8 Mei 2026

Hari: 8 Mei 2026

Brigade Pangan Bangka “Naik Kelas”, Politeknik Enjinering Kementan Gembleng SDM Pertanian Modern

TANIINDONESIA.COM, Bangka – Upaya memperkuat Brigade Pangan sebagai ujung tombak pertanian modern terus dilakukan. Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas pengelolaan Brigade Pangan bagi penyuluh pendamping, Babinsa pendamping, manajer, kepala divisi alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga kepala divisi budidaya di Kabupaten Bangka dan Bangka Tengah.

Kegiatan yang berlangsung 4–6 Mei 2026 di BP Kemuja Sejahtera, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka ini menjadi bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat PEPI bertema “Peningkatan Kapasitas Brigade Pangan Mendukung Swasembada Pangan di Kabupaten Bangka dan Bangka Tengah”.

Bimtek ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia Brigade Pangan agar mampu mendukung percepatan tanam, optimalisasi lahan, serta peningkatan produksi pangan secara berkelanjutan.

Peserta mendapatkan pembekalan mengenai penerapan pertanian modern, penguatan kelembagaan Brigade Pangan, optimalisasi penggunaan alat dan mesin pertanian, hingga penguatan kemampuan teknis dan manajerial usaha tani.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan SDM menjadi faktor utama keberhasilan Brigade Pangan dalam mendukung swasembada pangan nasional.

“Pengetahuan yang memadai, terutama dalam bidang pertanian modern, manajemen agribisnis, dan pemeliharaan alat pertanian, akan memastikan Brigade Pangan dapat beroperasi secara efektif dan efisien guna meningkatkan produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Amran.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa Brigade Pangan diharapkan menjadi motor penggerak utama percepatan swasembada pangan.

Baca Juga: Mentan Amran Rangkul dan Siapkan Mahasiswa Jadi Penerus Arah Pertanian Nasional

“Diperlukan strategi terintegrasi mulai dari pengelolaan lahan, optimalisasi produksi, hingga penguatan kapasitas SDM agar Brigade Pangan mampu berjalan mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Mohammad Amin menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan berkelanjutan agar pengelola Brigade Pangan mampu mengikuti perkembangan teknologi pertanian modern.

“Brigade Pangan harus didukung SDM yang kompeten, adaptif, dan mampu menerapkan teknologi pertanian secara tepat guna untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani,” katanya.

Direktur PEPI Harmanto mengatakan, kegiatan bimtek ini diharapkan menjadi wadah peningkatan kompetensi teknis dan manajerial bagi seluruh pengelola Brigade Pangan di Bangka dan Bangka Tengah.

Menurutnya, Brigade Pangan memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan tanam, optimalisasi pemanfaatan lahan, serta penguatan ketahanan pangan daerah. Karena itu, peningkatan kapasitas kelembagaan dan penguasaan teknologi menjadi kebutuhan utama agar Brigade Pangan mampu bekerja lebih profesional dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh peserta mampu meningkatkan kompetensi teknis dan manajerial dalam mendukung keberhasilan budidaya pertanian, pengelolaan kelembagaan Brigade Pangan, serta percepatan tercapainya ketahanan pangan daerah dan nasional. Brigade Pangan harus mampu menjadi motor penggerak pertanian modern yang produktif, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.(*)