21 April 2026

Hari: 13 April 2026

Pemeriksaan Kesehatan Jalur Undangan PMB Polbangtan YOMA Digelar di RSPAU Hardjolukito

TANIINDONESIA.COM, Bantul– Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan bagi calon mahasiswa Jalur Undangan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta–Magelang (Polbangtan Yoma) telah dilaksanakan pada tanggal 13–15 April 2026 di RSPAU Hardjolukito. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan calon mahasiswa yang diterima memiliki kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang baik sebagai syarat utama dalam mengikuti pendidikan vokasi di bidang pertanian.

Sebanyak 144 peserta dijadwalkan mengikuti pemeriksaan kesehatan, namun yang hadir tercatat sebanyak 129 orang, sementara 15 peserta tidak hadir. Secara umum, ketidakhadiran peserta disebabkan karena bersamaan dengan pelaksanaan ujian akhir sekolah di masing-masing daerah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur RSPAU Hardjolukito Marsekal Pertama TNI dr. Margono Gatot S, Direktur Polbangtan Yoma R. Hermawan, Wakil Direktur III, Kepala Kelompok Substansi Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni (Kelsi AAKA), panitia PMB Polbangtan, serta orang tua calon mahasiswa yang turut mengantar peserta.

Dalam keterangannya, Direktur RSPAU Hardjolukito Marsekal Pertama TNI dr. Margono Gatot S menyampaikan komitmennya dalam mendukung proses seleksi kesehatan calon mahasiswa. “Kami memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan dilaksanakan secara profesional dan sesuai standar medis, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar yang akurat dalam menentukan kelayakan peserta,” ujarnya.

Direktur Polbangtan Yoma R. Hermawan juga menegaskan pentingnya tahapan ini dalam proses seleksi mahasiswa baru. “Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting untuk memastikan calon mahasiswa siap mengikuti pendidikan vokasi yang menuntut kesiapan fisik dan mental. Selain itu, peserta tes kesehatan berikutnya dari jalur umum seluruhnya akan melaksanakan pemeriksaan di RSPAU Hardjolukito,” ungkapnya.

Baca Juga: Tanam Serempak Digelar, Kementan Percepat Optimalisasi Lahan CSR

Adapun jenis pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi beberapa aspek utama, yaitu:

**1. Fisik Diagnostik**, meliputi pemeriksaan tinggi dan berat badan, tensi atau nadi, gigi dan mulut, THT, bedah, kulit, penyakit dalam, mata (termasuk buta warna), paru atau thorax, serta neurologi atau saraf.

**2. Laboratorium**, meliputi pemeriksaan darah rutin, urine rutin, narkoba (5–7 parameter), fungsi hati (SGOT/SGPT), fungsi ginjal (ureum dan kreatinin), HBsAg, gula darah sewaktu (GDS), EKG atau rekam jantung, serta pemeriksaan kehamilan bagi peserta perempuan.

**3. Rohani/Jasmani**, meliputi tes kejiwaan menggunakan MMPI-2 Dewasa yang dilanjutkan dengan wawancara kejiwaan, serta tes kebugaran.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh oleh tim medis profesional guna memastikan setiap calon mahasiswa memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan. Hal ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi, mengingat tuntutan fisik dan mental dalam pendidikan serta praktik di bidang pertanian yang cukup tinggi.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya menyiapkan SDM pertanian yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat dan tangguh. “Pembangunan pertanian membutuhkan generasi muda yang kuat secara fisik dan mental. Oleh karena itu, proses seleksi seperti pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan kualitas SDM pertanian ke depan,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa kualitas lulusan Polbangtan sangat ditentukan sejak proses seleksi awal. “Kami berkomitmen mencetak SDM pertanian yang profesional, berdaya saing, dan siap terjun langsung ke lapangan. Kesehatan menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keberhasilan pendidikan vokasi pertanian,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Polbangtan Yoma dapat memperoleh calon mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat dan siap menjalani proses pendidikan serta berkontribusi dalam pembangunan sektor pertanian ke depan.(*)

BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah ke Panti Asuhan Yatim & Dhuafa Mizan Amanah

TANIINDONESIA.COM, JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Branch Office (BO) Gatot Subroto menggelar kegiatan “Jumat Berkah” dengan membagikan makanan kepada masyarakat sekitar wilayah Kantor BRI BO Gatot Subroto.

Kali ini BRI BO Gatot Subroto menyalurkan 100 nasi boks program Jumat Berkah ke Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Mizan Amanah Pejompongan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial rutin yang dilaksanakan oleh BRI BO Gatot Subroto sebagai bentuk kepedulian, sekaligus mempererat hubungan antara BRI BO Gatot Subroto dengan masyarakat sekitar.

Dalam pelaksanaannya, para Pekerja BRI BO Gatot Subroto turut terlibat langsung dalam proses pembagian makanan kepada penghuni panti. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BRI terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di antara insan BRILian,” ujar Branch Office Head (BOH) BRI BO Gatot Subroto, Pamadi Purno Widodo

Pamadi menambahkan, suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Penghuni Panti Asuhan penerima bantuan pun menyampaikan apresiasi positif atas perhatian yang diberikan oleh BRI BO Gatot Subroto.

Melalui kegiatan semacam ini, BRI terus menunjukkan komitmennya untuk hadir memberikan makna bagi negeri, tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi nyata dalam membantu masyarakat dan memperkuat solidaritas sosial di lingkungan sekitar.

"Semoga dengan adanya Program Jumat Berkah ini bisa memberikan manfaat bagi penerima," tutupnya.(*)