17 Mei 2026

Hari: 20 Agustus 2024

Dosen Polbangtan Kementan Sabet Penghargaan Dosen Berprestasi

TANIINDONESIA.COM//YOGYAKARTA – Dua dosen dari Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma), Endah Puspitojati dan Budi Purwo Widiarso, berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai Dosen Berprestasi di tingkat nasional dan Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengingatkan pentingnya peran pendidikan dalam sektor pertanian. Dijelaskannya, kualitas SDM sangat menentukan kesuksesan pertanian. Terutama untuk menjaga ketahanan pangan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Ida Widhi Arsanti, mengatakan jika Polbangtan adalah tempat untuk mencetak SDM-SDM handal sektor pertanian.

Menurutnya, pertanian memiliki banyak sektor yang sangat menjanjikan jika digarap dengan baik. Dan tugas Polbangtan adalah menyiapkan SDM-SDM yang benar-benar siap saat terjun ke masyarakat ataupun masuk ke dunia industri.

Salah seorang dosen Polbangtan Yoma yang meraih penghargaan, Endah Puspitojati, dikenal dengan dedikasinya dalam inovasi pertanian berkelanjutan. Ia menerima penghargaan Dosen Berprestasi Lingkup Nasional.

Penghargaan diserahkan dalam momen Sidang Terbuka MPR RI, yang menjadi ajang berkumpulnya para pemimpin bangsa dan figur-figur teladan dari berbagai sektor.

Pengakuan ini tidak hanya mencerminkan keunggulan Endah dalam mengajar dan penelitian, tetapi juga kontribusinya dalam memajukan sektor pertanian yang berkelanjutan di Indonesia.

Baca juga: 

Tingkatkan Kompetensi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Ikut Sertifikasi

“Saya merasa sangat bangga dan terhormat mendapat kesempatan ini. Terimakasih untuk Kementerian Pertanian yang telah memberikan saya peluang untuk mengikuti kegiatan istimewa ini. Bertemu dengan insan-insan teladan dari berbagai profesi dan latar belakang di seluruh Indonesia sungguh menginspirasi," tuturnya.

"Mereka adalah teladan yang bekerja keras dengan talenta masing-masing, membawa Indonesia jauh lebih maju dan hebat,” ungkap Endah dengan penuh rasa syukur dan bangga.

Sementara Budi Purwo Widiarso, telah lama berkontribusi dalam pengembangan teknologi pertanian dan pemberdayaan petani. Ia juga meraih penghargaan sebagai Dosen Berprestasi Lingkup Kementerian Pertanian. Penghargaan ini diserahkan dalam upacara peringatan HUT RI ke-79 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian.

Budi, yang selama ini dikenal sebagai sosok inovatif dalam pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di sektor pertanian, berhasil membuktikan bahwa kerja keras dan dedikasi yang konsisten selalu membuahkan hasil.

Direktur Polbangtan Yoma, Bambang Sudarmanto, mengatakan penghargaan yang diterima oleh Endah dan Budi menjadi bukti nyata bahwa pendidikan pertanian di Indonesia terus mengalami perkembangan positif.

 

"Prestasi mereka tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Polbangtan Yoma, tetapi juga menjadi inspirasi bagi dosen-dosen lain di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi negeri," kata Bambang.

Melalui pengakuan ini, Kementerian Pertanian (Kementan) menunjukkan apresiasinya terhadap para pendidik yang telah bekerja tanpa lelah untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi sektor pertanian Indonesia.

Semoga prestasi ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh tenaga pendidik dan generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi, demi mewujudkan pertanian Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing global.(*)

Tingkatkan Kompetensi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Ikut Sertifikasi

TANIINDONESIA.COM//YOGYAKARTA – Untuk meningkatkan kompetensi para mahasiswa, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) menggelar Sertifikasi Kompetensi (Serkom) di Gedung Serbaguna Polbangtan Yoma, Senin (19/08/2024).

Kegiatan yang dibuka Direktur Utama Polbangtan Yoma, Bambang Sudarmanto, diikuti oleh mahasiswa Program Studi Teknologi Benih (TB) dan Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB).

Baca juga: 

Upayakan Akselerasi dan Percepatan Target, Polbangtan Kementan Lakukan Evaluasi Kegiatan PAT

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan peningkatan kompetensi harus dilakukan setiap insan pertanian. Sebab ilmu pertanian terus berkembang dan SDM pertanian harus adaptif terhadap kondisi tersebut.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. Menurutnya, SDM memegang peran yang sangat penting dalam perkembangan pertanian.

Idha menambahkan, SDM adalah faktor utama dalam peningkatan produktivitas, hal yang sangat dibutuhkan untuk menjaga ketahanan pangan.

Sementara ketua Tempat Uji Kompetensi (TUK), Nurrohmah Lutfhi A’yuni, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi (Serkom) ini berlangsung selama 3 hari.

“Sebanyak 35 mahasiswa Program Studi PPB yang sudah berstatus alumni dan 32 mahasiswa TB tingkat tiga akan menjalani serangkaian assessment terkait sertifikasi kompetensi Pertanian Organik dan Pelaksana Produksi Benih oleh assesor yang berasal dari praktisi dan akademisi,” jelasnya.

Direktur Polbangtan Yoma, Bambang Sudarmanto, saat membuka kegiatan Sertifikasi Kompetensi (Serkom) berharap agar mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi mereka.

“Tujuan Program Sertifikasi Kompetensi untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkompeten, untuk mewujudkan hal tersebut maka mahasiswa harus mendapat sertifikat serkom terlebih dahulu” jelas Bambang.

Selain mahasiswa, hadir juga pembimbing kegiatan, Sutoyo, yang merupakan koordinasi pembimbing asesor serta pembimbing asesor lainnya.

“Kami berharap seluruh mahasiswa yang mengikuti Sertifikasi Kompetensi dapat bersungguh sungguh dalam mengikuti semua tahapan, sehingga dapat direkomendasikan kompeten oleh asesor” harap Sutoyo.

Setelah dilaksanakannya Pembukaan Sertifikasi Kompetensi selesai, mahasiswa diharapakan untuk melengkapi berkas APL 1 dan APL 2, untuk diperiksa oleh pembimbing asesor agar dapat mengikuti Sertifikasi Kompetensi.(*)