18 Juni 2024

Perkuat Produksi, Mentan Tanam Bawang Merah di Bangli

0

TANIINDONESIA.COM//JAKARTA – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan penanaman bawang merah di Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Kegiatan ini merupakan rangkaian kerja pemerintah dalam memperkuat produksi bawang merah dan menyasar pasar ekspor serta memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Di Bangli ini posisi bawang merah harus diperkuat karena memiliki potensi ekspor dan pemenuhan dalam negeri. Bangli masih punya 1000 hektare lebih untuk penanaman. Karena itu posisi ini harus diperkuat,” kata Syahrul, Jumat, 28 Juli 2023.

Secara Nasional, Syahrul melanjutkan, produksi bawang merah hingga saat ini masih surplus, meskipun Indonesia dan juga negara di dunia lainya tengah dilanda cuaca ekstrem el nino yang diperkirakan berlangsung hingga September. Karena itu, untuk menghadapi el nino ini semua pihak termasuk pemerintah daerah wajib turun langsung dan memperkuat produksi yang ada.

“Saya berharap dengan potensi yang ada ini kita coba kembangkan tidak hanya di Bangli saja, tetapi juga bisa mengisi daerah daerah yang sorted lainnya. Kita bersyukur karena kita masih punya kelebihan di atas 300 ribu ton,” ujarnya.

Terkait ekspor, Syahrul mengatakan pada Agustus nanti Indonesia mulai mengekspor bawang merah yang didapat dari berbagai sentra. Karena itu, pemerintah juga terus mengawal petani milenial agar terlibat aktif dan membangun pertanian Indonesia yang jauh lebih maju.

Baca juga: Produksi Surplus, Mentan: Pemerintah Bakal Ekspor Bawang Merah Mulai Agustus 2023

“Kita awal Agustus ini sudah mulai ekspor dan kita akan kembangkan terus produksinya di berbagai Provinsi lain. Selain itu kita mengawal pelatihan petani milenial agar membangun pertanian secara bersama-sama,” kata Syahrul.

Asisten Daerah II Kabupaten Bangli, I Ketut Riang mengatakan siap melaksanakan semua arahan Mentan dalam mengembangkan berbagai produk pertanian di Bali. Termasuk komoditas bawang merah yang saat ini memiliki potensi besar dalam memenuhi pasar ekspor dan kebutuhan dalam negeri.

“Walau begitu, Pak Menteri beserta jajaran kementan besar harapan kami agar pemerintah pusat memberikan dukungan untuk kemajuan pembangunan pertanian di Kabupaten Bangli khususnya dalam mendukung ketersediaan sarana dan prasarana pertanian seperti saprodi jalan pertanian dan pengelolaan sumber sumber air,” kata dia.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Prihasto Setyanto mengatakan, upaya Kementan dalam memenuhi produksi bawang merah terus dilakukan melalui penyediaan benih unggul, alsintan hingga akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian.

“Semua bantuan dan pendampingan ini kami terus lakukan di berbagai daerah. Kita bersyukur karena produksi kita dari tahun ke tahun terus meningkat,” ujarnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *