7 Oktober 2026

Politeknik Enjiniring Kementan Gelar Asesmen Lapang, Dorong Akreditasi Unggul Program Studi TMP dan TAP

0
IMG-20261007-WA0002

TANIINDONESIA.COM, Tangerang – Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) gelar Asesmen Lapang sebagai bagian dari proses persiapan akreditasi Program Studi Teknologi Mekanisasi Pertanian (TMP) dan Program Studi Tata Air Pertanian (TAP). Kegiatan ini menjadi langkah strategis PEPI dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan kedua program studi menuju predikat Akreditasi Unggul.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempatkan penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu kunci dalam pembangunan pertanian nasional. Pendidikan vokasi pertanian diarahkan untuk menghasilkan SDM yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu menjawab berbagai persoalan di lapangan, serta menjadi penggerak pertanian modern.

Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknis, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, kewirausahaan, penguasaan inovasi dan teknologi, serta mampu menciptakan nilai tambah bagi sektor pertanian.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menekankan pentingnya penguatan mutu pendidikan vokasi pertanian sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang kompeten, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Asesmen lapang berlangsung selama dua hari, 5–6 Oktober 2026, bersama asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP).

Untuk Program Studi Tata Air Pertanian (TAP), asesmen dilakukan oleh Tamad selaku Asesor 1 dan Rosmania selaku Asesor 2. Sementara itu, untuk Program Studi Teknologi Mekanisasi Pertanian (TMP), asesmen dilakukan oleh Reta selaku Asesor 1 dan Oktaf Rina selaku Asesor 2.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan penyampaian materi dan penjelasan mengenai alur pelaksanaan akreditasi serta berbagai kelengkapan yang perlu dipersiapkan oleh Program Studi Tata Air Pertanian(TAP). Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan PEPI dan Ketua Program Studi.

Baca Juga: Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Selanjutnya, pada hari kedua, pelaksanaan Asesmen Lapang dilanjutkan untuk Program Studi Teknologi Mekanisasi Pertanian (TMP). Kegiatan mencakup asesmen terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi, meliputi tata kelola, sumber daya manusia, kurikulum, proses pembelajaran, sarana dan prasarana, kemahasiswaan, serta capaian dan kinerja program studi sebagai bagian dari penilaian akreditasi.

Bertempat di Auditorium PEPI, kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh unsur institusi untuk memperkuat kesiapan dalam menghadapi proses akreditasi sekaligus melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan, tata kelola, sumber daya, sarana dan prasarana, serta berbagai aspek pendukung mutu program studi.

Direktur PEPI, Harmanto menyampaikan bahwa pelaksanaan Asesmen Lapang merupakan bagian penting dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mempersiapkan program studi menuju Akreditasi Unggul.

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis bagi kita semua dalam mempersiapkan akreditasi program studi di masa depan,” ujarnya.
Ia mendorong seluruh komponen di lingkungan PEPI untuk terus meningkatkan mutu, memperkuat sinergi, serta memastikan seluruh proses penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Menurutnya, akreditasi tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan kualitas pendidikan, lulusan, tata kelola, dan layanan akademik PEPI semakin baik serta relevan dengan kebutuhan pembangunan pertanian modern.

Melalui Asesmen Lapang ini, PEPI berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan. Sinergi antara pimpinan, program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan peningkatan mutu dan pencapaian Akreditasi Unggul Program Studi Teknologi Mekanisasi Pertanian dan Tata Air Pertanian.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *