18 Mei 2026

NEWS

Regenerasi Petani, Kementan Dukung Peningkatan Kapasitas Generasi Z

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Sembilan siswa kelas XII dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Losarang, Kabupaten Indramayu, melaksanakan praktik kerja di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang selama 3 bulan, 16 Desember 2024 sampai 20 Maret 2025.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, peran generasi muda dalam membangun pertanian Indonesia sangat penting.

Mentan Amran menambahkan, Indonesia membutuhkan pemuda yang tidak hanya cerdas, tapi juga berkarakter kuat menghadapi tantangan dunia.

“Dengan karakter yang kuat, jujur, disiplin, dan pekerja keras, pemuda Indonesia bisa menjadi ujung tombak mewujudkan swasembada pangan dan mengantarkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” tutur Amran.

“Mari bersama kita wujudkan cita-cita besar ini. Indonesia tidak hanya swasembada, tetapi menjadi bangsa yang mampu memberi makan dunia,” imbuhnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan petani-petani yang ada saat ini sudah semakin tua.

"Sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit. Itulah pentingnya mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” kata Santi.

Sementara Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, disetiap kesempatan mengingatkan bahwa salah satu upaya mencapai swasembada pangan, dengan meningkatkan kompetensi SDM pertanian sebagai penggerak utama.

“Perlu menyiapkan generasi muda sebagai penerus penggerak pembangunan pertanian melalui regenerasi petani muda, salah kegiatan praktik kerja lapangan,” jelasnya lagi.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/03/13/antusiasnya-warga-lembang-terhadap-gerai-pasar-pangan-murah-kementan/

Ajat meyakini dengan pendidikan formal yang dijalani para generasi muda di sekolah menengah kejuruan pertanian, akan menjadi kelebihan saat nanti menekuni dunia pertanian baik di dunia usaha dan dunia industri.

“Pertanian itu keren, apalagi dengan memanfaatkan teknologi karena generasi muda saat ini adaptif dengan teknologi. Ayo tekuni dunia pertanian karena pertanian tidak boleh berhenti dan menjadi tanggung jawab bersama untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Siswa-siswi SMK Negeri 1 Losarang, Kabupaten Indramayu, melaksanakan praktik kerja di beberapa zona praktik di Inkubator Agribisnis BBPP Lembang.

Zona praktik meliputi, sayuran lapang tanaman brokoli, pakcoy, selada keriting, budidaya pakcoy secara hidroponik sistem DFT, budidaya tomat beef secara hidroponik sistem irigasi tetes, budidaya anggur, dan pascapanen pengolahan kopi.

Setelah 3 bulan melakukan praktik kerja, dilaksanakan seminar hasil.
Kegiatan dihadiri oleh widyaiswara BBPP Lembang, Manajer Inkubator Agribisnis, petugas pendamping di lapangan, serta siswa dan mahasiswa lain yang juga sedang praktik di BBPP Lembang.

Secara bergantian, mereka memaparkan hasil praktik kerja.
Pelepasan kegiatan praktik kerja dilakukan Kamis (20/3/2025) oleh tim manajemen BBPP Lembang.

“PKL di BBPP Lembang membuat kami jadi banyak mengenal aneka tanaman yang dibudidayakan dengan berbagai metode baik konvensional dan teknologi hidroponik,” kata Rendi Sepino, salah seorang peserta, saat ditemui setelah pelepasan.

Hal senada disampaikan siswa lainnya, Urip Ramadhan. Ia mengatakan selama PKL jadi mengenal banyak teman dari berbagai sekolah dan kampus.

“Seruuuu praktik kerja di sini, kami diterima dengan baik dan semua pembimbing mendampingi kami dengan sabar,” ujar Urip.(***)

BRI Pasar Minggu Wujudkan UMKM Naik Kelas

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus berupaya mengembangkan produk dan program perbankan unggulan kepada masyarakat. Salah satunya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Melalui BRI Cabang Pasar Minggu, disini program KUR bisa dirasakan sekali manfaatnya oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Pimpinan Cabang BRI Pasar Minggu, Mochammad Syarif Budiman menjelaskan, untuk program pembiayaan memang didominasi oleh UMKM oleh karena itu BRI hadir di Pasar Santa khususnya ada salah satu nasabah berupa toko Dunia Kopi yang kini naik kelas.

BRI memiliki beberapa program baik pemerintah maupun sifatnya komersil. Namun khusus program KUR ini banyak sekali nasabah yang terbantu untuk meningkatkan usahanya, salah satunya oleh Pemilik Toko Dunia Kopi yang ada di Pasar Santa, Suradi.

Pemilik Toko Dunia Kopi, Suradi mengatakan, bahwa dalam mengembangkan usaha kopi tidak bisa dilakukan sendiri. Salah satu dukungan yang sangat berperan dalam ekspansi bisnisnya adalah fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.

“Saya dulu di-backup sama BRI. Hampir semua modal usaha saya dibiayai BRI, dari beli kios hingga pengembangan usaha. Saya dapat KUR dari Rp100 juta hingga Rp500 juta,” ucapnya.

Dengan dukungan permodalan dari BRI, Suradi mampu memperbesar kapasitas usahanya, meningkatkan pembelian bahan baku, serta memperluas jaringan pemasaran. Ia juga bisa meningkatkan volume produksi hingga mencapai satu ton per hari, yang sebelumnya sulit dilakukan tanpa modal yang cukup.

Selain itu, BRI juga memberikan berbagai fasilitas lain yang mendukung kelancaran operasional bisnisnya, seperti kemudahan transaksi digital melalui QRIS dan layanan perbankan lainnya yang mempermudah pembayaran dari pelanggan.

Berkat bantuan KUR BRI, omzet Dunia Kopi meningkat secara signifikan. Semenjak mendapat bantuan dari BRI, pendapatan bisnisnya naik berkali-kali lipat. Kini, ia tidak hanya menjual kopi di pasar lokal tetapi juga memasok kopi ke berbagai negara, seperti Korea, Jepang, China, Bulgaria, dan Amerika.

“Kalau dulu lebih banyak pembeli dari luar negeri, sekarang sudah 50:50 antara dalam negeri dan luar negeri. Jadi pasar kita makin luas,” paparnya.

Selain itu, bisnis Dunia Kopi juga mampu memberdayakan banyak petani kopi di berbagai daerah di Indonesia. Ia menjalin kemitraan dengan para petani dan memberikan edukasi tentang cara meningkatkan kualitas kopi agar bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi.

“Kita juga kasih reward buat petani yang bisa mengolah kopi dengan bagus. Kalau kopinya berkualitas, kita kasih harga lebih tinggi supaya mereka semangat,” tegasnya.

Melihat perkembangan Dunia Kopi yang semakin pesat, Suradi optimis bahwa industri kopi di Indonesia akan terus berkembang. Ia berharap BRI terus memberikan dukungan kepada pelaku usaha kecil dan menengah agar bisa berkembang lebih jauh lagi.

“Saya berharap BRI bisa terus support usaha kecil kayak kita ini. Banyak teman-teman saya yang juga dibantu BRI dan berhasil mengembangkan usahanya,” terangnya.

Dengan semangat dan kerja kerasnya, serta dukungan dari KUR BRI, Dunia Kopi Pasar Santa kini telah menjadi salah satu ikon kopi di Jakarta. Kisah sukses Dunia Kopi, Suradi menjadi bukti bahwa dengan akses permodalan yang tepat dan strategi bisnis yang baik, usaha kecil bisa berkembang dan bersaing di pasar global.(***)

BRI Rawamangun Berbagi 200 Takjil Ramadan

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Banyak sekali yang bisa dilakukan selama bulan suci Ramadan. Bulan istimewa yang datang sekali dalam setahun hendaknya diisi dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Mulai dari memaksimalkan iman diri sendiri hingga berbuat kebaikan untuk orang lain bahkan masyarakat luas.

Sama halnya dengan BRI Cabang Rawamangun rutin menggelar kegiatan bermanfaat di ramadan. Salah satunya dengan berbagi 200 takjil untuk Panti Asuhan Muslimin Putra Mulia dan kepada masyarakat sekitar di Jalan Pemuda, Rawamangun.

"Sudah menjadi bentuk kepedulian kami terhadap sesama, salah satu caranya dengan berbagi takjil kepada masyarakat sekitar," ujar Pimpinan Cabang BRI Rawamangun, Rahardian Umar Dani.

Rahardian menjelaskan, kegiatan berbagi takjil berupa ini dilakukan oleh karyawan BRI Cabang Rawamangun. Biasanya dilaksanakan beberapa waktu menjelang buka puasa. Seperti biasa, takjil yang diberikan berupa makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Takjil diberikan kepada Panti Asuhan Muslimin Putra Mulia dan juga masyarakat yang ada di sekitar wilayah Kantor BRI Cabang Rawamangun. Ada 200 takjil yang diberikan kepada Panti Asuhan Muslimin Putra Mulia dan masyarakat sekitar pada Kamis, 13 Maret 2025.

"Kami merasakan ketika waktu berbuka puasa sedang berada dijalan atau dimana saja, mungkin belum memiliki makanan dan minuman berbuka puasa, semoga dengan adanya takjil ini bisa sedikit membantu," ungkapnya.

BRI Cabang Rawamangun tak hanya mengagendakan berbagi takjil, ada juga program dibidang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan masih banyak kegiatan bermanfaat lainnya.

"Baik selama ramadan maupun diluar bulan suci ini, BRI Cabang Rawamangun terus mengupayakan membuat kegiatan yang sifatnya sosial bagi yang membutuhkan," tutupnya.(***)

Dorong Swasembada Pangan, Kementan Laksanakan Bimtek Penyuluhan Keamanan Pangan

TANIINDONESIA.COM//YOGYAKARTA – Sejalan dengan program Swasembada Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan SDM pertanian yang kompeten. Melalui Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YOMA), 68 mahasiswa mendapatkan Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan pada Kamis (13/3/2025).

Pembekalan diberikan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta kepada mahasiswa Semester VI program studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan keamanan pangan.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengatakan insan pertanian harus terus memperbarui kemampuan dan pengetahuan. Sebab, ilmu terus berkembang, termasuk juga ilmu pertanian.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. Ia menegaskan, regenerasi dalam pertanian harus dilakukan. Pasalnya, petani yang ada saat ini sudah tua.

Oleh karena itu, Idha berharap mahasiswa bisa terus menyerap pengetahuan terbaru seputar pertanian.

Bimtek sendiri dibuka oleh Direktur Polbangtan YOMA, R. Hermawan. Ia mengatakan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPPIRT) berperan penting dalam mendukung swasembada pangan yang dicanangkan Kementerian Pertanian.

Karena, hal itu dapat memastikan bahwa produk pangan olahan industri rumah tangga memenuhi standar keamanan dan kualitas.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/03/13/sukseskan-program-swasembada-pangan-kementan-turunkan-mahasiswa-polbangtan-yoma-di-bangka-selatan/

Ia menambahkan, dengan SPPIRT, produk pangan lokal lebih terjamin keamanannya, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Selain itu, sertifikasi ini mendukung program PWMP mahasiswa dan alumni Polbangtan YOMA, utamanya yang memiliki usaha di bidang olahan pangan.

“Pemanfaatan sumber daya pangan lokal yang lebih optimal juga berkontribusi dalam pengurangan food loss dan food waste, sehingga memperkuat ketahanan pangan nasional,” tutur Hermawan.

Ia menambahkan, SPPIRT juga membantu meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap regulasi keamanan pangan.

“Yang pada akhirnya berkontribusi dalam menjaga kesehatan masyarakat dan memastikan ketersediaan pangan yang aman, berkualitas, serta berkelanjutan,” ujar Hermawan lagi.

Bimtek Penyuluhan Keamanan Pangan diisi pemateri oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan beberapa praktisi di bidang pangan.

Adapun materi – materi yang disampaikan adalah Peraturan Perundang-undangan di Bidang Pangan, Keamanan Mutu Pangan, Persyaratan Kemasan, Label dan Iklan Pangan dan Halal, Cara Produksi Pangan Yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT), Penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) dan Simulasinya dan Teknologi Proses Pengolahan Pangan. (NTRD/os)

Antusiasnya Warga Lembang terhadap Gerai Pasar Pangan Murah Kementan

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Hingga hari ke-10, Gerai Pasar Pangan Murah Kementerian Pertanian (Kementan) yang diselenggarakan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang disambut antusias masyarakat Lembang dan sekitarnya.

Bahkan, Kamis (13/3/2025), sebelum jam buka operasional pasar jam 09.00 – 14.00 WIB, Masyarakat sudah mengantre, khususnya di bagian minyak goreng Minyakita yang setiap harinya memang menjadi primadona paling banyak dicari dan dibeli masyarakat.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Serta, memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan operasi ini bertujuan untuk memastikan stok pangan cukup dan harga tetap stabil. Sehingga, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, pangan aman, ibadahpun nyaman.

Ditemui saat sedang membeli aneka bahan pangan bersama rekan-rekannya, Ratna, warga Kampung Sukahaji Kecamatan Lembang, mengatakan sangat terbantu pasar murah ini, terutama dari sisi harga dan kesegaran produknya.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/03/08/temukan-3-perusahaan-minyakita-sunat-volume-mentan-amran-minta-tutup-dan-segel-perusahaannya/

“Kalau bisa diperpanjang terus donggg kegiatan pasar murahnya, tidak hanya bulan Ramadhan,” harapnya.

“Terima kasih Kementerian Pertanian yang telah mengadakan pasar murah terutama pada bulan Ramadhan karena yang biasanya harga pangan pokok melambung tinggi, di pasar murah ini sangat terjangkau,” ucap Ratna.

Kepala Bagian Umum BBPP Lembang, sebagai penanggung jawab kegiatan Gerai Pasar Pangan Murah BBPP Lembang, Yullyndra Tisna Diputri, mengatakan sejak dibuka tanggal 28 Februari hingga 12 Maret 2025, omzet penjualan sebesar Rp126.764.500.

“Kami sudah menjual aneka bahan pangan pokok. Produk pangan yang menjadi primadona karena paling banyak dicari dan antriannya selalu panjang adalah minyak goreng Minyakita yang sudah terjual 2.015 liter, beras premium 790 kg, telur ayam ras 520 kg, daging ayam beku 120 kg, daging kerbau 167 kg, bawang merah 259 kg, tepung terigu 400 kg, gula pasir 244 kg, dan beras SPHP sebesar 1.705 kg,” ujarnya.

“Alhamdulillah masyarakat sekitar antusias dan mengakui banyak terbantu dengan adanya operasi pasar pangan murah Kementerian Pertanian ini,” jelas Yullyndra.(***)

BRI Cilangkap Maksimalkan Pelayanan Jelang Idul Fitri 1446 H

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Komitmen BRI Branch Office (BO) Mabes TNI Cilangkap untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada setiap nasabah tidak diragukan lagi.

Pemimpin Cabang BRI Mabes TNI Cilangkap, Muhammad Alfie Syahrin mengatakan, hal ini dibuktikan dengan petugas BRI memastikan kondisi Mesin Echannel BRI selalu dalam keadaan terbaik, baik kondisi mesin maupun Premieses E-Channel tersebut sehingga nasabah merasa nyaman dan aman dalam bertransaksi di mesin E-Channel BRI.

Guna menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, petugas BRI melakukan pengecekan berkala di setiap mesin E-Channel BRI (ATM, CRM, EDC) di wilayah Cilangkap.

"Kegiatan ini bermaksud untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada nasabah untuk bertransaksi di mesin E-Channel BRI," terangnya.

Ia mengatakan, BRI akan terus memberikan rasa aman dan nyaman kepada nasabah dalam bertransaksi di mesin E-Channel BRI.

"Kami juga menyediakan petugas yang siap menjaga mesin E-Channel selalu dalam keadaan baik," jelasnya.

Selanjutnya, dengan berbagai kemudahan dan keamanan yang disediakan, Branch Office Mabes TNI Cilangkap siap memenuhi kebutuhan transaksi perbankan kapanpun dan dimanapun.(***)

Sukseskan Program Swasembada Pangan, Kementan Turunkan Mahasiswa Polbangtan YOMA di Bangka Selatan

TANIINDONESIA.COM//BANGKA SELATAN - Kementerian Pertanian (Kementan) menurunkan 15 mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YOMA) untuk mendampingi Brigade Pangan di wilayah optimalisasi lahan Bangka Selatan.

Mereka adalah mahasiswa semester 6 dari program studi Teknologi Benih dan Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan. Dalam rangka melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, mereka akan mendampingi Brigade Pangan dalam budidaya padi rawa selama 3 bulan, dimulai 10 Maret sampai 10 Juni 2025.

Bertempat di Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, mahasiswa diterima langsung oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi pada Senin (10/3/2025).

“Kehadiran adik-adik hebat ini menjadi angin segar bagi pertanian Bangka Selatan. Bersama petani milenial, kita siap berkolaborasi untuk meningkatkan produktivitas dan inovasi di sektor pertanian”, ucap Debby.

Wanita yang kerap disapa dengan Bunda ini berharap dengan semangat dan ilmu yang dibawa mahasiswa, pertanian Bangka Selatan makin maju dan mandiri.

“Mari bergerak bersama membangun pertanian yang kuat dan berkelanjutan,” katanya.

Seperti disampaikan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, keterlibatan anak muda menjadi hal penting dalam mencapai swasembada pangan.

Ia menyebut Brigade Pertanian menjadi garda terdepan dalam rangka menggerakkan para petani untuk lebih produktif, terutama bagi petani milenial.

“Brigade Pangan adalah pasukan terdepan yang melibatkan petani, dikawal oleh penyuluh pertanian, Babinsa, dan pegawai ASN Kementan, serta generasi muda untuk berkolaborasi dalam mengoptimalkan sektor pertanian,“ jelasnya.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2025/02/28/perluas-wawasan-mahasiswa-polbangtan-dan-pepi-kementan-delegasi-jepang-kenalkan-ssw/

Ia menekankan tujuan meluncurkan program Brigade Pangan ini agar mahasiswa bisa menjadi petani milenial dengan mengolah lahan pertanian, untuk meningkatkan produktivitas dan mencapai swasembada pangan.

“Brigade Pangan tidak hanya bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan, tetapi juga menjadi model pemberdayaan petani secara berkelanjutan,” kata Mentan Amran.

Karena strategisnya program ini, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menegaskan perlunya melibatkan petani milenial dalam penggunaan teknologi. Menurutnya, teknologi akan mengakselerasi produktivitas pertanian.

Hadir mewakili Direktur Polbangtan YOMA, Ketua Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Siti Nurlaela menyebut mahasiswa akan turun langsung dalam kegiatan pendampingan Brigade Pangan.

“Mahasiswa akan mendampingi pengelolaan alsintan, olah lahan dan teknis budidaya, mendampingi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam kegiatan penyuluhan, serta penyelesaian administrasi Brigade Pangan,” paparnya.

Laela menambahkan, mahasiswa akan bertugas untuk mendampingi 33 Brigade Pangan di Kabupaten Bangka Selatan.

“Mereka akan terjun di kecamatan Air Gegas, Pulau Besar, Lepar, Simpang Rimba, dan Toboali,” jelas Laela.

Ia optimis dengan menerjunkan mahasiswa, selain bisa meningkatkan pemahaman mahasiswa melalui praktik pertanian di lokasi Brigade Pangan, sekaligus berkontribusi aktif dalam upaya mencapai swasembada pangan.

“Kami berharap program pendampingan ini bisa mendukung petani setempat dalam penerapan inovasi pertanian modern serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Bangka Selatan,” pungkasnya. (TW/os)

BRI Bekasi Harapan Indah Gelar Sosialisasi Penanggulangan Bencana Bersama BPBD Kota Bekasi

TANIINDONESIA.COM//BEKASI – BRI Kantor Cabang ( KC) Bekasi Harapan Indah (HI) melaksanakan sosialisasi penanggulangan bencana dengan BPBD Kota Bekasi (14/02/2025).

Pada sosialisasi ini tema yang diambil adalah Gempa Bumi dan Banjir, upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi Bencana Alam tersebut.

"Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang tata cara menghadapi jenis-jenis bencana yang akan terjadi, seperti Gempa Bumi dan Banjir," ujar Pemimpin Cabang BRI Bekasi, Yudhistira Riza.

Dalam sosialisasi ini BPBD Kota Bekasi informasikan apa saja yang harus dievakuasi pertama kali, seperti membawa tas darurat yang di dalamnya terdapat surat-surat penting, pakaian ganti, dan alat komunikasi.

Kemudian yang harus dipersiapkan juga seperti kotak P3K, perahu karet dan pelampung untuk banjir. BPDB Kota Bekasi juga memberikan simulasi evakuasi bencana pada tamu-tamu yang hadir.

"Hal ini bertujuan untuk memberitahukan bahwa setiap peserta memiliki pengetahuan dengan perannya sendiri," ungkapnya.

Pada sesi akhir sosialisasi ditutup dengan tanya jawab oleh tamu yang hadir dan disampaikan langsung kepada BPBD Kota Bekasi guna memperkuat informasi yang akan diterima oleh para tamu yang hadir.

"Semoga dengan adanya sosialisasi ini, bisa mengedukasi masyarakat, khususnya Kota Bekasi," tutupnya.(***)

BRI Cabang Cimanggis Dukung Perkembangan Bisnis UMKM di Tapos

TANIINDONESIA.COM//DEPOK - BRI Cabang Cimanggis terus mendukung kegiatan UMKM yang ada di Kecamatan Tapos. Disini BRI Cabang Cimanggis Bersinergi dengan UMKM se-Kecamatan Tapos untuk mengembangkan bisnis UMKM yang ada di wilayah tersebut

Micro Business Area Manager BRI Cabang Cimanggis, Setyo Agung Yulianto menerangkan, pihaknya melalui kegiatan Gathering bersinergi antara BRI dan UMKM yang dihadiri oleh Plt Camat Tapos dan para pelaku UMKM.

"BRI siap mendukung pengembangan UMKM se-Kecamatan Tapos melalui pembiayaan dan transaksi perbankan yang dapat memudahkan para pelaku bisnis UMKM mengelola usahanya," ucapnya.

Ia menambahkan, dalam hal pembiayaan, BRI menyiapkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan produk pinjaman lainnya. Sedangkan untuk transaksi, UMKM dapat memanfaatkan fitur Qris, EDC dan transaksi di aplikasi BRIMo serta akses perbankan melalui agen BRIlink dan agen UMI.

Sementara itu, Plt.Camat Tapos, Suhendar SP menyambut baik atas sinergitas BRI dengan komunitas UMKM se-Kecamatan Tapos. Tentunya ini bisa memudahkan dan mengembangkan kegiatan bisnis masyarakat dan membantu Para UMKM Naik Kelas. Terutama dalam hal pengembangan SDM, membimbing UMKM mulai dari proses produksi. Tak hanya sampai disitu, bahkan juga ke tahap bentuk kemasan serta pemasaran juga akses Para UMKM ke Perbankan.

"Dengan peran Agen Brilink dan Agen UMI untuk Pembiayaan Super Mikro guna meningkatkan perekonomian masyarakat di Kecamatan Tapos," tutupnya.(***)

Miliki Layanan Digital CS BRI Cabang Pondok Indah Lebih Mudah Flexible dan Cepat

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Jakarta Pondok Indah memiliki layanan unggulan Transformasi digital yang yaitu Mesin Digital Customer Service (CS) yang hadir untuk kemudahan layanan Nasabah BRI.

Pimpinan Cabang BRI Jakarta Pondok Indah, Michael Sebastian menjelaskan, Digital CS merupakan mesin one stop service yang berfungsi untuk melayani transaksi nasabah secara mandiri (self service) seperti pembukaan rekening, penggantian kartu debit, penerbitan ulang PIN, account statement (Cetak Butab dan Rekening Koran) dan lain-lain.

Nasabah tidak perlu datang mengantri di Customer Service dan bergantung pada jam layanan operasional kantor. Dengan adanya mesin Digital CS, nasabah lebih flexible dapat datang kapan saja ke Kantor BRI Cabang Pondok indah dan Kantor Cabang Lain yang memiliki layanan Digital CS yang sama.

Michael menerangkan, kehadiran digital CS sebagai solusi untuk meningkatkan kenyamanan Nasabah dalam mengakses layanan pelanggan dengan fitur utamanya yaitu dalam Pembukaan Rekening hingga Penggantian Kartu. Digital CS dapat juga melayani penggantian Kartu yang memiliki chip maupun non chip, penggantian kartu yang akan expired, Ganti Kartu Expired, Ganti Kartu Hilang, Ganti Kartu Rusak, Ganti Kartu Terblokir, Reissue PIN, Enable Kartu, Passbook Printing, Cetak Rekening Koran, Kirim, Rekening Koran Via Email, Cetak 5 transaksi Terakhir, Penerbitan Kartu," terangnya.

Dengan adanya mesin digital CS secara otomatis mengurangi antrian nasabah. Mempercepat bisnis proses dan layanan transaksi, yang akhirnya menciptakan customer experience yang lebih baik.

"Penggunaan mesin dapat dilakukan secara self service oleh nasabah," tutupnya.(***)