21 April 2026

Bulan: Desember 2025

BRI Bogor Dewi Sartika Salurkan TJSL di Beberapa Titik

TANIINDONESIA.COM, BOGOR - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bogor Dewi Sartika menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) ke beberapa titik wilayah.

Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian berupa corporate social responsibility (CSR) BRI Cabang Bogor Dewi Sartika kepada lingkungan sekitar yang membutuhkan.

Pimpinan Cabang BRI Bogor Dewi Sartika, Fahmi Hidayat menjelaskan, adapun bantuan TJSL kali ini berupa sound portable dan beberapa kebutuhan lain di lingkungan yang membutuhkan.

Untuk penyalurannya dilakukan tersebar, ada di Yayasan Rumah Baca Harapan yang berlokasi di Jasinga.

Kemudian ada di SMK Muhammadiyah 5 Pamijahan, berupa seperangkat peralatan sound system, tenda terop dan stereo mixing.

Lalu ada juga di RW 04 Desa Cijujung Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor berupa sound system portable dan kursi plastik.

Serta bantuan berikan juga ke RW 01 Desa Kalong Liut Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor berupa sound system portable dan mesin rumput.

Terakhir, penyaluran TJSL dilakukan di Yayasan Nurul Ulum yang berada di Cigudeg berupa sound system portable.

"BRI Bogor Dewi Sartika selalu berupaya semaksimal mungkin berpartisipasi dalam membantu lingkungan sekitar yang membutuhkan," tutupnya.(*)

BRI Bekasi Siliwangi Salurkan Bantuan Dana Bapekis

TANIINDONESIA.COM, Bekasi - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Bekasi Siliwangi terus memberikan yang terbaik kepada nasabah dan juga masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian, BRI BO Bekasi Siliwangi menyalurkan bantuan berupa sumbangan ke beberapa lokasi.
Adapun bantuan diberikan ke Musala Al Istiqomah yang berada di Kelurahan Sepanjang Jaya Kecamatan Rawalumbu. Dan juga bantuan diberikan ke Masjid Al Jihad di Pekayon, Bekasi.

Pimpinan BRI Bekasi Siliwangi, Maltha Agustira menjelaskan, bantuan ini merupakan bagian dari program Badan Pembina Kerohanian Islam (Bapekis) BRI yang mana di kumpulkan dari para pekerja BRI BO Bekasi Siliwangi.

"Jadi ini merupakan sumbangan dari pekerja BRI BO Bekasi Siliwangi yang dikumpulkan setiap Jumat," terangnya.

Untuk kali ini sumbangan yang diberikan ke Musala Al Istiqomah berupa besi untuk bangunan musala tersebut. Sedangkan bantuan yang diberikan ke Masjid Al Jihad berupa spandek untuk plafon.

Tentunya diharapkan bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan meringankan kebutuhan pembangunan musala.

"Semoga apa yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dan terimakasih untuk para pekerja BRI Bekasi Siliwangi," tegasnya.

BRI BO Bekasi Siliwangi memang memiliki beberapa program kepedulian dan ini merupakan salah satunya.

"Kami mempunyai beberapa program tak hanya sosial keagamaan, ada juga pendidikan, kesehatan dan lainnya," tutupnya.(*)

Kemas Pertanian Modern Lewat Agroeduwisata, Kementan Tingkatkan Proses Regenerasi Petani

TANIINDONESIA.COM, LEMBANG – Melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Kementerian Pertanian (Kementan) memperkenalkan teknologi pertanian kepada 50 siswa didampingi guru SMA Al-Azhar 33 Jatimakmur Kota Bekasi yang berkunjung ke UPT pelatihan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Senin (01/12/2025).

Pada berbagai kesempatan, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyebut regenerasi petani merupakan sebuah keharusan. Karena itu, Kementerian Pertanian terus melakukan pembinaan, memfasilitasi, sekaligus membuka ruang inovasi bagi petani muda.

“Anak muda kini bukan lagi sekadar penonton dalam pembangunan pertanian nasional. Di tangan generasi muda, pertanian diyakini bisa bertransformasi menjadi sektor yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing,” tuturnya.

Mentan Amran menambahkan, bonus demografi yang dimiliki Indonesia adalah peluang emas untuk mempercepat transformasi pertanian.

Menurutnya, inovasi dan digitalisasi, generasi muda dapat menjadi motor penggerak lahirnya pertanian maju, berkelanjutan, sekaligus bernilai ekonomi tinggi.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan regenerasi petani sangat dibutuhkan. Karena, petani-petani yang ada saat ini sudah semakin tua, sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit.

“Itulah pentingnya mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” kata Santi.

Dalam kunjungannya, para siswa kelas 10 SMA Al-Azhar 33 Jatimakmur Kota Bekasi diajak menuju 3 lokasi di lahan praktik Inkubator Agribisnis, yaitu ke laboratorium kultur jaringan, laboratorium pengolahan hasil pertanian, dan screen house tanaman hias.

Widyaiswara spesialisasi budidaya pertanian didampingi petugas laboratorium kultur jaringan, memberi materi singkat tentang teknologi kultur jaringan.

Di awal materi, peserta diberikan pertanyaan-pertanyaan pengetahuan dasar berkaitan kultur jaringan melalui games online yang sangat menarik bagi mereka untuk berpartisipasi mengasah kemampuan kognitifnya.

Baca juga:

Brigade Pangan Kabupaten Ciamis Siap Sukseskan Swasembada Pangan

Selanjutnya, mereka diajak mempraktikkan 1 tahapan kultur jaringan, yaitu aklimatisasi bibit tanaman pisang. Satu-persatu siswa membersihkan bibit pisang dari dalam planlet, mencucinya dengan larutan fungisida, lalu mencelupkan ke zat pengatur tumbuh.

Bibit pisang dililitkan dengan humus kering sebelum dimasukkan ke pot-pot mini dan kemasan mika dan disemprotkan vitamin tumbuhan yang bermanfaat untuk memberikan daya tahan terhadap pertumbuhan tanaman.

Beranjak ke lokasi berikutnya adalah laboratorium pengolahan hasil pertanian.

Widyaiswara spesialisasi pengolahan hasil pertanian lalu memberikan penjelasan tentang sub sistem dalam agribisnis, yaitu sub sistem hulu untuk penyediaan sarana produksi, usaha tani yaitu budidaya, hilir yaitu kegiatan pengolahan hasil pertanian, dan jasa penunjang yaitu kegiatan pemasaran, keuangan, dan pendidikan.

Sub sistem ini saling terintegrasi, mulai dari penyediaan input, proses produksi, pengolahan lebih lanjut, hingga distribusi dan pemasaran produk akhir.

Peserta diberikan penjelasan tentang sub sistem hilirisasi komoditas sayuran yang bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian.

Mereka mempraktikkan olahan jagung menjadi es krim. Selanjutnya pengenalan alat dan bahan pembuatan olahan es krim jagung.

Secara bergantian, siswa-siswi mempraktikkan pembuatan cemilan sehat yang sangat digemari yaitu es krim jagung, mulai dari pencampuran bahan yaitu jagung manis pipil, telur, susu kental manis, susu murni, dan bahan pengembang makanan.

Selanjutnya pemasakan bahan di atas kompor, pembekuan hingga adonan es krim dimixer sebelum dibekukan kembali dan siap konsumsi. Terakhir, dilakukan pengemasan es krim ke dalam kemasan yang menarik.

Terakhir, di zona screen house tanaman hias, widyaswara spesialisasi budidaya didampingi petugas menjelaskan perbanyakan kaktus dengan teknik grafting dan sukulen dengan stek daun yang cukup mudah karena bisa dipraktikkan generasi muda dan menjadi peluang bisnis yang menguntungkan di masa depan.

Kepala SMA Al-Azhar 33 Kota Bekasi, Sigit Raharjo, sangat mengapresiasi kegiatan kunjungan ini karena pelayanan yang diberikan sangat baik.

“InsyaAllah pengetahuan yang diberikan kepada anak-anak kami bermanfaat untuk mereka semua sebagai bagian pengenalan kewirausahaan di bidang pertanian,” tuturnya.(***)