Calon Purnatugas PT KAI Antusias Ikuti Pelatihan di UPT Pelatihan Kementan

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Kementerian Pertanian, melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, memberikan bekal kepada 20 calon purna tugas PT. Kereta Api Indonesia (KAI) yang sedang menyiapkan diri untuk menyongsong masa pensiun.
Bekal diberikan saat para calon pensiunan itu berkunjung ke BBPP Lembang, Selasa (7/10/2025).
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya kerja sama antar lembaga dalam mencapai swasembada pangan.
“Ingat, tidak ada pangan, tidak ada negara dan peradaban. Mati hidupnya negara, pertama ditentukan oleh pertanian. Jadi ini sangat vital, kalau pertanian bermasalah,” tegas Mentan Amran.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti.
“Kementan terus memprioritaskan berbagai program dan kegiatan yang mendukung ketahanan pangan dalam negeri,” kata Santi.
Dalam kunjungannya, Para Calon Purna Tugas PT KAI berkesempatan untuk melihat beberapa instalasi yang tersedia di BBPP Lembang.
Kehadiran para calon pensiunan ini disambut di Aula Catur Gatra BBPP Lembang. Kemudian mereka melanjutkan kunjungan ke screen house tanaman hias.
Di screen house tanaman hias, para calon purna tugas melihat komoditas kaktus, sukulen, dan anggrek yang tersedia.
Mereka melihat potensi tanaman anggrek sebagai tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi. Selain itu sebagian tertarik dalam membudidayakan sukulen dan kaktus Tidak lupa mereka berfoto dengan tanaman yang tersedia.
Selama perjalanan, mereka melalui lahan terbuka Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang tersedia di BBPP Lembang.

Baca juga:
Kenalkan Hilirisasi, Calon Purna Tugas BUMN Antusias Ikuti Pelatihan
Berbagai jenis tanaman luar ruangan dibudidayakan di sini terutama tanaman hortikultura yang tumbuh subur di dataran tinggi. Komoditas seperti brokoli, selada, jagung, kopi, dan sebagainya dikembangkan di sini.
KRPL BBPP Lembang juga sudah menggunakan prinsip pertanian modern dengan menggunakan Internet of Things.
Di KRPL tersedia beberapa sensor yang dapat mendeteksi cuaca, nutrisi di dalam tanah, dan berbagai faktor yang dapat menentukan budidaya tanaman.
Para calon purna tugas kemudian melihat instalasi hidroponik BBPP Lembang. Instalasi hidroponik yang dikunjungi diantaranya adalah instalasi Deep Flow Technique (DFT) dan drip irrigation. Beberapa komoditas yang menarik perhatian adalah jagung dan tomat yang dikembangkan secara hidroponik
Para peserta kunjungan antusias dalam bertanya kepada petugas lapangan yang mendampingi perjalanan mereka.
Melihat pengoperasian DFT yang praktis dan dapat memberikan hasil dalam jumlah yang cukup besar meningkatkan ketertarikan mereka.
Mereka juga mengamati green house otomatis yang ditanami komoditas melon.
Acara pamungkas pada kunjungan hari itu adalah praktik pembuatan eggroll.
Dipandu oleh Widyaiswara Ahli Utama, Saptoningsih, para peserta diberikan ruang untuk mencoba di Lab Pengolahan Hasil Pertanian.
Pada sesi praktik mereka diberikan bahan-bahan yang dibutuhkan serta proses dan cara dalam membuat egg roll dari komoditas pisang.
Setelah praktik mereka juga berkesempatan untuk olahan lainnya sebelumnya sudah disediakan. Diantara yang disediakan dalam kunjungan kali ini adalah sambal, abon cabai, dan olahan siap makan lainnya dari bahan yang dipanen sendiri di KRPL BBPP Lembang
Sesi diskusi berjalan aktif dengan peserta yang antusias bertanya mengenai jenis komoditas yang dapat diproses menjadi olahan lainnya.
Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menekankan kembali peran UPT Kementan dalam mendukung program strategis Kementan.
“Kami berkomitmen meningkatkan kompetensi SDM pertanian untuk mendukung program-program strategis Kementan,” tandas Ajat.(***)
