21 April 2026

Siswa

UPT Pelatihan Kementan Perkenalkan Agroeduwisata ke Siswa SD Cimahi

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Kementerian Pertanian (Kementan), melalui UPT pelatihan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, memperkenalkan agribisnis kepada 89 siswa kelas 1, 2, dan 3 SD IT Bina Insan Cendekia Kota Cimahi yang berkunjung Kamis (30/10/2025). Rombongan diterima secara resmi oleh Kepala Balai didampingi tim manajemen.

Kegiatan outing class ini bertujuan untuk mengenal hal-hal baru yang bermanfaat. Dan pertanian merupakan bidang yang menarik untuk dipelajari.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mendorong generasi muda untuk mengawal Indonesia menuju negara superpower.

“Sekarang generasi muda adalah generasi yang harus kita persiapkan untuk mengawal Indonesia menjadi negara emas. 20 tahun kemudian mereka yang akan memimpin republik ini. Kita harapkan mereka lebih baik dan lebih hebat dari kita,” kata Mentan Amran.

Kementan juga mendorong anak muda terjun ke sektor pertanian untuk menciptakan wirausahawan tani (agropreneur), meningkatkan produktivitas, dan menyokong ketahanan pangan nasional.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan perlu ada pendampingan untuk meningkatkan minat generasi muda dalam bidang pertanian, baik dalam bentuk mentoring maupun akses permodalan.

Baca juga: 

Persiapan Masa Purnabakti, Pegawai KAI Perdalam Budidaya Tanaman Hias

Dalam kunjungannya, para siswa SD IT Bina Insan Cendekia Kota Cimahi diajak menuju laboratorium pengolahan hasil pertanian.

Widyaiswara spesialisasi pengolahan hasil pertanian, didampingi petugas menjelaskan tujuan kegiatan pengolahan hasil pertanian. Selanjutnya pengenalan alat dan bahan pembuatan olahan es krim jagung.

Keseruan terjadi karena anak-anak antusias mempaktikkan pembuatan es krim jagung. Para generasi alpha ini tampak antusias bergantian mempraktikkan pembuatan cemilan sehat yang sangat digemari oleh anak-anak, mulai dari pencampuran bahan, pemasakan bahan, dan pengemasan es krim jagung.

Di screen tanaman hias, widyaiswara spesialisasi budidaya didampingi petugas menjelaskan proses perbanyakan kaktus melalui teknik grafting dan stek pucuk untuk sukulen.

Anak-anak tampak senang karena masing-masing hasil praktik baik es krim jagung dan tanaman kaktus dan sukulen yang bisa dibawa pulang untuk dilakukan pemeliharaan.

Apresiasi juga disampaikan Kepala SD IT Bina Insan Cendekia Kota Cimahi, Erni Suryadin.

“Tujuan kami di sini belajar di alam. Anak-anak tampak excited tadi belajar tentang tanaman hias yaitu cara menanam kaktus dan sukulen. Setelah itu mereka praktik pengolahan hasil pertanian yaitu membuat es krim jagung," katanya.

Menurut Erni, anak-anak senang bisa belajar di luar kelas sembari melihat sekelilingnya melihat kebun sayuran dan udaranya juga sejuk.

“BBPP Lembang sangat cocok menjadi tempat belajar pertanian,” tuturnya.(***)

Kunjungi UPT Pelatihan Kementan, Siswa Sekolah Dasar Kenali Dunia Pertanian

TANIINDONESIA.COM//LEMBANG – Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, memperkenalkan sektor pertanian kepada 263 siswa kelas 3, 4, 5, dan 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Hijrah Kota Cimahi yang berkunjung Senin (13/10/2025).

Para siswa yang hadir didampingi sejumlah guru, belajar mengenal aktivitas pertanian mulai dari hulu dan hilir yang dikembangkan di Inkubator Agribisnis BBPP Lembang sebagai instalasi berlatih untuk mendukung pengembangan SDM pertanian.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya regenerasi petani. Kementan juga mendorong anak muda terjun ke sektor pertanian untuk menciptakan wirausahawan tani (agropreneur), meningkatkan produktivitas, dan menyokong ketahanan pangan nasional.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mendorong generasi muda untuk mengawal Indonesia menuju negara superpower.

“Sekarang generasi muda adalah generasi yang harus kita persiapkan untuk mengawal Indonesia menjadi negara emas. 20 tahun kemudian mereka yang akan memimpin republik ini. Kita harapkan mereka lebih baik dan lebih hebat dari kita,” kata Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan perlu ada pendampingan untuk meningkatkan minat generasi muda dalam bidang pertanian, baik dalam bentuk mentoring maupun akses permodalan.

Sementara kehadiran rombongan siswa dan guru MI Al-Hijrah Kota Cimahi diterima oleh tim manajemen BBPP Lembang.

Para siswa lalu diajak menuju Inkubator Agribisnis seluas 2,5 hektar untuk mengenal dan praktik budidaya tanaman di dalam polybang, praktik perbanyakan tanaman hias kaktus dan sukulen, serta praktik pengolahan hasil jagung menjadi es krim dan pengolahan buah mangga menjadi sorbet.

Baca juga:

Calon Purnatugas PT KAI Antusias Ikuti Pelatihan di UPT Pelatihan Kementan

Di lahan terbuka Inkubator Agribisnis, widyaiswara spesialisasi budidaya pertanian didampingi petugas, menjelaskan budidaya tanaman sayuran secara konvensional di dalam polybag.

Pertama-tama, pengenalan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Setelah itu anak-anak praktik memasukkan media tanam ke dalam polybag, menyiraminya dan menanam bibit selada dan pakcoy.

Keseruan terjadi di laboratorium pengolahan hasil pertanian. Widyaiswara spesialisasi pengolahan hasil pertanian, didampingi petugas menjelaskan tujuan kegiatan pengolahan hasil pertanian.

Selanjutnya pengenalan alat dan bahan pembuatan olahan es krim jagung dan sorbet mangga.

Para generasi alpha ini tampak antusias bergantian mempraktikkan pembuatan cemilan sehat yang sangat digemari oleh anak-anak, mulai dari pencampuran bahan, pemasakan bahan, dan pengemasan es krim dan sorbet.

Terakhir, di screen tanaman hias, widyaiswara spesialisasi budidaya didampingi petugas menjelaskan proses perbanyakan kaktus melalui teknik grafting dan stek pucuk untuk sukulen.

Anak-anak tampak senang karena masing-masing hasil praktik bisa dibawa pulang untuk dilakukan pemeliharaan.

Zafran, siswa kelas 3, mengungkapkan keseruannya belajar di BBPP Lembang. “seru sekali belajar di sini, udaranya segarrr,” ucapnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Sekolah, Wissya Maryanti.

“Kami diterima dan dilayani dengan baik di sini. Banyak sekali pengetahuan yang kami dapatkan disini karena BBPP Lembang sangat lengkap fasiltasnya. Anak-anak juga antusias belajar dan senang karena sambil praktik langsung menanam sayuran di dalam polybag, perbanyakan kaktus dan sukulen serta membuat es krim dan sorbet,” tutur Wissya.

Wissya berharap outdoor activity ini menjadi motivasi untuk anak-anak di masa depan jika ingin menekuni dunia pertanian.(***)