Kementan dan BSI Bekali Calon Purnabakti dengan Potensi Agribisnis
TANIINDONESIA.COM//LEMBANG - Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, membekali 170 calon purnabakti Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung sebagai persiapan menyongsong masa pensiun.
Pembekalan yang merupakan kerja sama antara BBPP Lembang, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan UPI Bandung, diberikan saat para calon pensiunan berkunjung ke BBPP Lembang, Rabu (23/7/2025).
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman berpendapat kerja sama akan memuluskan jalan bagi Indonesia untuk mewujudkan swasembada pangan.
“Perintah Bapak Presiden Prabowo, harus swasembada dalam waktu sesingkat-singkatnya. Dan ini bisa kita rebut manakala kita semua saling bergandengan tangan,” tegas Mentan Amran.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan hal terpenting untuk meningkatkan pertanian adalah dengan meningkatkan kualitas SDM.
“Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP juga terus mengupayakan peningkatan SDM di bidang pertanian,” katanya.
Selama kunjungan, para calon purnabakti UPI meninjau beberapa instalasi yang tersedia di BBPP Lembang.
Mereka mengawali kunjungan dengan sambutan di Aula Catur Gatra BBPP Lembang, dan dilanjutkan perjalanan ke screen house tanaman hias.
Di lokasi ini, para calon purnabakti disuguhkan pemandangan berbagai komoditas seperti kaktus, sukulen, dan anggrek.
Para peserta menyoroti potensi ekonomi yang dimiliki anggrek sebagai tanaman hias, dan tak lupa mengabadikan momen dengan berfoto bersama tanaman-tanaman tersebut.
Baca juga:
Dorong Swasembada Pangan, UPT Pelatihan Kementan Gelar Pelatihan Brigade Pangan
Selanjutnya, mereka melintasi lahan terbuka Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang ada di BBPP Lembang.
Berbagai jenis tanaman luar ruangan, khususnya hortikultura, tampak tumbuh subur di dataran tinggi ini, termasuk brokoli, daun bawang, selada, dan jagung.
KRPL BBPP Lembang juga telah mengadopsi prinsip pertanian modern dengan memanfaatkan Internet of Things.
Rombongan calon purnabakti lalu meninjau instalasi hidroponik BBPP Lembang, termasuk instalasi Deep Flow Technique (DFT) dan drip irrigation.
Mereka melihat cara pengoperasian DFT yang praktis dan mampu menghasilkan volume panen yang signifikan, minat mereka semakin meningkat. Mereka juga mengamati green house otomatis yang ditanami komoditas tomat.
Puncak acara kunjungan adalah praktik pembuatan es krim jagung. Dipandu oleh Widyaiswara Ahli Utama, Saptoningsih, para peserta diberikan kesempatan untuk berkreasi di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian.
Selama sesi praktik, mereka dibekali bahan-bahan yang dibutuhkan serta panduan langkah demi langkah dalam membuat es krim dari komoditas jagung.
Setelah praktik, mereka juga berkesempatan mencicipi ragam rasa es krim hasil kreasi Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian yang telah disediakan sebelumnya.
Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi yang berlangsung aktif. Para peserta antusias mengajukan pertanyaan seputar jenis komoditas lain yang dapat diolah menjadi es krim atau produk olahan lainnya.
Menutup kegiatan, Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, kembali menegaskan peran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementan dalam mendukung program strategis Kementan.
"Kami berkomitmen meningkatkan kompetensi SDM pertanian untuk mendukung program-program strategis Kementan," pungkas Ajat.(***)
