulang tahunnya yang ke-7 bersama para fans setia di seluruh dunia.

Kunjungi www.realme.com/id dan ikuti akun media sosial resmi realme Indonesia untuk selalu terupdate dengan informasi mengenai produk, layanan, dan promo terkini dari realme untuk pasar Tanah Air.(***)

Kementan Fokus Regenerasi Petani Muda untuk Terapkan Smart Farming

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG - Sebagai upaya mencetak generasi petani yang tangguh dan inovatif, Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu mereka. Kementan juga memperkenalkan smart farming kepada para petani muda.

Kesempatan ini dimanfaatkan lima mahasiswa dari Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, yang telah menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL) periode 1 Juli - 25 Agustus 2025.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pemuda adalah kunci masa depan pertanian.

“Generasi muda menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di daerah. Kementan akan melakukan pendampingan bagi generasi muda secara periodik agar generasi muda bisa bergerak di semua sektor pertanian. Yang terpenting mereka diorganize dan didukung segala sesuatunya,” tutur Amran.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. Menurutnya, regenerasi petani sangat penting.

"Petani kita semakin berumur, sementara kebutuhan pangan terus meningkat. Mendorong regenerasi petani adalah langkah esensial untuk menyokong ketahanan pangan nasional," ujarnya.

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, mengapresiasi tinggi kerja keras para mahasiswa.

“Kami bangga dapat menjadi tempat belajar bagi mereka. Praktik kerja yang dilakukan membuktikan bahwa ilmu pengetahuan dapat diterapkan untuk menjawab tantangan pertanian. Ini adalah wujud komitmen kami dalam mencetak sumber daya manusia yang siap berkontribusi di sektor pertanian,” jelas Ajat.

Selama PKL, Kelima mahasiswa semester VII ini menunjukkan dedikasi tinggi dengan melakukan aktivitas yang mendukung kegiatan di Inkubator Agribisnis BBPP Lembang.

Mereka juga melakukan mini riset di bidang kultur jaringan komoditas bawang merah dan jahe merah, pengamatan tentang perangkap hama yellow trap untuk tanaman cabai, budidaya jagung ketan dan pengaplikasian pupuk kompos.

Mengakhiri kegiatan PKL, dilaksanakan seminar hasil, Rabu (20/08/2025). Masing-masing mahasiswa memaparkan hasil praktik kerja di hadapan widyaiswara pembimbing dan penguji oleh BBPP Lembang dan siswa PKL dari kampus lainnya.

Christianno Joshua fokus pada Budidaya Jagung Ketan (Zea mays Ceratina), sebuah komoditas lokal yang menjanjikan. Muhammad Abiyasa Adli mengembangkan Pembuatan dan Pengaplikasian Kompos dari Limbah Ternak, yang merupakan solusi cerdas untuk manajemen limbah sekaligus penyediaan pupuk organik.

Baca juga:

UPT Pelatihan Kementan Dorong Regenerasi Petani Melalui Magang

Mahasiswa lainnya, Muhammad Dhafa Bagandiandra melakukan pengamatan tentang Penggunaan Perangkap Hama yellow trap pada Budidaya Cabai Rawit di Inkubator Agribisnis, sebagai alternatif ramah lingkungan dari pestisida.

Sementara itu, Fachmi Akmal Mustafa melakukan mini riset Inisiasi Kultur Jaringan Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.), sebuah teknik yang dapat menghasilkan bibit tanaman secara masal dan berkualitas baik.

Terakhir, Riyandi Arif Budiman mengerjakan Sterilisasi dan Inisiasi Eksplan Jahe Merah (Zingiber Officinale var.rubrum) untuk menghasilkan bibit jahe merah yang bebas penyakit.

Para mahasiswa tidak hanya berhasil menyelesaikan kegiatan praktik kerja, tetapi juga memberikan kesan positif terhadap lingkungan belajar di BBPP Lembang.

Salah seorang mahasiswa, Christianno Joshua, mengaku mendapat pengalaman berharga selama di BBPP Lembang.

"Kami merasakan bahwa pegawai, baik widyaiswara, petugas pendamping di IA dan pegawai lainnya menyambut kami secara ramah seperti keluarga sendiri. Tidak hanya memberikan arahan teknis di lapangan, tetapi juga membagikan ilmu dan pengalaman yang berharga,”.

Hal senada juga disampaikan oleh Fachmi Akmal Mustafa, yang menyoroti fasilitas yang tersedia. Menurutnya, BBPP Lembang memiliki sarana prasarana yang sangat menunjang kegiatan PKL.

Begitupun dari Muhammad Daffa Bagandianra yang menyebut teknologi yang diterapkan di sini sangat mendukung.

"Dan didukung juga oleh fasilitas yang memadai, seperti penerapan pertanian presisi," ujarnya.

Sementara itu, Riyandi Arif Budiman menuturkan pengalamannya di laboratorium. Menurutnya, selama kegiatan di BBPP Lembang sangat menambah pengalaman dan juga wawasan.

Selain mendapatkan ilmu dan pengalaman, Muhammad Abiyasa Adli juga merasakan manfaat dari sisi jejaring profesional.

"Kami juga sangat senang karena dapat berjumpa dengan teman-teman dari berbagai sekolah dan universitas di seluruh Indonesia," tambahnya.

Keberhasilan program ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk melihat sektor pertanian sebagai bidang yang modern, penuh inovasi, dan menjanjikan.(***)

Cetak SDM Unggulan, Wamentan Lepas 267 Wisudawan Polbangtan Yoma

TANIINDONESIA.COM//BANTUL - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mewisuda 267 orang mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) pada Rabu (20/08/2025).

Bertempat di Graha Pradipta, Banguntapan - Bantul, DI Yogyakarta, Wamentan Sudaryono secara khusus melepas 261 wisudawan regular dan 6 wisudawan Recognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Dalam kesempatan ini, Ia mendorong wisudawan untuk menjemput impian dengan usaha terbaiknya.

“Takdir tidak ada satupun yang tahu. Ketetapan Tuhan tidak ada yang tahu. Belajar dengan keras, manakala kesempatan itu datang, kita sudah siap,” ucapnya.

“Jangan pernah meremehkan dirimu, jemput takdir dengan usaha terbaikmu.” dorong Wamentan.

Untuk itu, Wamentan Sudaryono mengajak wisudawan untuk bangkit membangun sektor pertanian.

“Kiprah Anda dinantikan oleh Masyarakat. Jadilah wirausahawan terbaik, pengusaha terbaik, jadilah yang terbaik,” ucapnya.

Selebihnya, Ia mengatakan pendidikan berperan penting dalam meningkatkan value.

“Saya dari Grobogan. Orang tua saya petani, tidak punya ijazah SD. Saya menjemput takdir, modal saya adalah pendidikan.” jelasnya.

Mendapatkan beasiswa Kementan adalah kesempatan terbaik yang sudah didapatkan oleh wisudawan. Setelah melalui seleksi ketat untuk diterima di Polbangtan Yoma.

Untuk itu, Ia pun mendorong wali wisudawan yang hadir untuk mendampingi keberhasilan putra – putrinya.

Baca juga:

Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, Polbangtan Kementan Gelar Bimtek dan Serkom

“Putra – putri Anda sulit masuk (Polbangtan Yoma), dan hari ini telah terbukti lulus dengan baik. Dorong terus, motivasi terus. Dan doakan putra – putrinya.” kata Wamentan.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti menaruh harapan besar pada wisudawan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya pada masyarakat.

“Saya sangat berharap agar lulusan Polbangtan Yoma dapat menjadi wirausahawan muda di bidang pertanian, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” katanya.

Direktur Polbangtan Yoma, R. Hermawan mengatakan Polbangtan Yoma bertugas menyiapkan sumberdaya manusia pertanian yang profesional, mandiri, berdaya saing, dan berjiwa wirausaha.

Menegaskan komitmennya ini, Ia menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk bersama mengkurasi calon - calon pengusaha muda pertanian. Melalui pembangkitan semangat berusaha, berinovasi, dan berjejaring.

“Sebanyak 65 wisudawan telah berwirausaha dan 6 wisudawan merupakan penerima program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP),” jelas Hermawan.

Tak hanya itu, 42 wisudawan lainnya diterima di beberapa perusahaan ternama dan BUMN.

Ia mengatakan sektor pertanian membutuhkan generasi muda untuk menjadi agrosociopreneur, pencetus ide, inovator dan motor penggerak pembangunan daerah.

“Mahasiswa Polbangtan Yoma disiapkan menjadi motor penggerak lahirnya generasi wirausahawan pertanian yang tangguh dan berdaya saing global.” jelasnya.

Ia mendorong wisudawan untuk memanfaatkan teknologi terkini.

“Saudara harus adaptif memasuki era 5.0 (human-centered society) yang memadukan teknologi cerdas (AI, IoT, big data, robotik) dengan pemecahan masalah sosial,” cetusnya.

Ia menambahkan, teknologi bukan hanya untuk produksi, tapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Ajak generasi muda di lingkungan saudara membangun desa, membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern. Indonesia Emas 2045 adalah generasimu, dan lumbung pangan dunia adalah kiprahmu,” ucap Hermawan.(***)

UPT Pelatihan Kementan Dorong Regenerasi Petani Melalui Magang

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, terus mendorong regenerasi petani dengan memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk magang.

Kesempatan ini dimanfaatkan 11 mahasiswa dari Universitas Majalengka yang baru saja menyelesaikan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama satu bulan, periode 14 Juli hingga 14 Agustus 2025.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menekankan pentingnya peran pemuda dalam membangun sektor pertanian Indonesia.

“Indonesia membutuhkan pemuda yang cerdas dan tangguh. Dengan karakter yang kuat, jujur, disiplin, dan pekerja keras, pemuda Indonesia bisa menjadi ujung tombak mewujudkan swasembada pangan dan mengantarkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” jelas Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengungkapkan bahwa mayoritas petani saat ini sudah semakin tua, padahal kebutuhan pangan terus meningkat.

“Itulah pentingnya mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” ujarnya.

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menegaskan bahwa PKL merupakan komitmen BBPP Lembang dalam mengembangkan SDM pertanian yang siap berkontribusi.

“Kami menerima stakeholder di bidang pertanian, baik itu petani, penyuluh, petugas, siswa, mahasiswa, dan lainnya untuk belajar ilmu pertanian di sini,” tuturnya.

Peserta magang, Raffi Ammaf Rachman, mengaku mendapatkan pengetahuan baru dari kegiatan ini.

“Kami memperoleh pengalaman baru dan ilmu yang berharga saat praktik kerja di BBPP Lembang. Sarana untuk praktiknya juga lengkap sehingga mempermudah kegiatan kami selama praktik di sini,” ujarnya.

Baca juga:

Konsultasi Gratis, UPT Pelatihan Kementan Beri Solusi Bagi Petani

Hal senada disampaikan mahasiswa lainnya, Raiza R. Abdurohman, yang mengatakan melalui praktik kerja, mereka siap terjun ke dunia usaha dan dunia industri.

“Kami menjadi lebih terampil dan banyak insight baru dari widyaiswara BBPP Lembang yang sangat bermanfaat, baik teknis pertanian dan tentang public speaking,” ucapnya.

Sementara, 11 mahasiswa dari Universitas Majalengka yang baru saja menyelesaikan program PKL, melakukan seminar hasil, Rabu (13/08/2025).

Para mahasiswa memaparkan hasil pembelajaran mereka di hadapan pembimbing dan penguji. Topik yang dibahas sangat bervariasi, mencakup berbagai inovasi dan teknik pertanian modern.

Di antaranya, Inovasi Media Tanam dan Pupuk Organik yang disampaikan oleh Raiza R. Abdurohman, untuk mengoptimalkan penggunaan arang sekam dan cocopeat sebagai media semai.

Sementara itu, Mufidah membuat kompos bokashi menggunakan mikroorganisme lokal dari rumen sapi, dan Ega membandingkan kecepatan pupuk organik cair dari urin sapi dan pupuk dari daun lamtoro.

Materi lain yang disampaikan dalam seminar adalah Teknik Budidaya Modern oleh Hani Narulita dan Hilda Damayani mempelajari budidaya pakcoy di screen house. Dewi Safitri fokus pada pemeliharaan melon hidroponik dengan sistem irigasi tetes, dan Adid Nazmudin meneliti budidaya brokoli.

Perbanyakan dan Perlindungan Tanaman oleh M. Najib Muhasyin meneliti pertumbuhan vegetatif kentang G0 dalam sistem aeroponik.

Rafi Ammaf Rachman menggunakan teknik Deep Flow Technique (DFT) untuk perbanyakan stek mini kentang, sementara Egi Nurhidayattilah berfokus pada pemeliharaan kentang G1.

Aspek perlindungan tanaman juga didalami oleh Aad Ahmad Syahid, yang meneliti hama dan penyakit pada kentang G1. (RIS/MIR)

Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, Polbangtan Kementan Gelar Bimtek dan Serkom

TANIINDONESIA.COM//YOGYAKARTA - Peningkatan kemampuan dan kapasitas Mahasiswa Program Studi Agribisnis Hortikultura Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Magelang (Yoma) ditingkatkan melalui bimbingan teknis (Bimtek) dan Sertifikasi Kompetensi (Serkom), yang dilaksanakan di kampus Polbangtan YoMa.

Kegiatan Bimtek dan Serkom dibagi menjadi dua. Mahasiswa Semester VI Program Studi Agribisnis Hortikultura mengikuti Bimtek dan Sertifikasi Kompetensi Kewirausahaan Industri.

Sedangkan mahasiswa Semester VIII mengikuti Bimtek dan Sertifikasi Kompetensi Digital Marketing.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan masa depan pertanian berada ditangan generasi muda, khususnya para mahasiswa pertanian.

"Untuk itu kemampuan para mahasiswa harus terus ditingkatkan agar pertanian kita semakin maju dan semakin adaptif dengan kemajuan teknologi," katanya.

Baca juga:

Dukung Cetak Wirausahawan Muda, Polbangtan Kementan Terima Campus Entrepreneurial Marketing Award

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Idha Widi Arsanti.

"Pertanian saat ini sudah tidak sama dengan masa lalu. Sekarang pertanian dijalankan secara modern dan menggunakan teknologi bahkan digital. Dan digitalisasi ini dekat dengan generasi muda. Oleh sebab itu, kita mengajak anak-anak muda untuk terjun ke pertanian," katanya.

Sementara Kepala Unit Penjaminan Mutu mewakili Direktur Polbangtan YoMa, Rr. Siti Astuti, berharap bimtek dan serkom dapat membuat mahasiswa menguasai teori dan praktek sebagaimana yang telah dipelajari dalam perkuliahan.

"Kita juga berharap mahasiswa memiliki kompetensi kewirausahaan, pemahaman industri agribisnis serta digital marketing yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan usaha saat ini. Semoga kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat," ujarnya.

Salah seorang narasumber Bimtek dan Sertifikasi Kompetensi Kewirausahaan Industri dan Digital Marketing, Syahril Yose Rizal, dari LSP PT. Prodigi Mitra Kreasi, berharap peserta mengikuti dengan serius, semangat dan penuh tanggung jawab.

"Sertifikasi ini akan menjadi bukti bahwa lulusan Polbangtan YoMa siap bersaing , siap berkarya,” katanya.(***)