25 Februari 2026

Hari: 23 Februari 2026

BRI BO Bekasi HI Adakan Jumat Berkah di Ramadan

TANIINDONESIA.COM, BEKASI - Bulan suci Ramadan yang datang satu kali dalam setahun memang ditunggu-tunggu oleh umat Islam diseluruh Dunia. Berbagai amalan kebaikan dilipatgandakan. Oleh karena itu BRI Branch Office (BO) Bekasi HI juga memaksimalkan semangat kepedulian sosial dan berbagi kepada sesama di Ramadan 2026.

BRI Branch Office (BO) Bekasi Harapan Indah (HI) menggelar kegiatan “Jumat Berkah” dengan membagikan makanan kepada masyarakat sekitar yang kurang mampu di lingkungan wilayah Kantor BRI Bekasi HI.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial rutin yang dilaksanakan oleh BRI BO Bekasi HI sebagai bentuk kepedulian, sekaligus mempererat hubungan antara BRI BO Bekasi HI dengan masyarakat sekitar.

Dalam pelaksanaan kali ini, para Pekerja BRI BO Bekasi HI turut terlibat langsung dalam proses pembagian makanan untuk berbuka puasa kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BRI terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di antara insan BRILiaN,” ucap Pimpinan BRI BO Bekasi HI, Yan Abdillah.

Yan menjelaskan, suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Warga penerima bantuan pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BRI BO Bekasi HI.

Melalui kegiatan semacam ini, BRI terus menunjukkan komitmennya untuk hadir memberikan makna bagi Negeri, tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi nyata dalam membantu masyarakat dan memperkuat solidaritas sosial di lingkungan sekitar.

"Semoga dengan adanya Program Jumat Berkah di Ramadan ini bisa bermanfaat bagi orang banyak," tandasnya.(*)

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran , Polbangtan Kementan Gelar Penyiapan Pembelajaran TA 2025/2026

TANIINDONESIA.COM, Magelang – Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta–Magelang (Polbangtan Yoma) menggelar Rapat Persiapan Pembelajaran Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, 9 - 11 Februari 2026, di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan, dosen, pranata laboratorium pendidikan (PLP), serta tenaga kependidikan Polbangtan Yoma. Rapat bertujuan untuk memastikan kesiapan perangkat pembelajaran sekaligus memperkuat koordinasi lintas unit dalam mendukung proses pembelajaran vokasi yang berkualitas dan berdampak.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan generasi muda adalah masa depan pertanian tanah air. Oleh sebab itu, ia mengajak para generasi muda untuk turut menekuni sektor pertanian.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti.

"Di tangan anak-anak muda yang penuh inovasi lah masa depan pertanian kita berada. Apalagi saat ini petani-petani yang ada sudah tua, oleh karena itu kita harus siapkan regenerasi," ujarnya.

Sementara Direktur Polbangtan Yoma, R. Hermawan, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antarjurusan dan unit kerja dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang terintegrasi, adaptif, serta selaras dengan kebijakan pendidikan vokasi Kementerian Pertanian.

Baca Juga: Tingkatkan Mutu Pendidikan Vokasi, Polbangtan Kementan Lakukan Reakreditasi

“Persiapan pembelajaran tidak hanya berkaitan dengan RPS dan jadwal praktikum, tetapi juga bagaimana pembelajaran mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan mendukung implementasi Teaching Factory serta MBKM,” ujarnya.

Kegiatan diisi dengan koordinasi kerja dan sarana prasarana, evaluasi kegiatan UPPM tahun 2025, serta pemaparan materi Transformasi Pembelajaran MBKM Menuju Kampus Berdampak oleh Prof. Moh. Khairudin, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.

Pemaparan kegiatan Teaching Factory, penjaminan mutu perguruan tinggi vokasi, serta strategi optimalisasi bagian akademik dalam mendukung proses pembelajaran di Jurusan Pertanian Polbangtan Yoma.

Selanjutnya, peserta dibagi dalam kerja kelompok untuk menyiapkan perangkat pembelajaran, termasuk RPS, SAP, serta perencanaan kebutuhan praktikum.

Melalui rapat persiapan ini, Polbangtan Yoma berharap proses pembelajaran Semester Genap TA 2025/2026 dapat berjalan lebih terstruktur, efektif, dan mampu menghasilkan lulusan vokasi pertanian yang kompeten serta siap menghadapi tantangan sektor pertanian modern.(*)

Tingkatkan Mutu Pendidikan Vokasi, Polbangtan Kementan Lakukan Reakreditasi

TANIINDONESIA.COM, Yogyakarta - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta – Magelang sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi Kementerian Pertanian (Kementan) melaksanakan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Re-Akreditasi Perguruan Tinggi, Jumat (13/2/2026).

Tahapan ini dilakukan untuk memastikan dokumen persyaratan akreditasi dapat dipenuhi oleh Polbangtan Yoma. Dokumen inilah yang nantinya akan diunggah dalam aplikasi SAPTO 2.0 Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Sedangkan akreditasi sendiri memiliki fungsi esensial dalam menjamin dan meningkatkan mutu Polbangtan Yoma secara berkelanjutan. Selaras dengan kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dan kebijakan nasional.

Hal ini sesuai komitmen Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk meningkatkan pendidikan berkualitas dengan fokus pada keahlian praktis, karakter, dan teknologi.

Ia mendorong pendirian sekolah unggulan, peningkatan kompetensi mahasiswa melalui magang luar negeri, dan integrasi teknologi di pendidikan pertanian, terutama untuk mencetak generasi muda yang mandiri di sektor pertanian.

Baca Juga: Bukti Sukses Bisnis Pertanian, Petani Sukoharjo Berhasil Raup Untung

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti, mengatakan bahwa sektor pendidikan memiliki peran besar dalam meningkatkan kapasitas generasi muda pertanian.

“SDM memegang peranan penting dalam sektor pertanian karena menjadi faktor utama dalam peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan di Indonesia,” katanya.

Senada, Direktur Polbangtan Yoma, R. Hermawan menekankan pentingnya penjaminan mutu dalam suatu lembaga.

"Salah satu indikator mutu lembaga dapat dilihat melalui akreditasi institusi tersebut. Maka benar – benar harus dikawal dalam proses penyiapan dan unggah dokumen melalui sistem aplikasi akreditasi SAPTO 2.0 sehingga dapat dicapai mutu yang sesuai standar yang berlaku." katanya.

Untuk itu, Ia berkomitmen memenuhi standar untuk memastikan kualitas terbaik Polbangtan Yoma.

Lebih lanjut, Kepala Unit Penjaminan Mutu Polbangtan Yoma, Bambang Sudarmanto, mengajak seluruh tim reakreditasi untuk menyiapkan dokumen – dokumen sesuai Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025.(*)