Lulus Yudisium, Mahasiswa Polbangtan Kementan Siap Dukung Pertanian Indonesia
TANIINDONESIA.COM//YOGYAKARTA – Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YOMA) Jurusan Pertanian mengumumkan kelulusan 95 mahasiswa dari empat program studi, Rabu (21/8/2024), di Gedung Seminar.
Yudisium yang berlangsung hari ini meluluskan mahasiswa dari program studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) RPL, Teknologi Benih (TB), Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) Reguler, dan Agribisnis Hortikultura.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan para lulusan Polbangtan ini harus siap menerapkan ilmu mereka dapat selama masa kuliah di masyarakat. Mentan Amran berharap para mahasiswa juga memberikan inovasi baru sehingga pertanian Indonesia dapat semakin maju.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti.
Baca juga:
Dosen Polbangtan Kementan Sabet Penghargaan Dosen Berprestasi
Dijelaskannya, para lulusan Polbangtan kini dihadapkan pada dunia pertanian sesungguhnya. Menurutnya, mereka bukan hanya dituntut adaptif terhadap kondisi sesungguhnya di lapangan, tetapi yang tidak kalah penting adalah inovatif.
Ia berharap para lulusan ini bisa memaksimalkan seluruh potensi yang ada untuk mengembangkan pertanian di daerah masing-masing sehingga ketahanan pangan dapat terus terjaga.
Endah Puspitojati, Ketua Jurusan Pertanian, mengatakan bahwa masing-masing program studi mencatatkan prestasi yang membanggakan dengan tingkat kelulusan yang tinggi.
“Hingga Yudisium ke 3 ini tingkat kelulusan masing-masing program studi cukup tinggi, Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) RPL dan Reguler menunjukkan tingkat kelulusan yang sangat baik, masing-masing sebesar 87,3% dan 93,3%, Prodi Teknologi Benih (TB) mencatatkan persentase kelulusan mencapai 96,96%, dan prodi Agribisnis Hortikultura meraih hasil sempurna dengan seluruh mahasiswanya berhasil lulus 100%,” rinci Endah.
Sementara Endra Prasetyanta, Ketua Kelompok Substansi Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni (AAKA), dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para lulusan.
“Kami berharap para lulusan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama kuliah untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian di Indonesia. Menjadi petani milenial yang inovatif, tangguh, dan berdaya saing adalah tantangan yang harus dihadapi,” ujarnya.
Para lulusan ini diharapkan mampu menjadi agen perubahan di sektor pertanian, membawa inovasi dan solusi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing pertanian Indonesia.(*)