24 Mei 2024

Sinergi Kementan dan UNHAS Dongkrak Regenerasi Petani

0

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Kementerian Pertanian terus menjalankan komitmen untuk melakukan regenerasi petani. Untuk mendukung hal itu, kerja sama dengan lembaga pendidikan pun dilakukan, terutama yang menggeluti sektor pertanian.

Jalinan kerjasama inilah yang dilakukan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Manusia Pertanian (BPPSDMP), saat menyambut kehadiran 45 peserta didik dan tenaga pengajar Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Kamis (9/5/2024), di Aula Catur Gatra.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan generasi muda merupakan harapan bagi masa depan pertanian Indonesia.

Mentan Amran menekankan betapa pentingnya minat pada bidang pertanian untuk dipupuk sedini mungkin demi keberlanjutan pembangunan pertanian Indonesia.

“Regenerasi ini penting untuk kemajuan sektor pertanian Indonesia. Generasi muda berperan penting untuk terjun ke sektor pertanian secara langsung sebagai penerus petani-petani yang sudah berusia lanjut,” ujar Amran.

Hal senada disampaikan Kepala. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, yang menyimpan harapan tinggi bagi generasi muda.

“Generasi masa depan pertanian ada di tangan generasi muda. Oleh karena itu kita akan terus berupaya untuk menghadirkan banyak petani milenial yang dapat mengangkat serta memajukan sektor pertanian,” jelas Dedi.

Baca juga: Tak Ada Waktu Libur, Mentan Amran Tetap Tinjau Jalannya Pertanaman Padi di Sulawesi Selatan

Terpisah Kepala BBPP Lembang, Ajat Jatnika, mengatakan tugas UPT BPPSDMP adalah untuk meningkatkan kompetensi pelaku usaha tani baik dari aparatur negara seperti penyuluh pertanian hingga ke calon-calon petani muda seperti kunjungan dari Universitas Hasanuddin ini.

Selanjutnya para peserta kunjungan dibagi menjadi dua kelompok dan mengunjungi beberapa titik di BBPP Lembang. Sebagian mengunjungi screen housue tanaman hias, Kawasan Rumah Pangan Lestari, dan teknologi smart farming yang digunakan di lahan BBPP Lembang.

Sementara sebagian yang lain mempelajari instalasi hidroponik yang ada di BBPP Lembang. Diantara instalasi hidroponik yang mereka pelajari adalah sistem deep flow technique (DFT) dan aeroponik kentang.

Terakhir, para peserta berkumpul di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian untuk menikmati es krim dan sorbet yang berasal dari tanaman yang dipanen di BBPP Lembang. Beberapa yang dapat dicicipi pada saat kunjungan adalah es krim cabai, es krim mangga, dan sorbet buah naga.

Mewakili para peserta didik, Mohammad Rizieq menyampaikan kesan-kesannya atas kunjungan ke BBPP Lembang.

“Sungguh berkesan dan memberikan pengetahuan sekali kunjungan ke BBPP Lembang ini. Kami harap dapat kembali lagi untuk belajar lebih banyak,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *