30 April 2026

Hari: 10 Maret 2026

DPUPKP Sleman Bakal Tingkatkan Pengawasan dan Evaluasi Tertib Usaha Jasa Konstruksi

TANIINDONESIA.COM, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) meningkatkan pengawasan dan evaluasi tertib usaha jasa konstruksi. Hal ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi serta memastikan penyelenggaraan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa lokasi proyek pembangunan yang sedang berlangsung di wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan melibatkan tim teknis dari bidang bina konstruksi, pengawas lapangan, serta perwakilan konsultan pengawas proyek.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sleman, Sukarmin, ST, MT, menjelaskan, pelaksanaan pengawasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh penyedia jasa konstruksi yang beroperasi telah memenuhi ketentuan perizinan usaha, standar kompetensi tenaga kerja, serta penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi.

"Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, yang menekankan pentingnya tertib usaha, tertib penyelenggaraan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi," ujar Sukarmin.

Sukarmin menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pembangunan infrastruktur di daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap kegiatan konstruksi dilaksanakan secara profesional dan sesuai ketentuan.

“Pengawasan ini tidak hanya bertujuan untuk menemukan kekurangan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan bagi para pelaku usaha jasa konstruksi agar dapat meningkatkan kualitas pekerjaan serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pemerintah daerah akan terus melakukan monitoring secara berkala guna memastikan seluruh proses pembangunan berjalan secara tertib, aman, dan berkualitas.

“Kami berharap seluruh penyedia jasa konstruksi dapat meningkatkan kompetensi tenaga kerja serta memperhatikan aspek keselamatan kerja, sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini akan dilaksanakan pada sedikitnya.12 lokasi proyek konstruksi. Untuk jenis pekerjaan meliputi pembangunan gedung fasilitas publik, peningkatan jalan lingkungan, dan rehabilitasi saluran drainase.

Untuk jumlah perusahaan penyedia jasa yang akan dievaluasi lebih dari 10 badan usaha jasa konstruksi. Sedangkan untuk jumlah tenaga kerja konstruksi yang akan didata lebih dari 100 orang tenaga kerja lapangan.

Selain itu, tim pengawas juga akan melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen perusahaan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Badan Usaha (SBU), dokumen kontrak kerja konstruksi, serta dokumen rencana keselamatan konstruksi.

Melalui kegiatan pengawasan dan evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap dapat menciptakan ekosistem jasa konstruksi yang lebih profesional, transparan, dan berdaya saing.

"Kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya pembinaan dan penguatan sektor konstruksi di wilayah Kabupaten Sleman. Sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, aman, dan berkelanjutan," pungkas Sukarmin.

Melalui kegiatan pengawasan dan evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap dapat menciptakan ekosistem jasa konstruksi yang lebih profesional, transparan, dan berdaya saing.

"Kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya pembinaan dan penguatan sektor konstruksi di wilayah Kabupaten Sleman. Sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, aman, dan berkelanjutan," pungkas Sukarmin.

BRI BO Bekasi Siliwangi Salurkan Bingkisan Ramadan

TANIINDONESIA.COM, Bekasi - BRI Branch Office Bekasi Siliwangi kembali menggelar kegiatan sosial untuk masyarakat sekitar. Kali ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan, BRI BO Bekasi Siliwangi menyalurkan bingkisan ramadan.

Pimpinan BRI BO Bekasi Siliwangi, Iqbal Perdana menjelaskan, penyaluran bingkisan ramadan 2026 diberikan kepada para petugas kebersihan dan satpam di area sekitar kantor BRI BO Bekasi Siliwangi.

Sebanyak 105 paket ramadan disalurkan kepada yang membutuhkan. Dimana 50 paket diantaranya diberikan ke petugas kebersihan dan satpam di Kemang Pratama. Sedangkan 55 paket ramadan lainnya di berikan ke tukang parkir dan Duafa sekitar.

"Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat bagi yang menerimanya," ungkapnya.

Tak hanya saat ramadan, BRI BO Bekasi Siliwangi juga mempunyai beragam program lainnya dibidang pendidikan, keagamaan, sosial, kesehatan dan lainnya.

Ini merupakan salah satu buktinya nyata kepedulian BRI BO Bekasi Siliwangi terhadap masyarakat. Dan juga menjadi salah satu upaya dalam memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat sekitar kantor BRI BO Bekasi Siliwangi.

"BRI BO Bekasi Siliwangi tak hanya memiliki produk perbankan unggulan, upaya pelayanan ke masyarakat pun kami perhatikan," tutupnya.(*)

BRI BO Tambun Bagikan Paket Sembako Untuk Korban Banjir Cabangbungin

TANIINDONESIA.COM, Bekasi - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Tambun selalu berupaya menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

Melalui program TJSL ini, BRI BO Tambun membagikan paket sembako kepada warga korban banjir di daerah Cabangbungin.

Kegiatan pembagian paket sembako ini dilaksanakan langsung oleh tim BRI BO Tambun dan juga di hadiri oleh Wakil Badan Pengaturan BUMN, Aminudin Ma'ruf ke tempat tinggal warga terkena banjir yang ada di daerah Cabangbungin.

Pembagian dilakukan di wilayah terdampak banjir dengan sasaran masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Pemimpin Cabang BRI BO Tambun, Galilea Prima Khristianto menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial BRI terhadap kondisi ekonomi masyarakat di sekitar wilayah kerja mereka. Terutama yang memang membutuhkan pasca bencana alam banjir.

“Kami berharap paket sembako yang diberikan bisa memenuhi kebutuhan warga yang terdampak banjir,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Program TJSL ini, BRI BO Tambun berupaya memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.

BRI BO Tambun berkomitmen untuk terus melanjutkan program TJSL serupa kedepannya sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah kerja BRI BO Tambun.

"BRI BO Tambun akan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan," tutupnya.(*)