17 Mei 2026

Hari: 27 Juni 2024

Berkomitmen Wujudkan Indonesia BERSINAR, Polbangtan Kementan Raih Penghargaan P4GN

TANIINDONESIA.COM//YOGYAKARTA - Dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2024, Badan Narkotika Nasional (BNN) secara serentak menyelenggarakan Puncak Peringatan HANI 2024 pada tanggal 26 Juni 2024 di setiap wilayah Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Peringatan HANI 2024 dilaksanakan secara hybrid oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI terpusat di Pekanbaru, Riau. Sementara di wilayah D.I. Yogyakarta, acara puncak diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman dengan mengundang dinas dan juga komponen masyarakat.

Melalui sambutannya, Presiden RI, Joko Widodo menyampaikan bahwa saat ini 1,7% atau 3,3 juta jiwa penduduk Indonesia menjadi korban penyalahgunaan narkotika, oleh sebab itu narkotika harus diperangi sampai ke akar-akarnya.

"Kita harus melindungi masa depan generasi muda dan saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama memperkuat ketahanan keluarga dan masyarakat mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini dan membantu upaya rehabilitasi pecandu narkotika sehingga Indonesia Emas 2045 yang bertumpu pada generasi muda yang produktif dapat kita raih bersama," pesan Jokowi.

Selain mengikuti acara virtual, BNNP DIY juga memberikan penghargaan kepada tokoh masyarakat, instansi pemerintah, instansi pendidikan, serta desa-desa yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan P4GN salah satunya Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Magelang.

Direktur Polbangtan Yogyakarta Magelang, yang diwakili oleh Endra Prasetyanta, selaku Ketua Kelompok Substansi Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni hadir langsung menerima penghargaan.

Baca juga: Polbangtan Kementan Ajak Generasi Muda Adaptif Songsong Indonesia Emas 2045

"Puji syukur berkat partisipasi dan peran aktif Polbangtan Yogyakarta Magelang dalam pelaksanaan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), kami diberikan penghargaan Bidang Hukum dan Kerja Sama," jelas Endra.

Polbangtan Yogyakarta Magelang, dikatakan oleh Endra, memang rutin melakukan kegiatan P4GN berupa tes urine dan seminar anti narkoba.

"Setiap tahun pasti kami melakukan tes urine kepada seluruh karyawan dan mahasiswa. Pada kegiatan tes urine tersebut juga dilakukan Seminar Anti Narkoba yang diisi oleh para penyuluh dari BNN. Kami juga sudah menjalin Kerjasama melalui MoU," imbuhnya.

Kegiatan screening rutin tersebut ditujukkan agar seluruh Sivitas Akademika Polbangtan Yogyakarta Magelang betul-betul bersih dari penyalahgunaan Narkotika.

"Mengingat bahwa Yogyakarta menjadi salah satu kota yang rawan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika, kami melakukan Tindakan preventif dengan tes urine. Kami berkomitmen penuh menjaga seluruh sivitas agar tetap aman dari bahaya narkotika," kata Endra.

Sementara, Kepala BNNP DIY, Andi Fairan, menyampaikan bahwa puncak peringatan HANI di Sleman ini sebagai momentum untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada komponen masyarakat yang aktif membantu tugas fungsi BNN.

"Penghargaan tersebut sebagai bentuk penghormatan atas prestasi instansi dan lembaga, juga sebagai pengakuan akan kekuatan kolaborasi yang dapat membentuk Yogyakarta bersih dari narkoba," ucapnya.

Polbangtan Kementan Ajak Generasi Muda Adaptif Songsong Indonesia Emas 2045

TANIINDONESIA.COM//YOGYAKARTA - Peringatan Dies Natalis ke-6 Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Magelang berlangsung sangat meriah. Berlokasi di Kampus Pertanian Yogyakarta, rangkaian peringatan Dies Natalis resmi dibuka Selasa (25/6), dengan berbagai acara yang dihadiri oleh berbagai pihak.

Dies Natalis merupakan suatu peringatan atas hari lahir yang dianggap sebagai peristiwa penting dalam awal perjalanan kehidupan. Polbangtan Yogyakarta Magelang sudah melalui perjalanan yang panjang dan mengalami perubahan selama 6 tahun perjalanan.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan Polbangtan memiliki peran penting untuk mencetak SDM Pertanian yang tangguh. Menurutnya, SDM ini yang akan memajukan pertanian tanah air.

Ucapan senada disampaikan Kepala Plt BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi.

"Lewat Polbangtan inilah kita gembleng anak-anak muda yang menjadi masa depan pertanian Indonesia. Hal ini penting karena SDM faktor utama dalam kemajuan pertanian," ujarnya.

Direktur Polbangtan Yogyakarta Magelang, Bambang Sudarmanto, dalam sambutannya menekankan bahwa ditengah kondisi pertanian yang sedang tidak baik-baik saja memerlukan SDM yang adaptif.

“Dengan perubahan iklim yang tidak menentu, elnino yang masih melanda namun kondisi sebaliknya di beberapa daerah mengalami kebanjiran menyebabkan produksi pertanian nasional menurun utamanya padi. Belum lagi wabah Lumpy Skin Disease (LSD) yang menyerang hewan ternak beberapa waktu lalu. Semua perlu disikapi dengan sifat adaptif dan agile untuk menghadapi tuntutan sosial dan inovasi ke depan,” tandasnya.

Aksi nyata, imbuh Bambang juga sangat diperlukan, salah satunya yaitu dengan berperan aktif menyukseskan berbagai program utama Kementerian Pertanian seperti Perluasan Areal Tanam (PAT), Pompanisasi, dan pendampingan lapangan

“Polbangtan Yogyakarta Magelang turut aktif dalam program Antisipasi Darurat Pangan seperti optimalisasi lahan, pompanisasi sawah tadah hujan, dan pertambahan areal tanam padi di berbagai daerah DI Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan menerjunkan Sivitas Akademika baik dosen, karyawan, maupun mahasiswa ke lokasi langsung,” terangnya.

Bambang juga berpesan agar Mahasiswa senantiasa mengembang diri secara terus menerus namun tetap seimbang dalam kehidupan.

“Mengutip perkataan Jack Ma, ada pesan yang merik, Ia mengatakan bahwa saat usia 20-30 tahun adalah waktu kita harus mengamati cara bos dan lingkungan menyelesaikan pekerjaan," katanya.

"Kemudian pada usia 30-40 merupakan waktu yang tepat untuk memulai usaha secara mandiri karena kita masih punya tenaga untuk menghadapi kegagalan, memasuki usia 40-50 tahun maka lakukan keahlianmu bukan lagi saatnya coba-coba, mencapai usia 50-60 tahun habiskan untuk mendidik dan mengembangkan anak muda generasi selanjutnya," imbuhnya.

Bambang menambahkan, jika mampu melebihi 60 tahun habiskanlah waktu bersama cucu.

"Makna yang disampaikan adalah kita harus tahu kapan bekerja keras, mengembangkan diri, mendidik generasi selanjutnya, menikmati hasil kerja keras kita namun tetap sehat dan ingat kepada sang pencipta,” pesannya.

Menilik pesan tersebut, Bambang mengaku salut dengan mahasiswa yang sudah bisa berusaha sekaligus menjalankan kuliah.

Pada akhir sambutannya, Bambang menyematkan pesan penting terkait keterbukaan informasi dan layanan publik.

“Layanan yang transparan dan akuntabel harus kita senantiasa pertahankan dan tingkatkan, di tahun 2023 mendapat peringkat pertama dan terbaik KIP tingkat Eselon 2. Ini harus dipertahankan dan ditingkatkan," katanya.

"Selain itu, saya menghimbau agar jangan ada korupsi dalam penyelenggaraan pendidikan di polbangtan yoma, kita betul-betul harus menjaga komitmen. Jadikan momentum Dies Natalis yang ke 6 ini untuk berbuat lebih baik, menyongsong masa depan yang lebih cerah dan kegotongroyongan serta kebersahajaan,” kata Bambang lagi.

Bambang meyakini bahwa pada tahun-tahun selanjutnya Polbangtan Yogyakarta akan terus berkibar dan menorah prestasi-prestasi membanggakan, serta turut serta mewujudkan Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia dan Indonesia Emas 2045.

Rangkaian Dies Natalis ke 6 Polbangtan Yogyakarta Magelang kali ini direncanakan akan berlangsung 24 Juni hingga 11 Agustus 2024 dengan berbagai acara seperti pembagian bibit, bersih sungai, bakti sosial, donor darah dan aneka kompetisi yang dapat diikuti oleh masyarakat luas.(***)