21 April 2026

Hari: 18 November 2024

Dukung Peningkatan Kompetensi SDM, Kementan Lengkapi Sarana P4S

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Untuk meningkatkan kinerja dan pengembangan kelembagaan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S), Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, memberikan bantuan sarana dan prasarana pertanian kepada 2 P4S binaan BBPP Lembang, yaitu P4S OSS Farming Kabupaten Subang dan P4S Kota Depok.

Penyerahan dilakukan simbolis Kamis (14/11/2024) oleh Kepala BBPP Lembang. P4S merupakan lembaga pelatihan yang didirikan, dimiliki, dan dikelola oleh petani secara swadaya.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan P4S menjadi langkah strategis dalam mendukung pertanian berkelanjutan.

Amran juga menyampaikan fokus Kementan di antaranya adalah menggerakan SDM pertanian untuk mendongkrak produktivitas dan menjaga ketersediaan pangan di Indonesia.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan P4S merupakan mitra BPPSDMP yang memiliki peran strategis sebagai tempat pelatihan sekaligus magang, guna akselerasi dan adopsi teknologi pertanian.

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, menyampaikan bahwa P4S memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan adopsi teknologi pertanian oleh petani.

"Karena itu kami berharap bantuan ini memberi manfaat untuk kegiatan peningkatan kompetensi SDM di P4S,” tuturnya.

Ajat menyerahkan secara simbolis bantuan ini, dilanjutkan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) oleh masing-masing ketua P4S.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2024/11/18/petani-dan-penyuluh-pertanian-provinsi-jambi-pelajari-pertanian-modern-di-bbpp-lembang/

P4S OSS Farming menerima bantuan berupa laptop, speaker, kursi susun, printer, projector, dan screen projector.

Ketua P4S OSS Farming, Otong Wiranta mengucapkan terimakasihnya kepada BBPP Lembang.

“Bantuan sarana pembelaran ini sangat bermanfaat untuk kami. Bantuan ini bisa melengkapi apa yang sudah ada di kami untuk melaksanakan pelatihan bagi petani dan stakeholder pertanian lainnya yang datang ke P4S OSS Farming.

Hal senada disampaikan oleh Ketua P4S Bina Alovera, Tanti Guntari.

“Alhamdulillah bantuan sarana pembelajaran ini akan kami gunakan untuk proses pelatihan, pembinaan dan peningkatan pertanian di lingkungan kami. Bantuan ini menjadi dukungan BBPP Lembang sebagai pembina P4S di daerah agar tetap eksis mendukung program pemerintah untuk kemajuan sektor pertanian," katanya.

P4S Bina Alovera menerima bantuan sarana pembelajaran berupa projector, screen projector, sound system, microphone wireless, alat tester tanah dan kabel HDMI.(***)

Petani dan Penyuluh Pertanian Provinsi Jambi Pelajari Pertanian Modern di BBPP Lembang

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Kementerian Pertanian, melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, memperkenalkan pertanian modern, teknologi hidroponik, kepada 30 orang petani dan penyuluh pertanian lingkup Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Jambi yang berkunjung ke BBPP Lembang, Selasa (5/11/2024).

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan jika pemerintah saat ini tengah bertransformasi dari sistem pertanian tradisional menuju pertanian modern.

"Kami sedang membangun pertanian modern dan sekarang kita tengah memulai pekerjaan di beberapa wilayah,” sebut Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan dalam konsep pertanian modern, membutuhkan SDM dan memasifkan penggunaan alat mesin pertanian.

“Saat ini BPPSDMP bergerak dengan motto inklusif, profesional, dan modern," jelasnya.

Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, saat menerima rombongan mengatakan, BBPP Lembang memiliki sarana pembelajaran peserta yaitu Inkubator Agribisnis.

“Di Inkubator Agribisnis ini aneka tanaman kami budidayakan baik secara konvensional maupun menggunakan teknologi smart farming,” jelasnya.

Pada kegiatan kunjungan dan pembelajaran ini, widyaiswara BBPP Lembang spesialisasi budidaya pertanian memberikan materi tentang teknologi hidroponik. Peserta diberikan wawasan tentang sistem-sistem pada budidaya tanaman secara hidroponik yang diterapkan di BBPP Lembang.

Sistem-sistemnya adalah aeroponik, irigasi tetes, Deep Flow Technique (DFT), Nutrient Film Technique (NFT), dan wick system. Disampaikan juga komoditas pertanian yang cocok untuk dibudidayakan dengan sistem-sistem tersebut.

Baca juga:

https://taniindonesia.com/2024/11/17/kementan-kenalkan-teknologi-olahan-pangan-ke-guru-sekolah-menengah-kejuruan/

Widyaiswara juga memberikan penjelasan tentang nutrisi utama pada budidaya secara hidroponik, yaitu nutrisi AB mix.

Dijelaskan proses pelarutannya, dosis dan waktu pemberian nutrisi sehingga menghasilkan tanaman yang berkualitas baik saat panen tiba.

Sementara itu, widyaiswara lainnya memberikan materi tentang panen dan pascapanen komoditas pertanian.

Panen dan pascapanen menjadi salah satu tahapan budidaya tanaman yang penting dan merupakan kegiatan akhir dari budidaya tanaman.

Panen dan pascapanen yang tepat maka akan dapat memenuhi kebutuhan pasar, meningkatkan daya saing, mengurangi sampah, menjaga kualitas, kesegaran dan nutrisi tanaman serta menghemat energi.

Selanjutnya, rombongan diajak ke Inkubator Agribisnis (IA) BBPP Lembang.

Petugas sarana dan prasarana menjelaskan alur budidaya sayuran pakcoy sistem DFT, diantaranya sistem pemberian nutrisi AB Mix dan kegiatan panen pascapanen pakcoy hingga proses pemasarannya ke berbagai segmentasi pasar.

Di laboratorium pengolahan hasil pertanian, widyaiswara BBPP Lembang spesialisasi pascapanen dan pengolahan hasil pertanian, didampingi petugas sarana dan prasarana menjelaskan proses pengolahan hasil komoditas pertanian dari jagung.

Pengolahan hasil pertanian ini dapat meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, yaitu pembuatan es krim berbahan dasar jagung.

Peserta diberikan penjelasan alat dan bahan pembuatan es krim jagung yang cukup mudah dan murah.

Mereka langsung mempraktikkan tahapan demi tahapan pengolahan hasil jagung menjadi es krim yang gurih dan lezat dan dapat menghasilkan keuntungan berlipat. (yoko/che)