17 Mei 2026

NEWS

BRI Warung Buncit Renovasi TK Adhyaksa XXI Jakarta

TANIINDONESIA.COM, JAKARTA - Di usia ke-130 tahun, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dan juga masyarakat Indonesia.

Salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar, BRI Branch Office (BO) Jakarta Warung Buncit menyalurkan bantuan Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

Bantuan TJSL kali ini yang diberikan oleh BRI BO Jakarta Warung Buncit yaitu berupa renovasi TK Adhyaksa XXI Jakarta.

"Kami serahkan bantuan renovasi TK, semoga bermanfaat untuk dunia pendidikan, ujar Pimpinan BRI BO Jakarta Warung Buncit, Ahmad Sudiyana Suwandi.

Ahmad mengatakan, BRI BO Jakarta Warung Buncit memilik beberapa program seperti ini, ada juga di bidang lain yaitu kesehatan, sosial, keagamaan dan yang lainnya.

"Untuk bantuannya disesuaikan dengan kebutuhan dari lingkungan sekitar yang membutuhkan," tegasnya.

BRI BO Jakarta Warung Buncit juga terus meningkatkan pelayanan terhadap nasabah. Beragam produk dan program unggulan BRI siap memanjakan para nasabah dan juga masyarakat demi kemajuan dunia perbankan.

"BRI mempunyai beragam produk perbankan unggulan serta program yang jelas memberikan banyak benefit untuk nasabah," tutupnya.(*)

BRI Rebrandring Logo Baru, Perluas Segmen ke Kalangan Muda

TANIINDONESIA.COM, JAKARTA - Di usia yang tak lagi muda, menginjak 130 tahun, Bank Rakyat Indonesia (BRI) rebranding atau memperbarui citra dan identitas visual.

Hal ini dilakukan untuk memperluas cakupan nasabah, tidak hanya identik pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta masyarakat pedesaan, namun juga hadir untuk masyarakat perkotaan hingga korporasi besar.

"Keputusan ini mengacu kepada hasil riset Nielsen, Kantar, dan Kadence, bahwa BRI dinilai perlu melakukan rebranding korporasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman," ujar Pimpinan Cabang BRI Jakarta Menara BRILiaN, Marco Arief Pramudita.

Hasil riset tersebut pertama adalah BRI terlalu bergantung pada citra kerakyatan sehingga muncul persepsi tua di kalangan segmen urban dan anak muda. Selain itu, layanan digital yang diberikan ke publik belum dianggap aspirasi dan menarik.

"Koneksi emosional dengan brand masih lemah, kemudian identitas brand belum selaras dengan ekspektasi gen Z, terjadi ketidakselarasan sistematik di berbagai sub brand, brand architecture tidak konsisten dan terstruktur, dan yang terakhir adalah less consider di segmen urban," kata Marco.

Marco menuturkan, perubahan citra ini diharapkan agar persepsi masyarakat terhadap BRI tidak hanya melayani masyarakat kecil dan kurang terlayani, namun BRI bisa menjadi bank untuk semua orang atau universal.

"Secara lebih luas itu kita ingin menjadi bank yang universal, lebih modern, lebih inklusif, lebih dekat dengan milenial. Kemudian kita memperluas jangkauan kita tidak hanya kuat di pedesaan, tapi juga kita kuat di urban. Tidak hanya kuat melayani rakyat jelata, tapi juga melayani rakyat jelita," ungkapnya.

Meski begitu, BRI tidak akan melepaskan fokus atau bisnis utama (core business) di sektor UMKM. Saat ini, porsi nasabah UMKM perusahaan mencapai sekitar 60 persen. Ke depan, porsi ini ditargetkan menurun, namun tetap mayoritas.
"Mungkin kita nanti akan jaga di level antara 40-50 persen. Sementara yang lain segmen lain bertumbuh, kita akan keep di situ. Jadi tetap saja BRI itu adalah bank UMKM, semua program pemerintah ada di BRI mulai dari Makan Bergizi Gratis, 3 juta rumah, Koperasi Desa Merah Putih, termasuk penyaluran KUR," tegasnya.

Adapun pembaharuan dalam identitas BRI pertama dari sisi logo. Perusahaan mengubah visual palet warna, dari awalnya Biru BRI menjadi Biru Nusantara. Warna biru akan tetap menjadi inti identitas BRI, namun diperkaya dengan palet biru sekunder untuk merefleksikan nilai-nilai progresif dan customer centric, meliputi Biru Nusantara, Biru Mentari, dan Biru Cakrawala.

Selain itu, perusahaan juga menyusun arsitektur brand yang lebih terstruktur dan terstandardisasi yang membuat seluruh brand lebih jelas dan mudah dinavigasi.

"Perubahan ini mencakup desain poster dan banner serta kartu baik itu kartu debit basic dan gold, Tabungan Junio, prioritas, private, hingga Brizzi," tutupnya.(*)

BRI Bogor Dewi Sartika Salurkan 5.000 Paket Sembako

TANIINDONESIA.COM, BOGOR - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bogor Dewi Sartika menyalurkan bantuan program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) berupa 5.000 paket sembako ke Yayasan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Al Qur'an di Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Bantuan TJSL BRI berupa paket sembako ini diserahkan di Yayasan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Al Qur'an di Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor (5/12).

Pimpinan Cabang BRI Bogor Dewi Sartika, Fahmi Hidayat mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) BRI yang mana memang diperuntukkan bagi lingkungan yang membutuhkan.

Fahmi menambahkan, penyerahan bantuan program TJSL BRI diberikan kepada perwakilan dari Yayasan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Al Qur'an Kabupaten Bogor yang akan disalurkan ke masyarakat kurang mampu.

"Semoga apa yang diberikan bisa bermanfaat bagi penerimanya," terangnya.

Pemberian bantuan TJSL BRI ini menyesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat sekitar.

Tak hanya berupa paket sembako, program TJSL BRI juga memiliki beberapa bentuk lain dari berbagai bidang seperti sosial, keagamaan, kesehatan dan lainnya.

"Kami siap berkontribusi ke masyarakat, ini merupakan salah satu bentuk apresiasi BRI terhadap lingkungan," tutupnya.(*)

BRI KC Depok Salurkan TJSL Berupa Ambulance Untuk Yayasan Amanah Tirta Sejahtera

TANIINDONESIA.COM, DEPOK - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Depok menyalurkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) berupa Ambulance ke Yayasan Amanah Tirta Sejahtera yang berada di Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

Bantuan TJSL BRI berupa Ambulance ini diserahkan di halaman KC BRI Depok yang berada di Jalan Margonda Raya no.33, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok (5/12).

Manajer Operasional BRI KC Depok, Robertus Yudi Wicaksono mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) BRI yang mana memang diperuntukkan bagi lingkungan yang membutuhkan.

Robertus menambahkan, penyerahan bantuan program TJSL BRI diberikan kepada Ketua Yayasan Amanah Tirta Sejahtera, Yudi Yanto.

"Semoga apa yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin," terangnya.

Pemberian bantuan TJSL BRI ini menyesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat sekitar.

Tak hanya berupa ambulance, program TJSL BRI juga memiliki beberapa bentuk lain dari berbagai bidang seperti sosial, keagamaan, pendidikan dan lainnya.

"Kami siap berkontribusi ke masyarakat, ini merupakan salah satu bentuk apresiasi BRI terhadap lingkungan," tandasnya.(*)

Hasil Kajiwidya Widyaiswara Kementan : Penerapan Light Trap untuk Pertanian Ramah Lingkungan

TANIINDONESIA.COM, LEMBANG – Sebagai pengembangan profesionalisme sesuai amanat PermenpanRB Nomor 42 Tahun 2021, widyaiswara BBPP Lembang melaksanakan kajiwidya penerapan smart farming selama 4 bulan di lahan usahatani Kecamatan Lembang, tepatnya di Kelompok Tani Perintis Tani Desa Cikole dan Kelompok Tani Multi Karya di Desa Cibodas. Seminar hasil kajiwidya dilaksanakan Senin (15/12/2025) di Kelas Krisan 2 BBPP Lembang.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, sangat mendukung penerapan smart farming di Indonesia. Menurutnya, smart farming menjadj kunci untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas dan daya saing sektor pertanian.

Mentan Amran juga melihat smart farming sebagai solusi komprehensif untuk mengatasi berbagai tantangan disektor pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mewujudkan pertanian Indonesia yang lebih maju dan berkelanjutan.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mendorong penerapan smart farming sebagai solusi untuk pertanian modern yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Seminar hasil kajiwidya sendiri dibuka Kepala Balai dan dihadiri narasumber/pembimbing dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Universitas Winayamukti, seluruh pejabat fungsional widyaiswara dan petani, penyuluh pertanian, serta petugas POPT Kecamatan Lembang.

Kepala Balai, Ajat Jatnika, menyampaikan jika salah satu kunci keberhasilan widyaiswara adalah meningkatkan kompetensi sumber daya manusia pertanian.

"Kegiatan kajiwidya merupakan suatu bentuk pengabdian masyarakat,” tuturnya.

Judul yang diangkat widyaiswara untuk kajiwidya adalah: 1) “Perbandingan Dua Jenis Light Trap Terhadap Serangga yang Tertangkap Pada Pertanaman Tomat” oleh widyaiswara spesialisasi budidaya pertanian, 2) “Analisis Potensi Kerugian Ekonomi Serangan OPT Pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum) berdasarkan data Light Trap di Desa Cibodas Kecamatan Lembang” oleh widyaiswara spesialisasi sosial ekonomi, dan 3) “Persepsi dan Kesiapan Petani terhadap Adopsi Teknologi SMART TRAP” oleh widyaiswara spesialisasi penyuluhan pertanian.

Masing-masing perwakilan widyaiswara setiap kelompok mempresentasikan hasil kajiwidya. Hasil tangkapan serangga pada Light trap A (UV Keunguan) sebanyak 283 serangga lebih banyak jika dibandingkan dengan Light trap B (UV Kuning/kemerahan) sebanyak 182 serangga.

Baca juga: Bidik Generasi Muda, Kementan Optimalkan Peran P4S

Light Trap A (UV Keunguan) lebih banyak memerangkap serangga hama sebesar 58% bila dibandingkan dengan Light trap B (UV kuning/ kemerahan) sebesar  4%.

Hasil kajiwidya bidang sosial ekonomi secara umum menunjukkan bahwa potensi kerugian ekonomi hanya menyebabkan kerugian Rp 49.200 per 300 m2, dengan kehilangan hasil 4,92 kg (0,33% dari potensi).

Hasil pengkajian tentang persepsi petani secara umum bahwa petani menilai light trap memiliki kemanfaatan tinggi (skor 49,12; kategori setuju) terutama dalam mengurangi serangan hama dan menekan penggunaan pestisida.

Selanjutnya, Kepala Balai dan pembimbing baik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Universitas Winayamukti memberikan komentar tentang hasil pengkajian.

Perwakilan petani, Dadang Rukmana, dari Kelompok Tani Multi Karya Desa Cibodas, menyampaikan ucapan terima kasih atas hasil pengkajian light trap ini.

“Kegiatan yang dilakukan di lahan usahatani kami ini sangat bermanfaat karena saya sebagai pelaku budidaya organik jadi mengetahui bagaimana cara menghindari pemakaian bahan kimia berlebih agar lingkungan dan masyarakat menjadi sehat. Saya juga merasakan dengan menggunakan bahan alami, kualitas produk jauh lebih baik dari aspek rasa maupun ketahanan mutunya,” ucapnya.

Sedangkan Penyuluh Pertanian Kecamatan Lembang, Andi Lesmana, sebagai pendamping petani juga mengatakan kajiwidya ini sangat membantu sekali karena hasilnya bagus dan bisa diterapkan untuk petani.

“InsyaAllah kami akan terus berkolaborasi karena hasil kajiwidya ini efektif dan efisien sehingga bisa diimplmentasikan di banyak lokasi petani untuk pengadaan light trap,” katanya.(*)

BRI BO Jakarta Warung Buncit Berikan Hadiah Undian Simpedes 2025

TANIINDONESIA.COM, JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) memiliki program rutin di setiap tahunnya yaitu Undian Simpedes. Di penghujung 2025, BRI menyerahkan hadiah dari program undian Simpedes di seluruh cabang termasuk di BRI Branch Office (BO) Jakarta Warung Buncit.

Untuk pemenang undian hadiah Simpedes, nasabah BRI BO Jakarta Warung Buncit, Riamsa Sijabat memenangkan satu unit Sepeda Motor Suzuki Nex II.

"Alhamdulillah nasabah kami memenangkan sepeda motor, selamat kepada pemenang," ujar Pimpinan BRI BO Jakarta Warung Buncit, Ahmad Sudiyana Suwandi.

Ahmad mengatakan, program undian hadiah Simpedes ini menjadi salah satu unggulan BRI. Pasalnya ini merupakan program yang dinantikan oleh para nasabah. Dimana nasabah yang menabung di jenis tabungan Simpedes bisa mengikuti program ini dan berkesempatan memenangkan hadiah yang telah disediakan.

"Cukup menabung dan tambah saldo, bisa mengikuti undian berhadiah Simpedes," jelasnya.

Disini nasabah cukup menabung dengan minimal Rp100 ribu dan berlaku kelipatan bisa mendapat kupon undian.

Hadiah yang disediakan beragam, mulai dari produk elektronik hingga kendaraan bermotor.

Pengundian hadiah program Simpedes ini biasanya digelar 2 kali dalam setahun dan ini rutin digelar setiap tahunnya.

"Ayo tingkatkan terus saldo tabungan Simpedes, bagi yang belum punya segera buka dan menangkan hadiahnya," tutupnya.(*)

BRI KC Depok Serahkan Ambulance ke Yayasan IMANI Care

TANIINDONESIA.COM, DEPOK - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Depok menyerahkan bantuan Ambulance untuk Yayasan IMANI Care yang berada di Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok.

Bantuan ini diserahkan pada 5 Desember 2025 di halaman KC BRI Depok yang berada di Jalan Margonda Raya no.33, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok.

Pemimpin BRI KC Depok, Aris Abdillah menjelaskan, bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) BRI.

Aris mengatakan, penyerahan bantuan program TJSL BRI diberikan kepada Ketua Yayasan IMANI Care, dr. Ahmad Jamaluddin, M.Kes.

"Semoga apa yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin," ungkapnya.

Pemberian bantuan TJSL BRI ini menyesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat sekitar.

Tak hanya berupa ambulance, program TJSL BRI juga memiliki beberapa bentuk lain dari berbagai bidang seperti sosial, keagamaan, pendidikan dan lainnya.

"Kami siap berkontribusi ke masyarakat, ini merupakan salah satu bentuk apresiasi BRI terhadap lingkungan," tutupnya.(*)

Refleksi HUT, BRI Branch Office Bekasi, Menjaga Konsistensi Layanan dan Komitmen berkelanjutan

TANIINDONESIA.COM, BEKASI - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 130 yang digelar oleh Bank Rakyat Indonesia Branch Office Bekasi berlangsung dalam suasana sederhana namun sarat makna.

Momentum yang digelar di lingkungan kantor BRI Branch Office Bekasi pada, Selasa (16/12/2025) ini dimanfaatkan sebagai ajang refleksi atas perjalanan panjang BRI dalam memberikan layanan perbankan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di internal karyawan.

Dengan tema Satu Bank untuk Semua, rangkaian acara HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Prosesi tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan dan pegawai Branch Office Bekasi, disertai ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Pimpinan Branch Office Bekasi dalam keterangannya menegaskan bahwa peringatan HUT bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat atas amanah besar yang diemban BRI di tengah masyarakat.

“Momentum ulang tahun ini menjadi pengingat bagi kami bahwa keberadaan BRI bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang komitmen melayani dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. Kebersamaan dan kekompakan insan BRI adalah modal utama untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” ujarnya.

Menurutnya, Branch Office Bekasi terus berupaya menghadirkan layanan perbankan yang inklusif, mudah diakses, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hal ini sejalan dengan peran strategis BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami ingin memastikan bahwa BRI hadir sebagai mitra yang dapat diandalkan, terutama bagi pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian. Dengan semangat HUT ini, kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjaga kepercayaan nasabah,” tambahnya.

Peringatan HUT di lingkungan Branch Office Bekasi ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh insan BRI untuk terus bekerja profesional, menjaga integritas, serta memperkuat peran BRI sebagai bank yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.(*)

Berbagi Berkah, BRI Peduli Kanca Cibubur Salurkan Sembako untuk Warga Jabodetabek

BOGOR – Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program BRI Peduli menyalurkan bantuan paket sembako untuk masyarakat Jabodetabek.

Kegiatan ini digelar di Masjid Attoilah
Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, sebagai wujud nyata kepedulian BRI terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan BRI dan Danantara Indonesia kepada pihak yayasan serta warga penerima manfaat. Tampak sejumlah masyarakat khususnya para ibu, hadir dengan penuh rasa syukur dan antusias menerima paket bantuan tersebut.

Program BRI Peduli merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk menebar manfaat dan memperkuat nilai-nilai solidaritas di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, BRI berharap dapat meringankan beban warga serta memperkuat tali silaturahmi antara lembaga dan masyarakat.

“Kami ingin terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya lewat layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi sosial yang bisa membantu mereka secara langsung,” ujar Ichsan Saiful Rochmat
Manager Operasional & Layanan BRI kacab Cibubur di lokasi, Kamis (23/10/2025).

Sementara ketua pengurus Yayasan Eka Buana, menyampaikan apresiasi atas kepedulian BRI yang terus hadir mendukung kegiatan sosial di masyarakat.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada BRI khususnya BRI kanca Cibubur. Bantuan ini sangat berarti, apalagi di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang. Semoga menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya.

Salah seorang penerima manfaat juga mengungkapkan rasa harunya.

“Terima kasih banyak kepada BRI dan semua yang sudah membantu. Bantuan ini sangat membantu kami di rumah. Semoga Allah membalas dengan kebaikan,” tutur nung sambil tersenyum.

Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.

Selain pembagian sembako, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pihak BRI, pengurus yayasan, ketua masjid Attoilah bersama majelis taklim dan warga sekitar.

Program BRI Peduli diharapkan terus menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk menebar kebaikan dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di seluruh penjuru negeri. (*)

BRI KC Pasar Minggu Salurkan Jumat Berkah ke Domyadhu Pejaten

TANIINDONESIA.COM, JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Pasar Minggu kembali menggelar program Jumat Berkah.

Kali ini BRI KC Pasar Minggu menyalurkan program Jumat Berkah ke Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) Jalan H Samalui no.85 Pejaten Barat, Pasar Minggu.

Pimpinan BRI KC Pasar Minggu, Wisnu Wirawan mengatakan, program Jumat Berkah merupakan agenda rutin. Hanya saja untuk lokasi pembagian bantuan dilakukan ke beberapa lokasi berbeda. Tentunya agar penerima manfaat bisa bergantian merasakan sehingga merata.

"Program Jumat Berkah ini menjadi salah satu agenda rutin kami, semoga bermanfaat," ungkapnya.

Wisnu menambahkan, Jumat Berkah kali ini BRI KC Pasar Minggu berbagi makanan dengan para penghuni Domyadhu.

Namun memang bentuk pemberian program Jumat Berkah tidak hanya berupa makanan saja, bisa juga diberikan dalam bentuk lain sesuai kebutuhan.

"Kalau bentuk bantuan Jumat Berkah bisa selain makanan siap santap, semua disesuaikan dengan kebutuhan," tegasnya.

BRI KC Pasar Minggu tak hanya memiliki program Jumat Berkah, ada juga beberapa program lain di bidang kesehatan, pendidikan dan lainnya.

"Semoga harapannya setiap apa yang kami berikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin," tutupnya.(***)